Cintaku Nyangkut Ke Duren

Cintaku Nyangkut Ke Duren
Kencan Pertama


__ADS_3

“silahkan tekan tombol tiket atau tempel kartu”


“silahkan masuk”


Mereka telah sampai di parkiran Mall MM, Sam memarkirkan motornya dan merekapun masuk ke dalam.


“kamu mau makan apa, Fay?”


“Terserah kamu, aku ikut aja”


“emmm… paling bingung, kalo mendapati jawaban terserah, hahaha.. ya sudah kita beli tiket nonton dulu saja”


“iya, boleh” sambil celingak celinguk.. Fay mengikuti langkah Sam.


“Wah banyak film bagus nih, kamu mau nonton yang mana?” sembari melihat poster-poster film yang ada dihadapan mereka.


“emm.. bingung aku.. filmnya bagus-bagus semua”


“film horor aja mau?


“nggak nggak.. nggak mau…” Fay langsung memberi isyarat tangan tidak mau


“hahaha.. kenapa lah? Seruu loo…”


“emmmm…” (“jangan-jangan dia mau mengambil kesempatan dalam kesempitan”) bergumam dalam hatinya..


“ya sudah, film itu saja (menunjuk sebuah film drama romantis), oke?”


“iya oke”


“selamat malam, ada yang bisa dibantu?”


“iya mbak, mau pesan 2 tiket film ABC yang jam 19.30 “


“Baik.. silahkan pilih tempat duduknya pak”


“ J10,J11 mbak”


“baik.. total harga untuk 2 tiket sebesar xxxxx, mau bayar tunai atau KK?”


“tunai saja, ini mbak (sambil menyerahkan uang)”


“terimakasih, ada lagi yang bisa dibantu?”


“sudah mbak, terima kasih” meninggalkan konter menyusul pasangan kencannya malam itu


“Ayo cari makan dulu”


“Iya.. mau makan apa jadinya?”


“Kesitu saja (menunjuk sebuah tempat makan di dekat bioskop itu)”


“oo.. oke”


“Silahkan pak, ini menunya.. mau pesan sekarang, atau nanti?”


“Sekarang saja, emmm… saya pesan chicken cordon bleu dan lemon squash, Fay, kamu mau pesan apa?”


“eemm.. nasi goreng seafood saja sama lemon tea”


“ada lagi pesanannya?”


“Fay, ada mau pesan yang lain?”


“nggak, itu aja..”


“baik.. silahkan ditunggu ya pak..bu..”


“oke”


“kamu diam aja perasaan dari tadi, biasanya agak bawel” dengan senyum genit menggoda


“haha.. biasa aja kok.. bukannya sebelumnya kita belum pernah jalan atau mengobrol lama?”


“iya ya.. tapi aku merasa sudah mengenal kamu lama..”


“hahaha…” (“pria ini semakin kesini kok semakin aneh ya..”)


“ini orderannya… sudah lengkap semua ya pak?”


“eemm iya sudah mas, thank you”


“sama-sama pak, silahkan menikmati”


“kamu sudah kenyang belum? “

__ADS_1


“sudah kok”


“syukurlah.. ayo kita masuk ke dalam.. 15 menit lagi film nya dimulai, aku mau beli popcorn dulu”


“iya… emmm.. boleh aku bertanya?” sembari berjalan menuju bioskop


“aku sebaiknya memanggilmu siapa?Bapak? atau kakak? Atau apa gitu?”


“haha.. apa kamu memikirkan itu dari tadi.. panggil aku sayang!”


“hahhhh????” gadis itu terdiam membisu mendengar jawabannya.. (“sepertinya aku salah bertanya, ya ampun”)


“hahahahahaha… aku bercanda, terserah kamu mau panggil aku apa, tapi kalo tidak dikantor, aku minta jangan terlalu formal, jangan panggil aku bapak saat sedang seperti ini.. aku kesana dulu..” sam meninggalkan fay untuk membeli popcorn


“cekrak cekrik cekrak cekrik”


“dari tadi, aku seperti mendengar suara kamera foto, ahh mungkin orang lagi selfi”


“ pintu teater 2 telah terbuka …”


“Fay, ayo masuk…”


“iya…” membuntuti sam dari belakang


“disini tempat duduk kita”


“ahh iya benar.. wahh sudah lama sekali aku tidak nonton di bioskop seperti ini”


“besok-besok aku akan mengajakmu lagi” timpal sam


“eeee…” tersipu malu..


“emm, boleh aku bertanya sam?”


“silahkan”


“berapa umurmu?”


(sam tersedak minum mendengar pertanyaan gadis itu)” astaga.. kamu mengejutkanku..”


“maaf.. maaf… lupakan saja pertanyaan tadi”


“haha.. tidak papa.. kamu memang perlu tau juga sih”


“aku umur 33, kamu baru 22 kan?”


“jaraknya cukup jauh ya, tapi aku geli kamu panggil aku begitu, panggil sam saja kalau kita diluar kantor, oke?”


“emm.. iya.. oke..”


“filmnya sudah mau mulai..” sambil mengunyah popcorn mereka


“Dia cantik juga kalo sedang serius” menatapi fay dari samping


(“aku tidak terlalu suka nonton film ini, aku lebih suka menonton dia”)


“Hikss hiksss.. hikss hikksss” sam kaget tiba-tiba gadis itu menangis


“kamu kenapa fay?” sambil memberinya sapu tangan untuk menyeka air mata


“ehh aku gak papa kok.. filmnya sedihh, aku terlalu menghayati” gadis itu tersipu malu (“aduuu… bodohnya aku… malu bangetttt”)


“hahahaha….” Sam menahan tawa karena tidak mau membuat kegaduhan


2 jam berlalu film itupun akhirnya usai… satu persatu penonton meninggalkan ruangan itu, begitu juga dengan mereka.


“emm sapu tangannya.. aku cuci dulu ya.. nanti aku kembalikan”


“untuk kamu saja” sambil tertawa geli melihat fay


“haishhhh bodoh benerlah aku..” sambil memukul pelan kepalanya sendiri


“heii.. sedang apa kamu.. ayoo jalan..” sambil menggapai tangan fay untuk mengikutinya


“eh…” jantung gadis itu kembali berdetak kencang menggapai kehangatan tangan pria itu, tanpa sadar sam menuntun gadis itu sepanjang jalan sampai ke parkiran…


“ehh sorry sorry.. gak sengaja aku..” ( sebenernya sengaja sih aku,kamu juga tidak menolak, hihihi)”


“iya gak papa..”


“temenin aku makan sebentar ya.. sebelum mengantar mu pulang, aku lapar lagi”


“ooo iya .. mau makan apa?”


“ada.. nanti kamu juga tau.. pakai helm mu, pegangan yang kencang”

__ADS_1


“Seperti ini loh fay..” lagi-lagi dia melingkarkan tangan fay dipinggangnya dengan erat, tak ada lagi batas antar mereka.


Motor melaju cukup kencang yang membuat gadis itu memeluk tubuh sam dengan erat.. cuaca malam ini seakan mendukung mereka. Untuk beberapa lama, akhirnya, motor itu berhenti di sebuah warung sate di pinggir jalan


“kamu mau Fay, enak loo..?”


“Nggak deh.. aku sudah kenyang banget”


“emm.. ok deh kalo gitu”


“Pak sate ayam pakai lontong 1 porsi, makan disini”


“siap boss” suara tukang sate yang seakan sangat akrab dengan pria itu


“ini boss pesanannya..”


“ makasih pak..”


“sami-sami”


Sam memakan sate nya dengan lahap, sambil memandangi fay yang sedari tadi seperti orang bingung celingak celinguk kesana kemari..


“fay.. coba ini (memberikan 1 tusuk sate kepada gadis itu untuk dimakan)”


“nggak ahh.. aku sudah kenyang… coba satu ini saja, kamu pasti ketagihan setelah ini”


Karena agak dipaksa, akhirnya fay memakannya..


“emm.. enak kan?”


“ee iyaa,,. “


“ini minum..(memberikan minumannya yang masih baru)”


“makasih..” mengembalikan minum itu kepada sam setelah meminumnya, tanpa malu-malu sam langsung mengambil dan minum dari botol yang sama


“aku yang harusnya berterima kasih, karena kamu sudah nemenin aku jalan malam ini, jangan kapok ya..”


“hahaha.. iya gak kapok kok..”


Setelah selesai makan, sam mengantarkan gadis itu pulang ke rumah nya..


“aku masuk dulu… emm iya… kamu hati-hati di jalan”


“iya, tenang saja, nanti aku hubungi kalo sudah sampai rumah ya”


“iya oke.. daa daa..”


“daaa” motor itu langsung bergegas pergi dan fay masuk ke dalam rumahnya.


Gadis iitu membersihkan tangan dan kaki, menggosok gigi, dan mengganti pakaian, ritual setiap malam sebelum tidur. Setelah itu dia merebahkan diri, teringat sosok pria tadi..


“apa tidak apa-apa aku dekat dengan orang itu? Kelihatannya pria itu seperti playboy deh.. aduuu gimana ini, kalo aku nolak takutnya aku dipecat lagi, kita lihat sajalah nanti, semoga tidak akan menjadi masalah untuk kedepannya”


“hai.. cantik… aku sudah sampai rumah nih”


“oo.. oke.. “


“Cuma gitu aja ?”


“terus harus jawab apa?”


“hahahaha.. kamu jutek banget.. baru juga selesai kencan.. kamu sudah mau tidur?”


“iya, sebentar lagi mau tidur, takut kesiangan besok pagi. emangnya tadi itu kencan?”


“iyalah kencan..emang kamu gak pernah kencan atau jalan ma cowok kayak tadi?”


“eeemm gak pernah.. ini baru pertama kali”


“wahh.. aku beruntung banget nih menjadi yang pertama, haha”


“kamu bahagia sekali ya?”


“iyalah.. ya sudah, kamu tidur sana, kamu pasti lelah.. selamat tidur sayang”


“sayang??”


“ada yang marah kah kalo aku panggil kamu sayang?”


“ya gak ada sih, ya sudahlah, suka-suka kamu aja.. aku tidur dulu yaa.. selamat malam”


“selamat malam juga sayang, mimpiin aku yah… see you..”


“kok gak balas lagi sih anak ini? Masa cepet banget tidurnya?ahh ya sudahlah, aku gak akan pernah menyerah mendapatkannya.. dan hatinya… “

__ADS_1


Bersambung..


Para readers yang terhormat..mohon dukungannya untuk tulisanku.. maafkan apabila ada kesalahan kata, tanda baca dan sebagainya.. harap maklum.. Dukungan kalian amat sangat berarti untuk kami para author.. Terima kasih.. 🌹🌹🌹


__ADS_2