
"sayang.. kamu bobo ya sekarang.. sudah malam kan.. biasanya kamu sudah masuk kamar" Sam membujuk Keiko supaya mau tidur
"Tapi aku masih mau main sama Tante fay"
"Besok-besok kan bisa.. besok Tante libur kan, mainnya besok lagi, iya kan Tante Fay" melirik Fay sambil mengedip-ngedipkan mata
"Oo iya benar... Besok Tante kan libur ya, Tante bisa main sama kamu lagi besok, sekarang Keiko bobo dulu ya..."
"Janji ya Tante.. besok Tante harus kesini lagi ya.." sambil menyodorkan kelingking kecilnya kepada fay
"Iya janji.." menyambut kaitan kelingking kecil anak itu.. ("gak bapak, gak anak, suka nagih janji nih, gubrakkk")
"Oke deh.. sampai jumpa besok lagi, Tante" meminta Fay menunduk dan mencium pipinya, barulah dia masuk ke kamarnya.
"Maaf ya, kalau anak itu merepotkanmu" berjalan menuju ke salah satu ruangan dirumah itu diikuti oleh Fay
"Ahh tidak kok..., Namanya jg anak kecil"
"Sifatnya sangat manja, dan sangat merindukan sosok ibu"
"Maaf, kalau boleh bertanya, mama Keiko kemana?sudah tiada kah?"
"Masih ada, tapi dia pergi meninggalkan keiko setelah melahirkan"
"OOO... Begitu ya..." Fay tidak berani banyak bertanya lagi mendengar penjelasan Sam
Mereka berhenti didepan sebuah ruangan yang pintunya cukup besar.. Sam membukakan pintu itu dan mempersilahkan Fay masuk.. tampak sebuah layar besar diruangan itu disertai kursi-kursi yang terlihat nyaman dengan dihiasi lampu yang sedikit remang-remang , tampilan ruangan itu sudah seperti bioskop..
"Wahh... Ini keren sekali..." gadis itu terlihat sangat Takjub
"Duduk lah fay..."
"Aa.. iya.." Fay duduk di salah kursi didepan sembari melihat Sam menyalakan proyektor dan sebagainya. Layar pun menyala dan sebuah video sedang dimainkan, tampak foto-foto seorang bayi yang lucu
"Bayi itu Keiko?"
"Yaa benar itu Keiko putriku kesayanganku,dia lucu kan?"
"Iya.. dia sangat lucu dan cantik.."
Mereka tersenyum, tertawa bersama, sambil mengomentari setiap foto yang terlintas di layar..tiba-tiba Fay terdiam saat foto Keiko.. berubah menjadi foto-foto dirinya..
"Itu... Aku...."
"Ya... Itu kamu.."
"Itu waktu beberapa kali aku ke mall"
"Ya benar.. kamu memang terlihat sering sekali ke mall hanya untuk berjalan-jalan"
"Kamu yang mengambil foto-foto ini?"
"Ya.."berdiri tepat dihadapan Fay yang masih duduk..
"Kenapa?" Fay ikut terbangun dari kursinya berhadapan dengan Sam
"Menikahlah denganku?" Membuka kotak cincin ditangannya
"Kamu gila ya? aku mau pulang" Fay tampak bingung dan ingin segera meninggalkan tempat itu
"Kamu sudah berjanji kemarin denganku,apa kamu sudah lupa?"
"Haishhh..." Fay menghentikan langkahnya yang sudah sampai didepan pintu dan berbalik mendekati Sam kembali..
"Apa aku boleh bertanya?"
"Kenapa kamu mau menikahiku?"
"Alasan awal adalah Keiko.. alasan kedua, karena aku sudah jatuh hati padamu"
"Kamu bercanda ya? Kita baru kenal seminggu.."
"Kamu mengenalku seminggu, tapi aku sudah mengenalmu lebih dari itu"
"Foto-foto itu.. Aku selalu menunggu kamu di mall.. aku mengikutimu.. dan akhirnya aku tau rumahmu, sedikit banyak aku sudah tau tentang kamu"
"Astaga.. jadi selama ini kamu mengikutiku? Dan saat kamu menawarkan pekerjaan padaku, kamu sudah mencari tau tentang aku, begitu?"
"Yaa.." Sam mengangguk ngangguk
"Tapi bagaimana bisa aku masuk ke kehidupan pernikahan yang bahkan aku belum tahu apa-apa tentang calon suamiku"
__ADS_1
"Kamu bisa mulai mengetahui nya dari sekarang, kita bisa lebih saling mengenal setelah menikah, belajarlah mencintaiku.. seperti aku mencintai kamu" Sam menutup kotak cincin itu dan memberikannya kepada Fay..
"Saat kamu sudah siap menerimaku, pakailah cincin itu.. aku tidak akan bertanya lagi, aku akan hanya menunggumu"
"Tapi..." Sam menutup bibir Fay dengan satu jarinya untuk menghentikan kata-katanya
"Aku akan mengantarmu pulang"
Dalam perjalanan pulang, terasa sepi ,hanya terdengar suara mesin mobil sampai akhirnya tiba didepan rumah gadis itu.. Sam keluar dari mobil, dan membukakan pintu gadis itu..
"Fay... Pikirkan lah baik-baik.. aku benar-benar serius"
"Iya.. kamu hati-hati di jalan.. "
"Tentu.. nanti aku hubungi setelah sampai rumah, masuklah.."
"Ya.. daa daaa"
"Daa daaa.."
Fay masuk ke rumah, membersihkan diri dan mengganti pakaiannya. Lalu merebahkan badannya sambil melihat cincin pemberian Sam
"Apa ini mimpi? Jadi selama ini dia menguntitku, astagaa.." sambil geleng-geleng mengingat apa yang telah pria itu lakukan selama ini
"Aku sudah sampai rumah, kamu beristirahatlah, kamu pasti lelah.."
"Iya, terimakasih atas makan malam hari ini beserta kejutannya"
"Jangan dihiraukan.. aku tidak akan memaksamu"
"Iya, selamat malam"
"Selamat malam sayang.."
Fay tertidur dengan lelap sekali, seperti hari-hari libur biasanya, dia terbiasa bangun siang.
"Ting tong... Ting tong..."
"Ting tong... Ting tong..."
"Astaga.. ini kan hari libur.. siapa yang datang hari gini" Fay beranjak dari tempat tidurnya dan mengintip dari jendela, terlihat anak kecil ada didepan pintunya...
"Keikoo... Astaga..." Fay langsung membukakan pintu anak itu.. sampai lupa dengan dirinya yang masih berantakan..
"Sama pak igun" menunjuk sopirnya..
"Masuk masuk.. bapak, mau masuk jg..?"
"Tidak usah non, saya disini saja"
"Oo.. baiklah.. kami masuk dulu ya pak" menutup pintu pagar
"Iya non.."
"Aduu.. kamu ada apa kesini, gak ngabarin dulu lagi.."
"Papa tadi telpon Tante, tapi gak diangkat-angkat.. aku juga telpon Tante pakai nomorku.. gak diangkat juga"
"Oo yaa.. maaf ya.. Tante tadi masih tidur.. tuhh liat.. Tante baru bangun tidur" sambil cengengesan
"Jadi kamu rapi begini, cuma mau nemuin Tante?"
"Bukan.. aku mau ajak Tante ke mall"
"Ke mall.. ngapain..?"
"Ngapain - ngapain aja lah Tan"
"Oke oke.. tapi Tante mandi dulu ya.. kamu mau tunggu dimana.. ikut ke kamar Tante saja yukk..sebentar ya.. Tante bereskan ranjang ini dulu.."
"Nahh.. sudah.. kamu duduk sini dulu, oke?"
"Oke Tan.."
"Yuhuu... Sudah selesai,kamu lagi lihat apa?"
"Ini foto siapa Tan?"
"Oo.. ini foto papa,mama dan Tante waktu masih kecil "
"Sekarang papa dan mama Tante kemana?"
__ADS_1
"Emmm.. sudah disurga sayang..." sambil memegang kedua tangan anak itu..
"Oo.. gitu ya.. jadi Tante tinggal sama siapa dirumah ini?"
"Tante tinggal sendirian.. nahh Tante sudah selesai.. ayoo kita pergi.."
"Iya Tante..oiyaa.. ini titipan dari papa" (memberikan sebuah kartu disertai surat kecil "pakai kartu ini untuk kalian bersenang-senang Pin xxxxxx")
"Kamu sudah makan Keiko?"
"Sudah sih Tan, tapi sepertinya aku lapar lagi.. hihihihi"
"Tante juga lapar, nanti kita makan dulu ya.. kamu mau makan apa?"
"Makan fried chicken boleh gak?"
"Gimana kalo kamu tanya papa dulu, Tante takut salah" sambil menyodorkan hp nya ke Keiko untuk telepon papanya
"Paa... Aku boleh gak nanti makan fried chicken?"
"Boleh sayang.. bersenang-senang ya.."
"Makasih papa"
"Iya sayang.."
"Boleh kok Tan"
"Syukurlah.. baik kita makan friedchicken ya nanti"
"Horeee horeee"
Sesampainya nya di mall, mereka mengisi perut dulu dengan makanan yang diminta Keiko, setelahnya mereka bersenang-senang ke arena bermain.. ke salon.. ke toko mainan.. dan banyak lagi... Sampai keiko mulai kelelahan dan mengajak pulang..
Fay menemani Keiko pulang ke rumahnya.. awalnya Fay mau langsung pulang, namun Keiko menahannya.. jadi dia mengurungkan niatnya dan tetap bersama gadis kecil itu.
Setelah istirahat sebentar ,Keiko meminta Fay menemaninya bermain sepeda disekitaran komplek.. ternyata banyak anak lain yang sedang main di taman komplek itu..
"Itu tuh yang gak punya mama.."
"Gak punya mama.."
"Gak punya mama.."
Terdengar suara anak-anak mengejek Keiko.. Keiko menangis keras langsung memeluk Fay.. dan tanpa sadar dia lepas kendali
"Hey... Siapa yang gak punya mama? Jangan ngomong sembarangan ya"
"Saya mamanya..awas ya berani ganggu-ganggu anak saya lagi(menunjuk Keiko yang sedang menangis), saya akan buat perhitungan dengan kalian"
Anak-anak itu langsung lari kabur meninggalkan tempat itu, dan Fay menggendong Keiko pulang ke rumah sambil menggiring sepedanya..
Keiko masih terlihat sedih.. dia langsung masuk ke kamarnya begitu sampai dirumah.. Fay masih memijit2 kaki dan pundaknya yang pegal setelah menggendong Keiko di depan rumah..
"Kei... Kenapa kei?" Terdengar Sam menanyai Keiko namun Keiko langsung berlari masuk ke kamar
"Keiko kenapa Fay?''tanya Sam
"Dia baru saja diejek-ejek anak-anak dikomplek ini karena gak punya mama, herann..kenapa mengejeknya seperti itu ya?Keiko suka main ditaman komplek?"
"Aa.. iya.. mungkin karena selama ini, dia selalu main ditemani suster atau pelayan"
"Emmm mungkin begitu ya... Aku mau pulang dulu ya.. hari ini lelah sekali.. aku pamit dulu sebentar sama Keiko"
"Nanti biar aku yang antar kamu pulang"
"Oke.."
"Maaf ya merepotkan kamu hari ini, Keiko memaksa bertemu denganmu.." mengobrol di mobil dalam perjalanan mengantar gadis itu
"Ah iya.. gak papa.. oo iya.. ini kartumu.."
"Kamu pegang saja"
"Jangan.. aku gak enak.."
"Emmm.."
Fay merebahkan diri di sofabed sembari mengingat kejadian di taman.. "kasian anak itu.. wajar saja dia menangis dan sedih .. " sambil membuang nafasnya..
Dia membersihkan diri dan beranjak tidur lebih awal hari itu.
__ADS_1
Bersambung..
Para readers yang terhormat..mohon dukungannya untuk tulisanku.. maafkan apabila ada kesalahan kata, tanda baca dan sebagainya.. harap maklum.. Dukungan kalian amat sangat berarti untuk kami para author.. Terima kasih.. 🌹🌹🌹