Cintaku Nyangkut Ke Duren

Cintaku Nyangkut Ke Duren
Kembali ke Rumah


__ADS_3

Keesokan harinya, mereka meninggalkan villa itu, Sam mengajak istrinya untuk berpindah ke tempat lain, layaknya orang berwisata


Siang itu, tibalah mereka di sebuah tempat rekreasi taman bunga, disana banyak tumbuh bunga-bunga indah dengan berbagai variasi dan warna, lapangan hijau terhampar luas digunakan para pengunjung untuk duduk-duduk santai. Banyak pasangan muda mudi datang kesitu sambil membawa keranjang makanan, menggelar tikar kecil untuk mereka. Banyak pula orang yang berjualan makanan, souvenir dan tentunya bunga..


Fay sangat menikmati pemandangan didepan matanya itu, udara segar dan cuaca cerah terasa menyambut kedatangan mereka.


"Sayang, kamu tunggu disini sebentar ya.."


"Kamu mau kemana?"


"Mau ke toilet"


"Oo.. oke.." Fay menunggu di bawah sebuah pohon yang rindang


"Kakak..." Seorang anak menghampiri Fay beberapa saat setelah Sam pergi


"Iya dik.. ada apa?"


"Ini untuk kakak" memberikan sekuntum bunga mawar merah dan langsung pergi


"Eh.. tunggu dik" anak itu berlari cepat, Fay kebingungan


"Kakak.. ini untukmu" lagi-lagi anak kecil memberikan sekuntum bunga mawar merah kepadanya dan langsung pergi.. itu ber ulang berkali-kali membuatnya semakin bingung.. sudah ada 9 tangkai bunga mawar merah ditangannya


"Sayang... Ini untukmu.." Sam datang memberikannya sekuntum bunga mawar seperti tadi...


"Aa.. jadi ini kerjaan mu ya?" Fay tertawa dan menerima bunga pemberian suaminya


"Iya.."


"Terimakasih sayang, kamu manis sekali.."


"Kamu suka?"


"Iya.. aku sangat suka.."


"Ada berapa bunganya?"


"Emm 10..."


"Kamu tau ga artinya?"


"Nggak..hehe.. apa artinya.."


"Payah.. ini hari ke 10 pernikahan kita" Sam mengelus kepalanya


"Ooo... Iya juga ya.. hihihi"


Mereka berjalan-jalan ditaman itu sambil bergandengan tangan. Menghabisksn setiap waktu mereka berdua tanpa percuma. Mereka bersenang-senang bersama.


Malam telah tiba, mereka mampir di sebuah kafe didalam kota untuk makan malam. Kafe itu terlihat sangat ramai, ada musik live juga..


Mereka memesan makanan mereka, menikmati pemandangan malam yang diiringi bunyi gemericik air dari kolam ikan dan menghabiskan setiap hidangan yang sudah mereka pesan.


"Selamat malam, teman-teman sekalian.. dipersilahkan bagi kalian yang hendak menyumbangkan suara malam ini, kami merasa terhormat"

__ADS_1


"Sebentar ya..." Sam berbicara kepada Fay..


"Mau kemana?"


"Sebentar aja..." Sam pergi menuju panggung musik live meminjam sebuah gitar pada pemain musik disana.


"Selamat malam, semuanya.. malam ini saya akan mempersembahkan lagu ini kepada istri saya, disana.. (menunjuk Fay) I Love you"


Pipi Fay terasa panas, malu dibuatnya


Petikan suara gitar mulai terdengar memancar diruangan itu.


"Kau begitu sempurna, dimata ku kau begitu indah


Kau membuat diri ku, akan s'lalu memuja mu...


....


Kau adalah darah ku


Kau adalah jantung ku


Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku


Oh sayangku kau begitu


Sempurna, sempurna"


"Prok prok prokkk" tepuk tangan ramai ditujukan kepada Sam, Fay pun tidak ketinggalan bertepuk tangan dengan keras, dia kagum sekali dengan suaminya itu..


"Sama-sama brother.." Sam permisi turun meninggalkan panggung


"Woww... Kamu ada bakat jadi penyanyi, makasih sayang atas lagunya"


"Haha.. sama-sama istriku sayang"


Setelah itu, mereka meninggalkan kafe tersebut, dan memutuskan untuk menginap di salah satu hotel berbintang di kota tersebut. Setelah mendapatkan kamar, mereka masuk dan bergegas membersihkan diri masing-masing. Saat Fay sudah selesai mandi, dia tidak menemukan Sam dikamar itu...


"Kamu dari mana sayang?" Beberapa saat kemudian


"Oo.. liat-liat sebentar ke bawah, aku baru pertama kali menginap disini"


"Ooo... Mandi gih... Uda mau jam 9 malam.."


"Kamu uda mandi? Kok gak ngajak aku sih?"


"Ihhh..." Mencubit perut Sam


"Ya uda, aku mandi dulu.." mengecup pipi istrinya


"Ihh.. bau..."


"Hahaha.." berlalu meninggalkan istrinya ke kamar mandi


Sam sudah selesai membersihkan diri... Mereka sudah sama-sama mengenakan pakaian tidur, Fay memakai lingerie yang sudah ada dikoper, yang disiapkan oleh suaminya tanpa sepengetahuan dia.

__ADS_1


"Sayang, kemari sebentar.." Sam memanggil istrinya ke balkon kamar mereka


"Ada apa sayang?"


"Lihat ke bawah..."


"Memangnya ada apa?" Sam meminta pegawai hotel menyalakan lilin mengambang di kolam berenang, yang bisa terlihat dari balkon kamar mereka. Dengan tulisan.. I LOVE YOU FAY ENDIRA


"Wahhhh... Terimakasih suamiku... Kamu benar-benar penuh kejutan ya" mencium suami di depannya...


"Masih ada lagi..."


"Hahh.. apa lagi sayang"


"Kita hitung ya... 3... 2... 1..."


"Duarr duarr duarrrrr" suara kembang api berbentuk hati meluncur diatas langit.. Fay sontak kaget dan kagum melihat itu semua


"I Love you sayang..." Sam mencium mesra istrinya dalam dalam sekejap berhenti


"I Love you too suamiku sayang " Fay memegang tengkuk leher suaminya, berjinjit dan membalas ciumannya yang tadi"


Mereka masuk ke dalam kamar, Sam mengunci rapat pintu balkon dan kamar mereka, menutup tirai-tirai, serta mematikan lampu kamar mereka. Mereka memadu kasih dengan sangat bergelora. Fay hanyut dalam romantisme suaminya, dia terlihat cepat sekali belajar mengimbangi suaminya. Mereka sama-sama hanyut dalam penyatuan yang sempurna.


Beberapa saat setelahnya, mereka tertidur pulas saling berpelukan satu sama lain.


Pagi yang indah menyapa pasangan yang sedang kasmaran, matahari seakan akan masuk ke ruangan mereka. Hari-hari indah selama perjalanan membuat fay menjadi sangat bahagia telah menjadi pendamping suaminya yang dia nikahi itu.


Hari-hari selanjutnya mereka berpindah ke kota-kota lain menikmati perjalanan cinta mereka. Tidak ada gangguan, tidak ada jarak yang memisahkan mereka. Setelah mereka menyelesaikan perjalanan mereka itu, mereka memutuskan untuk kembali ke rumah. Beberapa hari di tinggal, laporan dari bibi di rumah, keiko uring-uringan. Tidak mau makan kalau tidak dipaksa, tidur selalu malam dan yang lainnya. Mereka harus dengan sabar menghadapi gadis kecil itu.


Sesampainya dirumah, hari sudah larut malam, penghuni rumah sudah mulai tertidur, tapi tidak dengan keiko dan bibi yang sedang di dalam kamar gadis itu.


“Hai sayang….”


“mama…papa..” keiko langsung memeluk fay..


“kamu kok belum tidur?” Fay mengelus rambutnya..


“aku nungguin mama papa pulang”


“emm.. tapi ini kan sudah malam.. kamu bobo ya sekarang, mama papa temani sampai kamu bobo, oke? Bibi istirahat saja bi..” ujaar sam


“Baik tuan.. permisi non..”


“ah iya bi..”


“ayo sekarang kamu tidur.. papa sudah beliin kamu sesuatu.. besok pagi baru papa kasih..”


“horee horee..”


Akhirnya gadis kecil itu mematuhi papanya, dan segera naik ke tempat tidur. Fay dan sam sama-sama menemaninya sampai gadis kecil itu teridur pulas. Tak butuh waktu lama, gadis kecil itu tertidur dengan sangat pulas dengan senyum bahagia di bibir kecilnya. Keiko sangat merindukan papa dan mamanya, yang cukup lama meninggalkan dia sendiri bersama pelayan di rumah itu.


Sam dan fay bergegas kembali ke kamar mereka, membersihkan diri, dan pergi beristirahat.


Keesokan harinya mereka memulai rutinitas seperti biasa, sam kembali bekerja, fay kembali mengurus anak mereka yang sangat manja itu.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2