Cintaku Nyangkut Ke Duren

Cintaku Nyangkut Ke Duren
Kencan Sesudah Menikah


__ADS_3

“mama… mama..”


“eh.. anak mama yang cantik sudah pulang sekolah ya..?”


“iya ma.. mama lagi apa?”


“lagi lihat bibi memasak di dapur sayang.. gimana sekolah kamu tadi sayang? Sambil berjalan merangkul gadis kecil itu


“seruu sekali ma.. tadi ibu guru menyuruh kami menggambar keluarga kami”


“oyaa.. terus terus..”


“aku gambar papa mama dan aku, kata ibu guru, gambarku bagus sekali..”


“anak aku pintar sekali, mama bangga sekali sama kamu, terus semangat ya sayang..”


“iya ma..”


“sekarang, kamu ganti baju dulu ya.. bajunya sudah mama siapkan di kamar”


“baik ma, mama nanti temani aku bermain ya?”


“kamu ada tugas gak dari sekolah?”


“ada sih, cuma sedikit kok ma”


“kerjakan tugas dulu, setelah itu baru kita bermain”


“oke ma.. aku kerjakan tugas dulu ya ma sekarang”


“anak pintar..” keiko bergegas ke kamar nya untuk berganti pakaian dan mengerjakan tugas dari sekolah


“tok tok tok..” fay mengetuk ruang kerja suaminya


“ya masuk..”


“kamu lagi sibuk gak?”


“wah.. ada mangsa masuk ke kandang buaya nih” mengangkat kedua lengannya meletakkan tangan dibelakang kepalanya sambil melihat istrinya berjalan mendekat menuju dirinya


“oo.. kamu buaya darat ya..? pantas ganass hahaha..” fay duduk di pangkuan suaminya di kursi kerjanya, sam menyukainya


“haha.. ada maunya nih agaknya?”


“aku cuma mau tanya, kamu jadi mau anterin aku ke mal?” sambil memainkan jari di dada suaminya yang lebar kini wajah mereka berdekatan


“boleh boleh, tapi gak gratis…”


“ya ya ya.. dari dahulu kala, kalau aku minta tolong sesuatu sama kamu pasti gak ada yang gratis, kalau tidak embel – embel janji, pasti ada syarat.. huft..”


“wakakakakakkk.. “ sam tertawa lepas mendengar kejujuran istrinya itu


“seneng banget ya kamu?”


“kamu kok semakin kesini, ngomongannya tambah jujur banget sih, jadi gak enak nih kesindir..”


“makanya yang tulus donk.. penuh cinta gitu kalau mau berbuat sesuatu untuk aku..”


“hahaha… iya iya.. emang sudah mau pergi sekarang?”


“sebentar lagi deh, habis jam makan siang ya..”


“keiko sudah pulang?”


“sudah.. “


“mau ajak keiko?”


“kayaknya nggak dulu deh, biar dia tidur siang.. baru sembuh sakit kan takut belum pulih benar”


“oo gitu ya sudah.. kencan donk berdua”

__ADS_1


“apa sekalian nonton ya?”


“nanti kelamaan pulang, ngambek anak nya, nonton di ruangan cinema kita kan bisa”


“iya ya.. kamu jarang buka ruangan itu ya?”


“iya, gak ada teman kan dulu.. nanti kita nonton ya.. mau nonton apa? Film dewasa mau gak?”


“ihh kamu… emang suaranya ga kedengaran keluar?”


“kagaklah.. kan kedap suara”


“oooww gitu ya..”


“mau ya? Biar kamu tambah pinter”


“emm.. terserah kamu deh..”


“ngomong – ngomong, kalau duduk kayak gini terus, kayaknya lama – lama aku bisa nerkam kamu nih”


“maksudnya?”


“kamu gak kerasa, ada yang mulai mengeras di bawah kamu?”


“hahaha.. kerasa sih… ya uda deh.. aku mau temani keiko dulu.. daa sayang…” fay beranjak pergi dari pangkuan suaminya dengan cepat


“eh, mau kemana kamu? Tanggung jawab dulu sini..”


“weekkkk” fay melewek sam di balik pintu luar ruangan itu


“dasar….”


“hai sayang..”


“hai mama..”


“mau mama bantu?”


“sudah mau selesai kok ma”


“iya ma..”


“mama mama..”


“eh iya sayang..” fay ketiduran sebentar


“aku sudah selesai ma.. ayo bermain..”


“oo iya.. kamu mau main apa sayang?


“main masak – masakan ya ma”


“boleh.. ayo.. mau main dimana?”


“disini aja ma”


“oke deh, ayo kita main..”


“keiko sayang.. nanti setelah makan siang, kamu bobo siang ya?”


“iya ma..”


“kamu bobo, nanti mama mau pergi ke swalayan sebentar sama papa, ada yang mau mama beli”


“iya ma”


“kamu mau mama belikan sesuatu ?”


“nggak ma.. mama temani bermain saja, aku sudah senang”


“oo.. so sweet.. kemari kemari.. peluk mama..”

__ADS_1


“aku sayang mama” mereka berpelukan


“mama juga sayang banget sama kamu” mengusap kepala gadis kecil itu


Setelah selesai bermain, mereka menuju ke ruang makan, menikmati hidangan yang sudah disiapkan dimeja. Sam sudah lebih dulu duduk disitu menunggu mereka datang.


“hai paa..”


“hai sayang.. bagaimana hari ini disekolah?”


“aku senang sekali paa di sekolah”


“syukurlah kalau begitu, papa senang mendengarnya”


“sekarang, kamu makan dulu ya, yang banyak.. biar sehat dan kuat”


“iya pa..”


“anak pintar..” mengusap kepala putrinya


Selesai makan siang, keiko ditemani fay, kembali ke kamar.. mereka ngobrol sebentar, sampai akhirnya keiko tertidur, dan fay meninggalkan kamarnya, mencari keberadaan suaminya


“di kamar gak ada, di ruangan kerja juga gak ada, di belakang juga gak ada, kemana sih tuh orang” gumam fay sendiri yang tidak menemukan suaminya


“bi.. bibi lihat tuan?” melihat bibi berjalan melintasi dirinya


“oohh tadi di depan non, lagi lihat tukang kebun, panen buah”


“oo.. buah apa bi?”


“ada mangga, ada duren non.. banyak tuh”


“ooo ya.. aku mau lihat juga ahh.. manis gak mangganya bi?”


“manis non, itu bibi sudah ambil secukupnya buat kita non..”


“oo.. oke bi.. aku samperin ke depan dulu ya..”


“iya non…”


Dari jauh fay melihat seorang pria berbadan tinggi, tegap memakai kaos polo biru berkerah dipadu padankan dengan celana selutut berwarna putih, terlihat sangat menggoda mata. Dengan rambut potongan rapi belah ke samping, menambah maskulin prianya.


“sayang…” menepuk pelan punggung suaminya


“hai.. keiko sudah tidur?”


“iya sudah..”


“mau pergi sekarang?”


“heeh..” mengangguk


“ya sudah, kamu ganti baju sana.. mang mau pake baju ini” ( menunjuk baju fay baju terusan batik yukensi yang lebih terlihat seperti daster)


“iya iya.. aku ganti baju dulu..” fay bergegas masuk ke dalam rumah dan berganti pakaian


“nah gini kan cantik…” menunjuk istrinya yang memakai dress simple bermotif bunga – bunga kecil salem dengan lengan pendek, fay mengikat rambutnya yang panjang separuh ditengah, tak lupa memakai tas kecil cream selempang yang sangat cocok dengan tampilannya sekarang.


“emang biasanya gak cantik ya?”


“haha.. cantik kok sayang… kalau ngambek nanti cantik nya hilang, ayo masuk “ sam membukakan pintu mobilnya dan menuju ke sebuah mal yang istrinya hendaki


Sesampainya di mal, sam menggandeng erat tangan istrinya yang sedang sibuk tengok sana sini


“mampir kesitu dulu ya sayang?” menunjuk toko buku


“iya.. kamu suka baca buku?”


“dulu suka, tapi sekarang sudah hampir gak pernah, sudah capek ngurus kerjaan”


“oo…”

__ADS_1


Sam mengikuti jejak istrinya kesana kemari mencari beberapa buku untuk dibeli. Sam sangat senang melihat istrinya membaca, fay tampak serius namun cantik.. hidungnya mancung, pipi yang sedikit chuby, dengan mata yang bulat berwarna coklat, alisnya tebal, dengan bibir mungil berwarna pink yang di poles lipgloss sedikit, membuat jantung sam, berdetak semakin cepat ingin segera membawanya pulang dan masuk ke ruang pribadi mereka.


Bersambung…


__ADS_2