
Malam datang berganti pagi, terang menghilang berganti gelap.. waktu berlalu.. kembali ke rutinitas yang sama di setiap hari.. Bekerja pergi pagi pulang sore..
sudah beberapa hari Sam tidak pernah menghubungi Fay.. dan tidak terlihat dikantor..
"Apa dia menyerah ya? Apa dia marah? Tapi dia bilang akan menunggu.."
"Baiklah, coba aku hubungi dia dulu.. tapi alasannya apa ya.."
"Haii..lagi sibuk?"
"Eemmm iya.. aku lagi diluar kota.. nanti agak malam aku telepon kamu.. aku lagi sama rekan bisnis.. oke?"
"Oo.. iya.. oke"
"Pantes beberapa hari tidak ada kabar, lagi keluar kota toh"
Fay menunggu panggilan telepon dari sam hingga dia ketiduran.. tiba-tiba handphone nya berdering.. dan dia terbangun..
" Haloo.."
"Kamu sudah tidur?"
"Ee.. iya sorry tadi aku ketiduran.."
"Sorry ya kemaleman teleponnya, kamu tidur lagi aja.. besok sore aku pulang, nanti kita bicara lagi"
"Oo.. ya sudah.. kamu juga tidur ya..selamat malam.. selamat tidur.."
"Iya sayang.. i love you"
"Hahhh.. " Fay langsung melotot mendengar kata itu..
"Kaget sampe segitunya sih, ya sudah tidur sana.. bye.. sayang.."
" Yaa.. daa daaa"
Keesokan harinya setelah pulang kerja, di depan pintu rumahnya sudah ada seseorang menunggunya..
"Haii..."
"Haii... Ayo masuk.. " Fay mempersilahkan Sam masuk ke rumahnya.
"Kamu benar-benar sendirian ya dirumah ini?"
"Iya.. ini minum...(memberikan air mineral untuk Sam) kamu baru sampai atau sudah dari tadi?"
"Dari bandara aku langsung kesini"
"Oo.. kamu belum pulang ke rumah?"
"Belum.. sebenarnya aku cuma mau memastikan cincin itu sudah terpakai atau belum"
"Ini..." Menunjukan cincin dijarinya..
"Iya... Terimakasih sayang.." langsung memeluk Fay...
"Eit eit eit... Tunggu dulu...Aku mau mengajukan kesepakatan"
"Maksudnya?"
"Kita pacaran dulu sesudah menikah seperti kata kamu.. aku mau lebih mengenal kamu dulu"
"Emm oke.."
"Ada lagi.. dilarang menyentuhku sembarangan"
"Haahh?? Kenapa gitu?"
"Aku belum mau aja.. kan pacaran dulu"
"Hahaha.. ya ya ya.. terserah kamu saja, yang penting kamu sudah menerima aku.. jadi belajarlah mencintaiku.. satu lagi.. aku cemburuan.. jangan dekat-dekat dengan pria lain"
"Eemmm.."
__ADS_1
"Kamu mandi dulu gih.. aku mo ajak kamu ke rumah,Keiko mau ketemu kamu.."
"Iyaa.. aku mandi dulu"
"Ayo.. aku sudah selesai" Sam ketiduran sembari menunggu Fay yang sedang mandi
"Oo.. sudah ya.. ayokk.."
Mereka sampai dirumah dan, Keiko langsung menyambut bahagia dan memeluk Fay..
Mereka makan malam bersama,bermain dan bersenda gurau sampai keiko hendak pergi tidur, setelahny Fay pulang ke rumahnya diantarkan oleh Sam...
Sampai didepan rumah Fay, mobil berhenti..
"Sayang..."
"Yaa.." Fay memalingkan muka ke arah Sam.. dan Sam mengecup bibirnya.. sembari tertawa bahagia.. Fay terdiam kaget. Sam membukakan pintu untuk Fay masih sambil tertawa.. melihat ekspresi Fay.. antara senang atau mau marah..
"Kamu masuk gih, nanti aku telepon"
"Ahh iya.. hati-hati dijalan"
"Iya sayang..."
Fay masuk ke rumah, duduk di sofa sambil memegang bibirnya
"Haissshhh orang ituu... Dia mencuri ciuman pertamaku... Bukannya tadi aku sudah bilang jangan sembarangan menyentuhku.. huft.." malu,senang ,kesal bercampur menjadi satu.
Pagi mulai datang, Fay sudah siap akan pergi ke kantor, keluar dari pintu rumahnya, Fay melihat seorang pria bermobil menunggu nya di depan pagar..
"Hai.." Sam mengangkat tangan memanggil Fay
"Kamu ngapain disini?" Fay keluar dari pagar
"Mau jemput kamu lah"
"Aku bisa berangkat sendiri kok"
"Sudah.. ayo jalan.."
"Silahkan masuk sayang..." Sam membukakan pintu mobilnya
"Emmm.." kepalanya geleng-geleng
"Kamu sudah makan?" Tanya Sam
"Sudah.. "
"Ya.. kok sudah sih.. aku belum.."
"Temani aku sarapan dulu ya..."
"Yaahhh... Nanti absenku telat donk"
"Hahaha... Uda gak papa sayang.."
"Kamu ya gak papa.. aku nya yang gimana"
"Hahaha.. setelah menikah, kamu dirumah saja, tidak usah ke kantor lagi"
"Lho.. kok gitu?"
"Keiko nya gimana kalo kamu tetap kerja?"
"Ahh.. iya juga yaa.."
Mereka sampai ditempat makan, Fay hanya menemani Sam sarapan. Setelah itu mereka ke kantor, Fay sudah telat ke kantor, dia langsung keluar dari mobil dan berlari absen ke dalam, Sam tertawa melihat dia tampak tergesa-gesa.
"Selamat pagi kak.. telat ya?" Tanya Dita melihat Fay terburu-buru absen.
"Iya nih.. aku masuk dulu ya Dita, daa.."
"Selamat pagi pak.."
__ADS_1
"Ya.. selamat pagi.." senyum sumringah terlihat jelas diwajah pria itu
"Selamat pagi.. maaf ya bu, saya telat" Fay memasuki ruangannya
"Iya Fay, gak papa"
"Selamat pagi bunda cantik.." Sam membuka pintu ruangan Fay
"Pasti ini nih yang buat asisten saya telat"
"Hahaha... " Sam meninggalkan ruangan itu, Fay terlihat malu
Seperti bulan-bulan biasanya, setiap awal bulan, Sam meminta laporan di masing-masing divisi. Satu persatu perwakilan masuk ke ruangan Sam..
"Bu, minta Fay datang ke ruangan saya, membawa laporan bulanan"
"Baik, Pak"
"Fay, ini laporan bulanan, kamu bawa ke ruangan direktur utama, oke"
"Kayakmana cara ngelaporinnya ya,Bu.. aku belum ngerti.."
"Kamu kasih aja laporan itu, nanti kamu tunggu dia baca-baca, kalo dia ada tanya, kamu jawab aja sebisa kamu, seperti yang sudah saya ajarkan sejauh ini"
"Oo.. iya Bu.. baik" Fay bergegas ke ruangan Sam..
"Tok tok tok"
"Ya masuk..." Jawab pria didalam ruangan itu
"Selamat pagi pak.."
" Ya.. silahkan duduk.. tunggu sebentar ya" Sam mempersilahkan Fay duduk didepannya
"Iya pak.."
Pandangan Fay terpanah melihat seorang wanita lain yang sedang berdiri di dekatnya diruangan itu. wanita itu menggunakan pakaian yang sangat ketat.. rok sangat pendek sekitar hanya 2 jengkal saja, dipadu padankan dengan atasan tanktop yang memperlihatkan dada bagian atas menyembul keluar hanya ditutupi blazer terbuka bagian tengah untuk pemanis. Riasan wanita itu cukup tebal yang membuat wanita itu terlihat seperti penggoda. Sesekali Sam tersenyum kecil memandang ke arah Fay yang sedang bingung melihat wanita didekatnya..
"Baik.. laporan ini sudah saya baca, kamu bisa kembali ke ruanganmu" perintah Sam ke wanita penggoda itu
"Baik pak" meninggalkan ruangan
"Sayang.. ada yang mau kamu berikan kepadaku?" Memanggil Fay yang sedari tadi melihat ke wanita itu
"Oo iya pak.. ini(memberikan laporan divisi mereka)"
"Baiklah.. aku baca dulu oke.."
"Aa iya pak.." Fay menunggu
"Kamu gitu banget liatin wanita tadi?" sambil masih membaca
"Emmm hehe.. iya.. dia sexy sekali ya"
"Hahahaha.. kamu cemburu?"
"Hahh.. tidak.. ngapain aku cemburu"
"Oo.. gitu yah hahaha.."
"Nanti siang, kita makan diluar ya"
"Nggak ah, aku mau makan di kantin"
" Emmm... Ya sudah... Kamu bisa kembali ke ruanganmu.. kamu bener gak mau temenin aku makan diluar?"
"Iya.. bener.."
"Ya sudah, aku ajak wanita tadi saja" menggoda
"Silahkan... " Beranjak pergi dari ruangan itu
"Hahaha..." sam senang sekali menggoda Fay
__ADS_1
Bersambung..
Para readers yang terhormat..mohon dukungannya untuk tulisanku.. maafkan apabila ada kesalahan kata, tanda baca dan sebagainya.. harap maklum.. Dukungan kalian amat sangat berarti untuk kami para author.. Terima kasih.. 🌹🌹🌹