
Hari berlalu begitu cepat, rutinitas sudah kembali seperti biasa, si gadis kecil sudah kembali ke sekolah nya, begitu juga dengan suaminya yang kembali bekerja seperti biasa walau tidak selalu di kantor. Pagi itu keiko sudah pergi sekolah, sam sangat tidak bersemangat bekerja hari itu hingga memutuskan untuk tetap di rumah saja.
“sayang.. ayo bangun.. sudah siang..”
“biarkan saja sayang.. mau sudah malam lagi juga gak papa”
“memang kamu tidak pergi kerja?”
“nggak , lagi males..”
“enak ya jadi bos, bisa kapan aja mau kerja apa nggak, nggak ada yang marah”
“hahaha.. kata siapa gak ada yang suka marahin aku?”
“emang ada?”
“emm.. kamu lupa sama mantan kepala bagianmu dulu?”
“ooo.. iya iya.. ibu Lanny… hahaha.. aku jadi kangen ketemu mereka, aku juga kangen makan di kantin”
“apa kamu mau kerja di kantor lagi?”
“emang boleh?”
“bolehlah kalau aku ijinin..”
“emang diijinin?”
“diijinin sih.. Tapi ada syaratnya..”
“syaratnya apa?”
“….” Sam memonyongkan bibirnya minta dicium
“ooo gitu doank..” fay langsung mencium suaminya
Dengan cepat sam membalas ciuman itu dengan cumbuan panas, dan langsung menindih tubuh istrinya. Tangan pria itu sudah mulai aktif menjalar di setiap lekuk tubuh istrinya, istrinya sangat menikmati, karena memang sudah beberapa waktu sejak keiko sakit, mereka belum pernah melakukannya lagi. Desahan demi desahan keluar dari bibir istrinya, beberapa kali pria itu mencumbu bibir istrinya, agar tidak terlalu bersuara..
“I love you so much sayang…”sembari tangannya bermain di bagian bawah tubuh istrinya itu
“I love you too suamiku…” mengeratkan tangannya melingkari tengkuk leher pria itu membuat dada mereka bersentuhan
Penyatuan gelora panas suami istri pun dimulai.. pria itu mulai melancarkan aksi tubuhnya yang cukup kekar dengan dada berbidang membuat tubuh pasangan di bawahnya menggeliat seperti cacing kepanasan yang tidak bisa diam efek foreplay oral yang dilakukan suaminya.. semakin lama semakin membuat wanita itu tidak sabar untuk segera mempertemukan inti tubuh mereka yang sesekali bergesekan saat pria itu mencumbu dirinya
“sudah sayang.. aku sudah gak tahan.. cepat lakukan..”
“sabar sayang… jangan buru – buru gitu ahh..” sam mempermainkan istrinya yang sudah sangat menginginkannya terlihat saat dia semakin membuka pahanya semakin lebar
__ADS_1
“aku mohon.. ayolah… “
“hahahaha… baiklah kalau itu maumu.. jangan menyesal ya..”
Pria itu langsung menancap gas mempertemukan inti tubuh mereka dalam penyatuan yang sempurna. Wanita itu semakin merasakan panas dalam tubuhnya.. memeluk tubuh suaminya semakin erat meminta untuk dicumbu. Permainan itu berlangsung cukup lama hingga beberapa ronde, sesekali sam meminta istrinya belajar mengendalikan permainan diatas tubuhnya, dan beberapa kali berganti gaya bermain membuat mereka semakin menggila.
“kamu semakin mahir sayang..” pria itu berbaring memeluk tubuh istrinya yang berbalut selimut
“kan kamu yang ngajarin..”
“hahahaha… masih mau lagi gak?”
“sebentar lagi keiko pulang sekolah sayang, apa kamu yakin mau lagi?”
“wahh gak jadi deh.. daripada nanti separuh jalan..”
“hahaha… ya sudah, kita mandi yukk?”
“kita? Kamu ngajak barengan nih?”
“gak mau ya? Ya sudah.. aku sendiri saja..”
“siapa bilang?” sam langsung menggendong istrinya masuk ke kamar mandi di dalam kamar mereka
Tidak mau rugi, sesekali sam mengambil kesempatan untuk beraksi seperti saat diranjang tadi, membuat istrinya cukup kewalahan dengan gaya berdiri, sam mengangkat satu kaki istrinya naik terangkat ke badannya, tentunya di bawah pancuran shower air hangat yang tidak begitu deras menyiram tubuh mereka yang sedang bermain panas, membuat wanita itu terasa pegal, nyeri namun menikmatinya.
“krukk krukk krukkk” suara perut fay berbunyi setelah selesai berpakaian
“iya.. aku lapar banget..”
“kenapa gak ngomong dari tadi?”
“aku mana tau, kamu mau kayak gitu di kamar mandi tadi”
“hahahaha.. iya – iya maaf.. sekali – sekali kayak gitu.. tapi kamu suka kan?”
“emmm.. suka sih.. tapi pegel.. gak ada gaya lain gitu yang gak usah angkat – angkat kaki begitu?”
“hahahahaha.. “ sam tertawa geli mendengar celoteh istrinya itu
“kok ketawa sih.. ihh kamu…” memukul pelan badan sam
“ada kok gaya lain, nanti sore pas mandi mau aku praktekan gak?”
“haduhh bisa masuk angin aku, kalau kamu gitu terus di kamar mandi”
“hahaha… ya sudah, ayo kita makan dulu, nanti beneran masuk angin lagi..” menggandeng tangan istrinya keluar kamar menuju ruang makan
__ADS_1
Mereka sampai di meja makan, fay segera menyiapkan piring untuk dia dan suaminya, melahap makanan yang ada di depan mereka dengan perlahan. Setelahnya mereka duduk di halaman belakang rumah mereka, di sebuah pondok kecil yang dikelilingi kolam ikan. Sembari memberi makan ikan – ikannya, sam mengajak berbicang santai istrinya yang sedang membaca koran.
“sayang, kamu beneran mau kerja lagi di kantor?”
“heehh.. boleh yaa… please..“ mengedip – ngedipkan matanya pada suaminya itu
“hahaha.. iya boleh kok, apa sih yang gak boleh buat kamu..” mendekatkan tubuhnya kepada istrinya dan mencium bibirnya
“jangan gitu.. nanti ada yang lihat, aku malu”
“ihh, biarin aja.. lagian kita kan suami istri, di rumah sendiri pun”
“emmm… iya aja deh..” malas jawab
“kamu ada mau kemana gak hari ini, mau aku temani?”
“emmm… mau kemana ya.. sebenarnya pengen jalan – jalan ke mal sih, sudah lama..”
“hahaha.. boleh aku tanya gak?”
“apa?”
“kamu kenapa suka banget sih ke mal? Di inget-inget pas aku ngikutin kamu, hampir setiap hari kamu kesana tapi gak beli apa – apa, paling juga ke toko buku itu”
“hahaha.. emang iya.. namanya juga cari hiburan gratis.. cuci mata.. liat cowok – cowok ganteng.. ehhh (keceplosan)”
“oooooo… gitu ya ternyata… mau tebar pesona ya kamu di mal?”
“ihh enak aja… kan cuma liat loh, liat kan cuma pakai mata, badan aku kan gak gerak mendekat, gimana sih” mencari pembenaran diri
“hahaha.. jadi ini ke mal mau cuci mata juga?”
“pengen ke toko buku itu sih.. pengen ngemil – ngemil.. pengen cari baju tidur.. ngapain aku cuci mata, kan sudah ada kamu, emmm”
“oo.. kamu mau beli baju tidur? Baju tidur yang sexy ya.. buat goda aku ya…”
“ihh kamu ge er banget sih..”
“iya aja sih.. bikin aku senang kenapa.. nanti aku yang pilihin ya… oke sayang..”
“emmm..” tepok jidat lalu meninggalkan sam masuk ke dalam rumah
“eh.. sayang kok pergi sih.. lagi diajak ngomong juga.. yang.. yang…” mengejar pelan istrinya ke dalam rumah
“kamu gak sopan ya, nyuekin aku.. nanti malam, habis kamu..” melingkarkan tangannya dipundak istrinya sambil berbisik
“siapa takut...” menjulurkan lidahnya ke sam dan berlari menuju ke dapur
__ADS_1
“wah wah wah.. sudah mulai nakal ya.. awas kamu ya..” melihat fay berlari sesekali fay berbalik mengejek suaminya, sam masuk ke ruangan kerjanya dan menyalakan laptop memeriksa beberapa email yang masuk.
Bersambung…