Cowok Manja Untuk Cewek Tomboy

Cowok Manja Untuk Cewek Tomboy
episode 106


__ADS_3

skip


raihan sudah sampai di rumah nya


"Assalamu'alaikum "


"Wa'alaikumsalam..."


raihan menyalimi bu rani yang sedang duduk di ruang tamu


"kamu udah pulang akhir nya "raihan hanya mengangguk


bu rani bingung biasanya raihan ceria, tetapi saat ini wajahnya sedih


"sayang...." bu rani mengelus rambut raihan


"iya mih....ada apa ?? "


"seharusnya mamih yang tanya sama kamu,kenapa ?? kok sedih gitu wajahnya ??? "


raihan memeluk bu rani


"eh...ada apa ?? "


"aku sedih mih...."


"sedih kenapa ??? "


"Assalamu'alaikum "ucap rizky baru sampai


"Wa'alaikumsalam..."rizky menyalimi bu rani


"kenapa mah tuh bocah ?? "


"gk tau kak, katanya sedih.tapi....kenapa ya ??? "


"pasti ini gara-gara amel "


"amel ?? siapa dia ?? "


"temen raihan dulu saat di Bogor "


bu rani mencoba mengingat dan....


"oh Amelia Margaretha bukan ?? anaknya pak bayu dan ibu Jihan ??? "


"iya..."


"memangnya kenapa ?? kan dia ada di Bogor "

__ADS_1


"amel pindah sekolah ke sekolahnya raihan "


bu rani terkejut


"hah ?? amel pindah ke sekolah kamu sayang ?? "


"iya mih...."


"terus kenapa ?? bagus dong... kamu jadi punya temen banyak "


"masalahnya amel pindah ke sekolah raihan di suruh oma "


"oma...marni maksudnya ??? "


"iya mah....buat jagain raihan dari sinta "


"apa ?? jagain raihan....dari sinta ??? "


"iya....mamah kan tahu kalo oma gk suka raihan deket sama sinta,jadi oma nyuruh amel pindah sekolah hanya untuk jagain raihan, bahkan raihan mau deket sama sinta aja tadi di halangi sama amel "


"kok jadi kaya gini ya...."


"mih..... bujuk oma biar bolehin aku deket sama sinta lagi mih...."ucap raihan memohon


bu rani bingung, beliau ingin sekali membatu anaknya tetapi sikap oma marni ke bu rani aja tidak baik


"nanti mamih coba ya...."


"sekarang...kamu ke kamar dulu ya,ganti baju terus makan.kamu juga rizky "


"iya... aku duluan "rizky pun pergi ke kamarnya


bu rani mengelus kepala raihan, beliau bisa merasakan kesedihan yang raihan alami


"sabar ya sayang...."


"iya mih... aku ke kamar ya..."


raihan juga pergi


"apa yang harus aku lakukan ??? apa....mamah mau mendengarkan ucapan ku ?? "


rumah sinta


sinta sampai di rumahnya dan membuka pintu


"Assalamu'alaikum "


tidak aja jawaban

__ADS_1


"pasti....mamah lagi ke warung ngambil sisa gorengan..."


sinta pergi ke kamarnya,ia duduk di kursi sambil menghadap jendela


tiba-tiba saja air matanya menetes.ia sedih karena ia sudah tidak bisa dekat dengan raihan lagi


bu susi masuk ke rumah nya


"kayanya sinta sudah pulang sekolah deh... soalnya ada motor nya di depan, mungkin lagi di kamar kali ya ?? biarin aja nanti dia ke bawah sendiri untuk makan "


setengah jam kemudian bu susi selesai membereskan semua dagangan nya di dapur, tetapi yang beliau heran sinta belum turun dari kamarnya


"sinta kok belum turun juga ya untuk makan siang ??? apa.... ketiduran ??? coba deh saya lihat "


bu susi menghampiri sinta ke kamarnya, saat pintu di buka beliau terkejut kerena sinta sedang menangis


"Ya Allah....sayang ?? kamu kenapa nangis ?? "


sinta memeluk bu susi erat


"hiks...mamah...."


"ada apa sayang ?? cerita sama mamah ?? kenapa kamu bisa nangis ?? "


"mah....apa aku gk boleh merasakan jatuh cinta sama seseorang ya ?? "


"kenapa kamu tanya kaya gitu ?? setiap orang berhak yang namanya jatuh cinta "


"jadi aku....berhak mah ?? "


bu susi mengagguk "iya sayang....kamu berhak jatuh cinta, ehmm....apa mungkin kamu....jatuh cinta sama raihan ya ?? "


sinta diam, bu Susi tersenyum


"kamu gk perlu malu,itu hal yang wajar bagi setiap orang,pasti di dunia ini pernah merasakan yang namanya jatuh cinta "


"tapi...kok saat aku merasakan jatuh cinta ada cobaannya ya mah ?? ini aja belum jadi pacarnya udah banyak banget, apalagi kalo pacaran..."


"berarti... cinta kalian sedang di uji, apakah cinta kalian ini benar-benar sejati atau tidak, setiap hal yang terjadi pasti akan ada cobaannya.sama hal nya dengan cinta "


"iya mah aku paham..."


"kamu yang semangat ya sayang,mamah yakin kamu pasti bisa melewati ini semua, anggap aja ini sebagai bumbu masakan, kalo gk ada bumbu masakan gk enak kan sayang ?? "


sinta tersenyum


"iya mah..."


"mamah yakin kamu dan raihan pasti bisa melewati ini semua "

__ADS_1


"iya...aku yakin pasti bisa ! "


bu susi memeluk sinta


__ADS_2