
ruang makan
sinta,raihan dan bu susi sedang menyantap makan siang
"oh iya nak raihan tante boleh tanya gk sama kamu ??? "
"boleh,mau tanya apa tante ?? "
"rumah kamu di mana ?? "
"di jalan alamanda tante "
"jalan alamanda ?? "
"iya tante..."
kok alamat rumahnya mirip kaya rumah sahabat aku ya ??
"oh gitu.... lumayan ya dari sini "
"iya tante "
"nanti raihan pulang nya sama siapa sinta ?? kasihan kalo pulang sendirian "
"nanti pulangnya aku anterin dia mah, tenang aja "
"ok bagus "
"papah belum pulang ?? biasanya kan kalo hari ini pulang nya siang "
"paling sebentar lagi "
tok...tok...tok..
"Assalamu'alaikum "
"Walaikumsalam tuh dia papah pulang, sebentar ya nak raihan tante buka pintunya dulu "
"iya tante..."
bi susi menghampiri pak herman
"papah udah sampai "
__ADS_1
"iya mah...papah tadi buru-buru naik ojek biar cepet sampai, soalnya papah udah gk sabar mau makan....hahaha "
"udah kangen ya sama masakan mamah ??? "
"iyalah... masakan enak serumah "
"seterah...ayo pah masuk ganti bajunya sekalian mamah mau ngenalin papah sama seseorang "
"seseorang ?? siapa mah ?? "
"udah ganti baju dulu, habis itu ke ruang makan ya "
"ok deh...papah ke kamar dulu "
pak herman mengganti bajunya,bu susi kembali ke meja makan
"tante mau tanya...papahnya sinta...udah pulang ya ?? "tanya raihan ragu
"iya sayang..."
muka raihan langsung pucat pasi
"muka kamu....kenapa rai ?? kok pucet sih ?? kamu sakit ?? "tanya sinta panik
bu susi tersenyum
gk nyangka sinta sangat perhatian sama raihan...
batin bu susi
"terus kenapa ?? panas ya ?? maaf ya rumah gua gk pake AC soalnya "
"gk apa-apa kok sinta... malahan rumah kamu adem alami, soalnya masih banyak tumbuh depan rumah mu "
depan rumah sinta memang banyak sekali tanaman mulai dari pohon yang besar seperti mangga dan rambutan hingga yang kecil seperti pohon cabai dan bunga anggrek
"kirain gua lo sakit...lo bikin gua cemas aja tau gk ! "
"hehehe....maaf ya "
sinta hanya mengangguk.pak herman pun datang tapi matanya langsung menatap raihan
raihan yang sadar di tatap bangun dari tempat duduknya dan salim kepada pak herman
__ADS_1
"Assalamu'alaikum om..."ucap raihan pelan.jujur ia sangat takut dengan tatapan pak herman
"Wa'alaikumsalam "beliau menjawab tegas dan itu membuat raihan tambah ciut tapi tiba-tiba pak herman tertawa terbahak-bahak
"hahahaha....muka kamu tegang banget sih nak...gk usah tegang gitu santai aja sama saya "
"hahaha...iya om..."
"papah ! buat aku kaget aja tau gk ! aku kira papah mau marahin raihan "kata sinta kesal
"maaf...papah cuma bercanda,oh iya nama kamu siapa ?? "
"nama saya....raihan om..."
"temen sinta ?? "
"bukan pah... sahabatnya sinta...tapi mungkin lama-lama jadi pacarnya hahahaha... "kata bu susi menggoda mereka
"apaan sih mah,gk usah percaya sama mamah ! "
"iya...ya udah nak raihan silahkan duduk kembali "
"iya om... makasih ya "
"iya sama-sama,santai aja sama saya "
raihan kembali duduk
"ayo... kembali makan semua...gk usah pada tegang gitu mukanya "
"ya... gara-gara papah,kirain mamah papah mau mukul raihan "
"hahaha... enggak lah,papah gk akan mukul kalo mamah aja udah mempersilahkan orang itu masuk ke rumah kita sampai di ajak makan bareng apalagi itu seorang lelaki. kecuali mamah dan orang tersebut duduk di luar baru papah patut curiga "
"iya pah... lagian menurut mamah nak raihan ini orangnya baik kok "
"bener kata mamah...ya udah kita kapan makanya ?? papah udah lapar nih udah bunyi terus dari tadi..."pak herman pura-pura ngambek
"ya atuh makan "omel bu susi
"oh iya...maaf ya nak raihan,tante jadi marah-marah depan kamu "
"gk apa-apa tante "
__ADS_1
"maklumin aja ya rai..."bisik sinta dan raihan hanya mengangguk