Cowok Manja Untuk Cewek Tomboy

Cowok Manja Untuk Cewek Tomboy
episode 128


__ADS_3

bel masuk berbunyi. semua murid kembali ke kelas


di kelas raihan masih memikirkan masalah nya dengan sinta


"han....lo masih kepikiran ? " tanya dika


raihan hanya mengangguk. arga dan rio menghela nafasnya


tiba-tiba amel datang


"han...."


"amel ? ada apa ? "


rio, dika dan arga saling bertatapan


"ada yang gua mau bicarakan sama lo. ini hal penting "


"bicarakan apa ? "


"nanti juga lo tau, tapi...gua maunya bicara berdua aja sama lo, bisa kan ? "


"ehmm....iya bisa "


"pulang sekolah langsung aja ke taman belakang sekolah bareng gua ya ? "


"baiklah "


"ok deh. kalau begitu gua balik lagi ke bangku ya "


raihan menggangguk. amel kembali ke bangku nya


"han si amel mau ngomong apa sama lo ? " tanya arga kepo. rio dan dika langsung merapat


"gk tau aku juga, katanya ada hal penting sih yang mau di bicarakan sama aku "


"oh gitu... nanti kasih tau kita ya " kata arga


"kalian berdua kepo amat sih, biarkan saja itu urusan raihan" nasihat dika


"iya dik....kita kan cuma kepo, iya kan rio ? " rio mengagguk setuju


"seterah kalian lah "


pulang sekolah


raihan sedang membereskan buku-buku nya


"han udah selesai beresin bukunya ? "

__ADS_1


"eh amel, iya sudah kok "


"yuk langsung ke taman belakang aja " raihan bangkit dari duduknya


"dik, arga, rio aku duluan ya "


"iya hati-hati han "


"eh rio, lo kira gua bakal ngapain si raihan hah ?! " kesal amel


"ya elah mel gua...cuma takut si raihan lo apa-apain, misalnya di sihir gitu. kan lo nenek lampir "


"ish bodo amat ! ayo han " mereka pun pergi dan keluar kelas


tanpa mereka sadari ternyata sinta melihatnya. kebetulan ia sedang jalan berdua bareng devan


mereka mau kemana ? kenapa...jalan berduaan gitu ?


sinta yang dari tadi melamun langsung di tegur devan


"sinta ? " panggil devan, sinta terkejut


"eh...iya dev ada apa ? "


"kenapa ? kok berhenti jalannya ? "


"eh... enggak ada apa-apa kok dev "


"ehmm...dev kayanya lo keparkiran duluan aja ya "


"emangnya kamu mau kemana ? "


"gua...mau ke toilet dulu "


"oh gitu... ya udah gua duluan ya " sinta menggangguk


devan berjalan menuju parkiran


"gua harus ikutin mereka, sebenarnya mereka mau kemana ya ? "


diam-diam sinta mengikuti mereka, dan sampailah di taman belakang sekolah


"ngapain mereka kesini ? berduaan doang lagi "


sinta mengintip dari balik tembok


"sini han duduk " raihan duduk di samping amel


"ada apa mel ? kamu bilang ada hal penting yang mau di bicarakan sama aku ? "

__ADS_1


tiba-tiba amel memegang tangan raihan. sinta dari balik tembok terkejut melihatnya


ada apa ini ? kenapa amel pegang tangan raihan ? apa... jangan-jangan mereka....


sinta yang sudah memikirkan hal buruk pun memilih pergi


di parkiran


devan melihat jam tangannya. sudah 10 menit sinta tidak kunjung datang


"kemana sinta ? kok lama ya ke toilet nya ? "


"apa... terjadi sesuatu ya ? sebaiknya gua susul sinta "


saat devan melangkah sinta sudah berada di depannya


"sinta...kok lama banget ke toilet nya ? " tanya devan tapi dia merasa ada sesuatu yang tidak beres sama sinta


pasalnya mata sinta memerah seperti menahan air matanya


"sinta.... lo baik-baik aja kan ? " devan memegang bahu sinta


"gua... baik-baik saja "


"tapi kenapa lo kaya mau nangis sinta ? " devan khawatir


"hah ?! gua...tadi kelilipan debu, jadi mata gua memerah "


maaf dev...gua bohong sama lo


"kelilipan ? yang benar ? " sinta mengagguk


gua tau lo bohong sinta...


"ya udah, tapi sekarang matanya masih perih gk ? "


"udah enggak kok, tadi gua bilas pakai air di toilet "


"kalau begitu kita pulang ya "


"iya "


"lo bisa gk bawa motor ? kalau masih merasa perih lo ikut gua aja "ajak devan. ia membawa mobil


"gk usah makasih. gua bisa kok bawa motor " sinta menaiki motornya


"dev gua duluan ya "


"hati-hati ya, jangan kebut-kebutan "

__ADS_1


"ok, duluan " sinta menjalankan motor nya. devan menatap sinta


"gua tau lo bohong sin "


__ADS_2