
malam harinya raihan sedang menatap langit yang di penuhi oleh bintang-bintang
"kenapa seperti ini ??? aku kira akan seperti persahabatan orang lain yang bahagia ternyata.....ini semua di luar ekspektasi ku...."
raihan membuang napas nya pelan, jujur ini terlalu sulit bagi raihan. karena ini pertama kalinya ia dekat dengan perempuan
"aku kangen deket sama sinta kaya dulu...."ia menutup mukanya dengan tangan.tiba-tiba ada yang menepuk pundak nya dari belakang, ia menoleh
"mamih ??? "
bu rani tersenyum
"kamu mamih tungguin loh buat makan malam,tapi....gk datang-datang "
"aku gk ***** makan mih..."
"sayang...."
"mamih kalo mau makan makan aja sama yang lain, aku mau disini dulu "
bu rani mengusap kepala raihan lembut
"jangan kaya gini sayang....kamu malah bikin mamih khawatir...."ucap bu rani sedih
raihan memeluk bu rani
"maaf mih....tapi jujur ini terlalu sulit bagiku, sebenarnya....aku gk mau melawan oma tapi...aku juga gk bisa berhenti bersahabat dengan sinta...."
"mih...apa yang harus aku lakukan ??? "
"mamih juga tidak tahu sayang,mamih ingin sekali membantu kamu tapi....kamu tahu sendiri bagaimana sifatnya oma...."
raihan tertunduk lesuh
rumah sinta
sinta sedang duduk melamun di teras rumah,bu susi duduk di sebelahnya
"sinta.... ngapain kamu disini sendirian ??? "
"eh mamah, enggak ngapa-ngapain kok,cuma duduk aja '
__ADS_1
"kamu pasti memikirkan masalah kamu dan oma marni ya....?? "
sinta menggeleng
"enggak...."
"kamu bisa membohongi semua orang..."bu susi menatap sinta
"tapi kamu tidak bisa membohongi mamah "
"maaf mah...."
bu susi mengusap kepala sinta
"kamu harus kuat menghadapi ini semua,mamah akan terus berdoa semoga cepat selesai ini semua...."
"iya mah...aku pasti kuat "
"maafkan mamah ya sayang mamah belum bisa membantu kamu..."
sinta memeluk bu susi erat
"enggak kok mah,mamah sudah banyak bantuin aku.... buktinya mamah selalu menghibur aku "
"i love you to my sunshine... makasih mah sudah menjadi mamah yang baik buat aku walaupun aku suka durhaka "
"tuh kamu nyadar kalo udah durhaka sama mamah "
sinta langsung melepaskan pelukannya dan cemberut
"mamah mah...orang lagi sedih juga...."
bu susi tertawa terbahak-bahak
"hahaha...iya...maaf mamah kan cuma bercanda "
"udah ah aku mau ke kamar aja " sinta meninggalkan bu susi
"yah...malah ngambek,sinta ?? heh my honey ?? mamah cuma bercanda "
"tau ah "
__ADS_1
bu susi menggeleng kan kepalanya, beliau menatap langit malam
"tuhan....ku mohon... berikanlah sinta kekuatan...agar bisa melewati ini semua..."
harapan bu susi
rumah raihan
bu rani turun dari kamar raihan dan setelah itu duduk di kursi makan
"mah...mana raihan ?? kok gk turun buat makan malam ?? "
"ehmm... katanya gk laper pah..."
"tumben, biasanya dia paling cepet soal makanan...."
bu rani hanya diam
"ini semua gara-gara dia, raihan jadi gk mau makan "ucap rizky sambil matanya menatap oma marni
"kamu nyalahin saya ?! "oma marni marah
"emang benar yang saya katakan, gara-gara anda raihan seperti ini "
"seharusnya kamu tuh salahin anak kampung itu !!! gara-gara dia raihan jadi melawan sama saya !! "
"sudah cukup hentikan !!!! "teriak pak rudi marah, semua diam
"kita ini sedang makan malam,gk baik Ngomong seperti itu di depan makanan "rizky pun bangkit dari duduknya
"rizky ??? kamu mau kemana ??? "tanya bu rani
"kamar "
"tapi makan malam kamu belum habis "
"udah gk selera "akhirnya rizky pergi ke kamarnya
pak rudi hanya menghela nafasnya panjang
jangan lupa ya manteman 😁 like and coment,
__ADS_1
makasih semuanya 🤗🤗🤗
jangan lupa jaga kesehatan