Cowok Manja Untuk Cewek Tomboy

Cowok Manja Untuk Cewek Tomboy
episode 146


__ADS_3

oma marni kini sedang berada di dalam mobil. raut wajahnya sangat bahagia


"berani-beraninya kamu bermain-main dengan saya, kamu belum tau siapa yang kamu hadapi saat ini "


"nyonya kita kemana sekarang ? "


"ke sekolah raihan "


"baik nyonya "


mobil pun pergi dari pelataran perusahaan. sementara itu pak galih mengacak-acak rambutnya kasar


"akh ! apa yang harus saya lakukan ?! di satu sisi saya tidak ingin kehilangan investor terbesar saya, sedangkan di satu sisi...beliau begitu baik dan rajin dalam berkerja "


mata pak galih menatap sebuah map di mejanya dengan biodata tertulis Muhammad Herman, papah nya sinta


pak herman berkeja di perusahaan tersebut selama 5 tahun sebagai satpam. dari perusahaan ini hampir bangkrut hingga berdiri tegak saat ini


beliau tidak pernah mengeluh apapun tentang pekerjaan nya karena baginya keluarga yang paling penting


"maafkan saya pak herman.... maafkan saya "


sementara itu oma marni saat ini sedang menunggu di parkiran sekolah raihan. sudah 1 jam lebih beliau di dalam mobil


"kapan mereka akan keluar ? "


"sebentar lagi nyonya " jawab pak dadang


tak lama terdengar suara bel berbunyi tanda waktu nya pulang


mata oma memperhatikan setiap murid yang keluar dengan di teliti hingga mata nya melihat raihan yang ia tunggu dari tadi


ternyata raihan tidak berjalan sendirian melainkan sambil menggandeng tangan sinta. wajah mereka sangat bahagia dan bukan hanya itu saja amel juga sedang merangkul pundak sinta

__ADS_1


tangan oma marni mengepal kuat dengan raut wajah memerah menahan amarah. beliau dengan segera keluar dari mobil dan menghampiri mereka


pak dadang kebingungan


"ya Allah....gawat ! nyonya pasti bakal marah-marah ! "


oma marni sudah sampai di hadapan mereka. raut wajah mereka seketika berubah menjadi terkejut


"o....oma ? " cicit raihan pelan


"sudah mulai berani berbohong sama oma raihan ? "


saat oma marni ingin menampar pipi raihan tiba-tiba sebuah tangan menahan nya. beliau menoleh ternyata


"eh itu kan kak rizky ! " pekik salah satu murid yang tidak sengaja lewat. hingga beberapa murid lain pun ikut berkumpul


( biasa, tukang kepo 😂😂😂)


"lepaskan tangan saya ! " teriak oma marni keras


dengan kesal oma marni menghempaskan tangan rizky


"apa-apaan kamu rizky ! kamu jangan menghalangi saya ! pergi dari sini ! " bentak oma marni


"saya tidak akan pergi sebelum anda yang pergi ! "


"wah...kamu mau jadi pahlawan kesiangan ya hah ?! "


"SAYA HANYA TIDAK SUKA ADIK SAYA DI KEKANG OLEH ANDA ! " teriaknya. rizky sudah muak dengan apa yang di lakukan oleh oma nya. ia sadar selama ini raihan merasa terkekang


namun raihan tidak bisa berbuat apa-apa karena ia tahu bahwa adik nya itu sangat menyayangi oma nya


tapi kali ini rizky paham kenapa raihan bisa sampai berbohong sama oma nya. karena ia ingin mencari kebahagiaan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya

__ADS_1


semua murid langsung terkejut mendengar ucapan rizky. jadi selama ini mereka adik kakak ?


"kamu baru mengakui raihan bahwa dia adik kamu ?! kemana aja kamu selama ini ?!


"saya tau selama ini saya tidak pernah mengakui raihan sebagai adik saya bahkan saat di sekolah. tapi saya tahu kalau kebahagiaan raihan ada pada diri sinta ! "


"tapi saya tidak akan pernah setuju kalau raihan dengan anak kampung itu ! karena dia raihan sudah berani berbohong sama saya ! "


"itu karena anda melarangnya ! jadi wajar kalau raihan bisa seperti itu ! "


"saya akan melarangnya sampai kapanpun itu ! "


"dan saya siap untuk membantu nya sampai kapanpun, walaupun itu harus melawan anda ! "


raihan tidak menyangka bahwa kakaknya sesayang itu dengan dirinya. ia pikir rizky tidak pernah mau memandang nya tetapi apa yang baru saja rizky lakukan sudah jelas kalau rizky begitu perhatian terhadap nya


oma marni mengepal tangannya kuat. beliau kini menatap sinta


"sudah puas kamu hah ?! puas ?! kamu membuat ke dua cucu saya melawan saya ! bahkan orang yang saya percaya kan juga sudah melawan saya "


oma marni melirik amel. amel yang merasa ditatap hanya bisa menunduk pasrah


hati sinta makin di selimuti rasa bersalah. ia tahu betul oma marni dan amel sangat dekat karena amel pernah menceritakan nya pada sinta


amel mengatakan kalau oma marni lah yang dari kecil hingga sekarang selalu menemani dan perhatian pada nya di saat orang tua nya sibuk kerja


bahkan saat amel sakit pun oma marni yang merawat nya hingga sembuh karena kedua orang tua nya lebih memilih pekerjaan daripada dirinya


semua murid yang mendengar nya langsung mencemooh sinta dengan kata-kata yang membuat nya sakit hati


dari sekian banyaknya murid ada satu orang yang memperlihatkan nya dari jauh


maafkan aku sinta.... maafkan aku.....

__ADS_1


happy reading all 💜💜💜


__ADS_2