
malam harinya
di kamar sinta terus kepikiran tentang raihan yang berduaan dengan amel
"AKH !!! kenapa gua kepikiran terus sih ?! "
"lagian...kalau ada hubungan spesial diantara mereka itu bukan urusan gua, gua kan cuma sahabatan sama raihan "
sinta memeluk guling
"tapi...hati gua sakit banget melihat nya " sinta menggaruk kepalanya
"ayolah sinta ! lo harus move on ! lo harus kuat ! "
terdengar suara ketukan pintu
"sinta...ayo makan malam sayang "
"iya mah....nanti sinta ke bawah "
"ok mamah sama papah tunggu ya "
"baiklah "
sinta turun ke bawah, tetapi saat di meja makan ia hanya melamun dan itu membuat pak herman dan bu susi bingung
"sayang "
"eh iya mah ada apa ? "
"kamu kenapa ? kok malah melamun sih ? terus kenapa gk di makan ? "
"iya mah ini sinta makan "
"kamu ada masalah ? "
"enggak kok mah "
"bisalah mah....paling urusan cinta " celetuk pak herman
"sok tau si papah ya "
"ih emang iya mah... biasanya tentang percintaan "
"iya deh...papah emang peramal yang handal " pak herman tertawa
"udah sinta jangan dengerin papah kamu, emang kaya gitu "
__ADS_1
sinta hanya mengangguk
"lanjut lagi makannya "
"iya mah "
rumah raihan
semetara itu di kamar raihan tersenyum di meja belajarnya dan kebetulan bu rani masuk untuk membawa susu
"aduh....aduh... ada yang lagi senyum-senyum sendiri ya ? "
"eh mamah kagetin aku aja deh, gk ketuk pintu dulu "
"siapa bilang mamah gk ketuk pintu ? dari tadi mamah ketuk gk di buka-buka. ya udah mamah masuk aja eh... ternyata orangnya lagi senyum-senyum sendiri "
raihan menggaruk tengkuknya
"benarkah ? raihan gk denger soalnya "
"iya... emangnya kamu lagi mikirin apa sih ? sampai gk dengar ? "
"ehmm... enggak mikirin apa-apa kok "
"ya udah kalo gk mau cerita "
"ok mamah tunggu "
sekolah
di parkiran raihan menunggu sinta, tak lama yang ditunggu datang
sinta melihat raihan sekilas dan berlalu pergi tetapi tangannya langsung di tahan oleh raihan
"tunggu sinta "
"ada apa sih ? "
"ehmm...nanti pulang sekolah ikut aku ya ke taman bunga yang waktu itu kita datengin. ada yang mau aku bicarakan sama kamu "
"enggak bisa, gua ada urusan "
"aku mohon sinta....ikut aku ya ? please.... " raihan memohon
"ok, gua akan ikut lo "
"baiklah, nanti kesananya kita naik sepeda ya ? motor kamu simpan lagi di warung "
__ADS_1
"iya...ya udah lepasin tangan gua " raihan melepaskan nya
"makasih ya "
"iya " sinta pun masuk. raihan menatap punggung sinta sambil tersenyum
di kelas sinta duduk sambil berpikir
"ngapain ya raihan ajak gua kesana ? dia mau ngomong apa ? "
"woy mikirin apa hayo ?? " susi dan dinda tiba-tiba muncul
"ya ampun....kaget tau gk gua "
susi dan dinda tertawa terbahak-bahak
"hahaha maaf, lagian lo kaya mikirin sesuatu gitu "
"iya, mikirin apa sih ? " tanya dinda
"ehmm...gini tadi di parkiran gua ketemu sama raihan, tapi lebih tepatnya sih dia nungguin gua dateng "
"dia bilang dia mau ngomong sesuatu sama gua, gua gk tau dia mau ngomong apa ? makanya gua kepikiran "
"yaelah nanti juga lo bakal tau jawabannya " kata susi
"mungkin....dia mau nembak lo kali sinta ?! " tebak dinda
sinta terkejut
"aa... apaan sih, ya...gk mungkin lah dia mau nembak gua "
"eh...tapi bisa jadi loh ? "
"lo juga susi ! ngapain ikut-ikutan si dinda sih ?! gk mungkin lah "
"ya kan kita cuma nebak "
masa iya sih....raihan mau nembak gua ?? AKH !! nambah beban pikiran gua aja !
batin sinta
hai manteman 🤗 maaf ya baru nongol lagi nih...
soalnya author lagi kehabisan ide jadi baru nulis lagi deh 🙏
pokoknya author bakalan berusaha untuk update walaupun gk setiap hari 🙏
__ADS_1
I LOVE YOU ALL ❣️