Cowok Manja Untuk Cewek Tomboy

Cowok Manja Untuk Cewek Tomboy
episode 141


__ADS_3

malam harinya raihan menelpon sinta


"sinta maaf ya kita gk jadi ketaman hari ini, aku juga bingung tumben sekali oma jemput "


"gk apa-apa rai, mungkin oma marni memang mau menjumput mu "


"ya tapi aneh aja "


"udah gk usah di pikirinkan "


"ok deh "


setelah itu mereka membicarakan beberapa hal sambil sesekali bercanda


tok tok


"rai " bu rani membuka pintu


"eh mamah "


"siapa rai ? " tanya sinta hati-hati


"oh mamah aku "


"rai itu sinta ? " bu rani menutup pintu kamar raihan


"iya mah "


"boleh mamah ngobrol sama sinta sebentar rai ? "


"sinta, mamah aku mau ngobrol sama kamu boleh kan ? "


"ehmm...ok " cicitnya pelan. raihan memberikan handphone nya kepada bu rani


"sayang, boleh mamah mengobrol sama sinta aja berdua ? "


"oh gitu, ya sudah aku ke bawah ya mah " raihan pun meninggalkan bu rani


"halo selamat malam sinta "


"ma...malam tante "


"kamu apa kabar sayang ? "


"Alhamdulillah baik tante, tante sendiri gimana ? "


"Alhamdulillah sehat sayang " bu rani menjeda

__ADS_1


"sinta "


"iya tante ? "


"sinta tante mohon sama kamu, tolong jangan jauhi raihan ya apapun yang terjadi " sinta terdiam


"tante tau apa yang sebenarnya terjadi sama kalian berdua. bahkan tante tau kamu dan raihan saat ini diam-diam dekat kan ? amel juga tau soal ini "


"tante...tau ? "


"ya tante tau, karena raihan menceritakan semuanya. kalian seperti ini karena oma marni " bu rani menghela nafasnya " sinta tante minta maaf sama kamu, karena tante tidak bisa berbuat apa-apa "


"tante gk perlu minta maaf, tante gk salah "


"makasih sayang. tante tau kamu anak yang baik "


pantes raihan begitu takut jauh dari sinta


di bawah raihan sedang minum di meja makan


"apa yang di bicarakan mamah sama sinta ya ? aku jadi penasaran "


"sayang "


"mamah ? "


"mamah, apa mamah sudah bicara sama sinta ? " tanyanya pelan


bu rani mengangguk


"apa yang mamah bicarakan ? "


"kepo " bibir raihan manyun


"ih nyebelin " bu rani tertawa puas


"kamu gk perlu tau, ini rahasia antara mamah dan sinta "


"tapi aku penasaran "


"ya udah simpan aja sendiri di hati, udah ah mamah mau nyusul papah di kamar "


bu rani mencium kening anaknya lembut


"selamat malam "


"mamah kasih tau dulu "

__ADS_1


"dadah sayang " bu rani meninggalkan raihan yang cemberut


" akh mamah nyebelin "


sementara itu sinta berdiam di kamarnya. ia masih memikirkan perkataan bu rani


"apakah aku bisa bertahan ? "


hari Minggu


oma marni keluar dari kamarnya dengan dandanan yang cukup memukau. walaupun sudah berumur tetapi beliau masih memperhatikan penampilan nya


"mah mau kemana pagi-pagi begini ? " tanya pak rudi


"kamu bilang pagi ? ini udah jam sepuluh "


"tapi menurutku masih pagi "


"tapi bagi mamah udah siang ! "


"seterah mamah lah " pak rudi memeluk oma marni


"mamah belum menjawab pertanyaan ku, mamah mau kemana ? "


"mamah mau ke mall sayang "


"mamah mau ke mall ?! "


"kenapa kamu terkejut sekali ? "


"mamah bagaimana aku gk terkejut, bukannya minggu lalu mamah baru saja ke mall ? udah gitu belanjaan mamah juga banyak " oma marni memutar matanya malas


"memangnya kenapa ? mamah mau shopping rudi "


"tapi... bukankah itu namanya pemborosan ? " tanya rudi pelan karena takut sang mamah marah tapi ternyata memang benar


"seterah mamah dong rudi, lagian duit kita itu banyak. kamu udah kaya orang susah aja deh ! ketularan si rani kamu ! "


"tapi mah "


"sudahlah mamah mau pergi aja, males mamah dengerin omongan kamu " bu rani mengusap kepala pak rudi


"mamah pergi "


pak rudi menatap oma marni yang melenggang keluar


semoga sehat selalu ya 💜💜💜💜💜💜😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2