
"mih...pih...raihan berangkat dulu ya"menyalami keduanya.
"sayang...kamu beneran gk mau dianter sampai parkiran ? mamih khawatir sama kamu apalagi gerimis kaya gini ! nanti kamu sakit sayang..."tanya bu rani.
"iya nak...benar kata mamih kamu,kamu dianter pak dadang sampai parkiran ya ? kalo misalnya kakakmu marah sama kamu,biar papih yang urus "
"gk usah pih...mih...aku baik-baik aja kok kalian gk perlu khawatir,aku janji akan jaga kesehatan "😁
bu rani mencium puncak kepala raihan
"kamu hati-hati ya, jalannya minggir jangan di tengah-tengah nanti ada mobil "
"iya mih...nanti aku jalannya di pinggir kok "😊
"pak ! pak Dadang ?! "panggil pak Rudi
"iya pak ada apa ya ?"
"anter raihan ke sekolah ya "
__ADS_1
"iya pak siap ! ayo den raihan "ia mengangguk
"Assalamu'alaikum "
"Wa'alaikumsalam "
raihan pun pergi dengan pak dadang.
"pah...raihan itu anak baik ya....dia memikirkan orang lain dari pada dirinya sendiri,pantas saja mamah kamu sayang banget sama raihan,sampai kita gk boleh bawa dia kesini " kata bu rani.
ingatannya menerawang bagaimana oma marni ibu dari pak Rudi sangat menyayangi raihan,sejak opa jaka ayah pak rudi meninggal karena serangan jantung.oma marni sangat sedih akan tetapi saat melihat tingkah raihan kecil yang lucu oma marni akhirnya bisa keluar dari kesediaannya.
makannya oma marni selalu bermain dengan raihan dan membawa nya ke acara-acara tertentu.seperti arisan,bertemu dengan teman-temannya bahkan membawa raihan ke pembukaan rumah sakit yang ia bangun bernama Rumah Sakit Harapan maknanya agar harapan anggota keluarga pasien bisa terwujud.
"*cita-cita kamu apa sayang ?"tanya oma marni
"aku....aku ingin jadi dokter oma !"😁*
"*dokter ??? cucu oma mau jadi dokter ?"raihan mengangguk semangat.
__ADS_1
"bukannya cucu oma takut jarum suntik ya ? "
"iya aku takut....banget sama jarum suntik oma,tapi oma aku gk tega ngeliat orang lain kesakitan.makannya oma aku ingin jadi dokter biar bisa nyembuhin orang-orang "😁
"seandainya aja oma aku udah gede,pasti aku akan nolongin opa oma...biar opa bisa kumpul sama kita disini" oma marni memeluk raihan erat.karena hanya raihan yang bisa membuat nya tersenyum kembali*.
sejak saat itu oma marni semakin jatuh cinta kepada raihan,meminta kepada pak rudi dan bu rani agar raihan tinggal bersamanya di Bogor.raihan pulang ke Jakarta hanya karena lebaran, tahun baru atau liburan sekolah.selebihnya ia di Bogor bersama oma marni.
pak rudi memeluk bu Rani.
"masih inget aja kamu "
"ya masih lah pah.... malahan kalo mamah inget itu mamah jadi sedih, apalagi ibumu waktu itu meminta raihan tinggal bersamanya padahal umur raihan baru 4 tahun.mamah jadi gk bisa mengantar anaknya pertama kali ke lingkungan sekolah ( maksudnya TK 😅) "
raihan emang dari kecil sudah pintar, seperti menulis dengan benar,dan hafal huruf abjad. makanya oma marni memasukan raihan ke TK kelompok A.
pak Rudi tersenyum.ia mengerti kenapa istrinya sangat menyayangi raihan.karena raihan bisa mengambil perhatian bu rani dengan tingkah nya yang manja.
mungkin terdengar aneh bila anak laki-laki bertingkah seperti itu kepada ibunya apalagi ia sudah dewasa.akan tetapi apakah tidak boleh seorang anak manja kepada orang tua nya terlebih lagi ibu yang melahirkan kita ??? karena menurut mereka kita tetap lah anak yang harus disayangi dan diperhatikan walaupun sudah dewasa.
__ADS_1
beda lagi dengan rizky.dari kecil ia emang sudah mandiri bahkan pertama kali masuk sekolah dasar ia tidak mau diantar alasannya malu karena teman-teman nya rata-rata berangkat sendiri pakai sepeda.sejak saat itu bu rani merasa kesepian karena biasanya ada raihan yang selalu manja kepadanya, tapi raihan sudah tinggal bersama mertuanya.
bersambung manteman 🤗🤗 tunggu episode selanjutnya ya 😁😁