
keesokan harinya
sinta sudah berada di sekolah,ia sedang menunggu raihan di parkiran
"woy.... nungguin siapa hayo ??? "tanya dinda dan susi
"eh... kalian kapan datengnya ?? kok gua gk lihat ?? "
"ya iyalah lo gk lihat, orang dari tadi lo melamun, kadang main handphone, kadang melamun lagi "
"oh gitu... hehehe sorry ya "😅😅😅 "
"iya...lo lagi nungguin siapa sih ?? "tanya dinda penasaran
"gua....lagi nunggu raihan dateng " kata sinta pelan
"oooohh...cie...cie..... nungguin do'i nya dateng nih "susi menyenggol pundak sinta
"apaan sih sus....gua sama raihan hanya sahabatan "
"yaa...bentar lagi juga jadi pasangan "
"susi...masih pagi,jangan ngajakin si sinta ribut "
"tuh... dengerin mak dinda Ngomong "
"sinta ?! gua kan belain lo "
"hehehe...iya...iya... makasih ya dinda ku sayang "sinta mencubit pipi dinda
"AKH ! sakit "
susi dan sinta tertawa terbahak-bahak tapi tiba-tiba terhenti karena orang yang sinta tunggu sudah datang
"eh...gua duluan ya, bye "
sinta meninggalkan mereka
"heh ?! mau kemana lo ?? main tinggalin kita aja ya ??! "
__ADS_1
"udah sus...yuk ke kelas, biarin sinta sama raihan "
"ya udah deh...yuk "
dinda dam susi ke kelas
raihan turun dari mobil
"hai raihan "sapa sinta
"eh...sinta ?? hai juga, tumben kamu disini ?? biasanya juga udah ke kelas "
"ehmm...iya sih, tapi....gua sengaja nungguin lo dateng "
raihan binggung
"kamu.... nungguin aku dateng ??? "sinta mengagguk
"iya... soalnya ada yang gua mau omongin sama lo,bentar doang kok...bisa kan ?? "
"oh gitu...bisa, lagian setengah jam lagi juga masuknya "
"ok "
mereka pun pergi ke belakang sekolah, setelah sampai mereka duduk di kursi
"sinta....kenapa ngomong-nya gk pas istirahat aja ?? "
"enggak ah nanti dua curut pada kepo lagi "
"dua curut ?? siapa ?? "
"siapa lagi kalo bukan si arga sama si rio,mereka berdua kan tukang kepo "
raihan tertawa
"oh gitu... iya aku paham,mau ngomong apa emangnya ??? "
"ehmm... sebenarnya..."
__ADS_1
"ada apa sinta ??? "
"ehmm.... orang tua gua minta lo dateng ke rumah habis pulang sekolah buat makan siang juga "
"orang tua kamu...minta aku dateng ke rumah kamu gitu ??? "
"iya...mereka mau kenalan sama lo,gua udah cerita ke mamah kalo gua punya sahabat cowok dan...mamah minta gua nyuruh lo ke rumah "
raihan mengangguk pelan
"tapi....kalo lo gk mau juga gk apa-apa,nanti gua cari alasan "
"gk usah... lagian aku mau kok dateng ke rumah kamu "
"hah ?! seriusan ?? "
"iya...dua rius malahan "
"tapi rai...makanan gua gk se enak masakan rumah lo, lagian orang tua gua beli bahannya di pasar bukan di supermarket "
"gk apa-apa kok sinta...tenang aja, yang penting aku sekali-kali bisa nyicipin masakan mamah kamu "
"ok... nanti siang ya, pulang sekolah langsung otw ke rumah gua, lo nanti di bonceng naik motor gua aja gimana ?? maksudnya...biar sekalian gitu..."
"ok...aku mau kok naik motor, nanti aku kirim pesan ke pak dadang biar gk usah jemput "
"ok... tenang aja pulang nya lo gua anterin sampai rumah dalam keadaan selamat "
"aku percaya sama kamu "kata raihan sambil menatap wajah sinta
tanpa mereka sadari ternyata mereka saling bertatapan selama beberapa detik tapi langsung tersadar
"eh...maaf "raihan menggaruk kepalanya dan sinta hanya menunduk
uh... ini jantung gua deg2an banget
batin sinta
aduh... kenapa jantung aku deg2an ya ???
__ADS_1
batin raihan