
pulang sekolah
raihan sedang berada di luar gerbang menunggu oma,
tin.. tin
sebuah mobil berhenti di depannya,dan keca jendela terbuka
"sayang..."oma marni melambaikan tangannya
"oma ?? "
"ayo cepet masuk,di luar panas "
"iya oma "raihan masuk ke dalam mobil,ia mencium telapak tangan oma marni
"maaf ya oma terlambat "
"gk apa-apa oma,aku baru keluar kok "
"ya sudah,pak dadang ayo berangkat ke mall sekarang "
"baik bu "
mobil raihan meninggalkan sekolah
skip
jam 5 sore oma dan raihan baru pulang
"Assalamu'alaikum "
"Wa'alaikumsalam "jawab bu rani di ruang TV dan menghampiri mereka
"kok lama banget sih, perginya ?? "
"iyalah,kita kan seneng-seneng dulu di sana makan, shopping,nih lihat belanjaan kita "oma marni memperhatikan belanjaan mereka
"banyak banget belanjanya ?? "
"iya nih mih,aku udah bilang sama oma jangan banyak-banyak belanjanya eh...oma gk mau dengerin aku "
"ya....gk apa-apa lah sayang "
"ya sudah, sekarang oma sama raihan bersih-bersih dulu ya.pasti kalian berdua cape "
"iya mih,oma aku ke kamar dulu ya "
__ADS_1
"iya sayang "
raihan pergi ke kamarnya
"rani nih bawa semua ke kamarnya raihan ya, hati-hati bawanya "
"ini semua punya raihan ?? "
"iya lah, emangnya punya siapa lagi ? "
"gk ada punya rizky ? "tanya bu rani pelan
"enggak ada ini semua mamah beli cuma khusus raihan.udah bawa aja ke kamarnya,mamah mau mandi "
"iya mah...."
oma pergi ke kamar,bu rani membawa semua barang-barang tersebut tetapi saat di tangga tidak sengaja berpapasan dengan rizky
"rizky...."
mereka saling bertatapan, rizky pun berbalik ke kamarnya
"ya Allah....pasti rizky sedih karena mamah lebih menyayangi raihan "
brak
rizky termasuk orang yang susah menyatakan atau menunjukkan perasaannya terhadap orang-orang di sekitarnya
ia tidak pandai menunjukkan kasih sayangnya secara langsung dan susah untuk mengatakan hal-hal yang bersifat kasih sayang.
"oma...kenapa oma gk pernah perhatian sama aku sedikit pun,aku ingin dekat dan di sayang oma...tapi aku tidak bisa,aku terlalu malu untuk mengatakan kalo aku sayang oma "
di kamar oma marni
oma marni sedang menyisir rambutnya di depan cermin sambil termenung
"maafin oma rizky, sebenarnya...oma ingin sekali dekat dengan kamu, tapi....oma terlalu gengsi, sekali lagi maafin oma... "
yap...oma marni dan rizky sama-sama memiliki sifat gengsi yang tinggi, sehingga sulit bagi mereka untuk saling menyayangi bahkan berinteraksi
malam harinya raihan sedang mengerjakan tugas sekolah,tak lama handphone nya berbunyi telpon masuk
ia pun mengangkatnya
"hallo ?? ada apa dika ? "
"han.... besok nginep yuk di rumah gua,mau gk ? "
__ADS_1
"nginep ?? emangnya boleh sama orang tua kamu ?? "
"boleh lah,gua juga mau ngajakin si rafi sama rio "
"oh gitu....ok deh,aku tanya mamih sama papih dulu ya "
"ok gua tunggu jawabannya besok di sekolah "
"ok "
tet..
"ehm... boleh gk ya sama mamih sama papih ?? semoga aja di izinin "
"coba deh bilang sekarang "raihan bergegas menuju ruang TV
"mih...pih..."panggil raihan
"eh...sayang,kok kamu belum tidur ?? udah malam loh "jam menunjukkan pukul setengah sepuluh malam
"ehm...ada yang mau aku sampaikan sama papih dan mamih "
"apa itu ?? ya udah duduk sini di tengah-tengah kita "kata bu rani
raihan pun duduk di tengah-tengah mereka
"aku...mau minta izin "
"izin ?? izin apa ? "
"aku mau nginep di rumah temen aku, boleh kan ? "
"oh...boleh kok "
"beneran pih ? "pak rudi mengangguk
"makasih ya pih "
"sama-sama, sekarang tidur ya "
"iya " raihan pergi,
"pih,kok tumben di kasih izin ?? biasanya di larang ? "
"gk apa-apa mih, papah yakin temen raihan itu baik kok "
"seterah papah deh "
__ADS_1
"😁😁😁 "