
Minggu pagi
saat ini sinta,susi dan dinda sedang berada di sebuah mall
"oh iya...kita nonton bioskop yuk *đđđ "ajak susi
"enggak ah,gua lagi males " kata sinta cuek
"kok tumben sih lo males nonton ? biasanya paling semangat ? "
"gua lagi males aja "
"yah... padahal gua pengen banget nonton, soalnya ada film yang udah gua tunggu-tunggu *đđđ "susi pun sedih
"film apa ?? "
"film tentang anak remaja gitu sinta,katanya seru banget gua liat komentar di sosial media "
"ya udah ayo "
"loh katanya lo lagi males ??? "tanya dinda bingung
"susi udah mau nonton dari dulu,gua mana tega "
"beneran sinta ?? "tanya susi antusias
"iya... "
susi langsung memeluk sinta erat
"makasih Sinta ku sayang....lo emang temen yang pengertian deh *đđđ "
"ihhhh...jangan peluk gua !!! *đ˛đ˛đ˛ "
dinda hanya tertawa kecil
"ya udah ayo,sinta lo tenang aja gua yang bayarin tiket nya ok ! "
"gua gimana ??? "
"lo bayar sendiri lah *đđđ "susi meninggalkan dinda
"đđđ "
"yang sabar ya *đđđ "ledek sinta
"đđđ "
merekapun akhir nya nonton bioskop
__ADS_1
skip
setelah selesai menonton mereka menuju tempat makan
dinda dan susi memperhatikan sinta yang memang terlihat murung dari tadi
"ada apa sih sinta...kok keliatannya lo gk semangat gitu ?? "
"ehm... gua gk apa-apa kok susi "
"lo kenapa tadi malam kaya gelisah gitu ?? "susi menoleh kearah sinta
"maksud...lo din ??? "tanya sinta bingung
dinda menghela nafasnya
"tadi malam nyokap lo telpon gua ".
"nelpon lo ?! ngapain ?! "
"beliau nanya sama gua apa terjadi sesuatu sama lo sampai lo gelisah kaya gitu "
"emang nya lo kenapa sih sin...cerita sama kita "kata susi
"iya...lo tau gk nyokap lo khawatir banget sama keadaan lo "
sinta diam
"sinta... ayo Jawab,lo kenapa ?! "dinda menyentuh pundak sinta
"gua... gua gk apa-apa " pelan
"bohong ! pasti lo bohong kan ?! "
"beneran susi,gua gk apa-apa "
"kita ini sudah sejak SD sahabat,mana mungkin kita gk tau lo lagi bohong atau tidak "
"betul kata dinda, ayo cerita sama kita "
"tolong...jangan paksa gua,gua takut mood gua turun lagi *đĨđĨđĨ "
"ya sudah deh, lanjutin makan aja "dinda melanjutkan makannya
"din...jangan marah dong... "
"gua gk marah, tapi lo harus cerita sama nyokap lo ! gua kasihan sama nyokap lo, beliau khawatir banget "
"iya...nanti gua ceritain "
__ADS_1
"yah...cerita disini aja dong... "
"susi... biarin kalo sinta gk mau cerita,dia juga butuh privasi "
"ya udah deh.... *âšī¸âšī¸âšī¸ "
"makasih ya din... "
dinda mengangguk
langsung skip hari senin aja ya *đ đ đ
hari Senin
upacara hari senin pun selesai,sinta duduk di bangku nya sambil mengipasi dirinya dengan buku
raihan datang
"sinta...maaf dong aku mau lewat "
sinta pun menggeser badan nya
"sinta ada PR gk ?? "
"gk tau "
ada apa ya sama sinta...kok dari tadi aku tanya cemberut aja ???
ihhh... nyebelin banget sih ! pasti seneng banget tuh anak main sama temen perempuan nya *đđđ
sinta kembali mengipasi dirinya
selama pelajaran sinta hanya diam saja
raihan mendekat ke arah sinta
"sinta kamu kenapa ?? kok diam aja sih ??? "
sinta pun menoleh tapi wajahnya langsung berhadapan dengan wajah raihan
tanpa mereka sadari wajah keduanya sama-sama memerah
degg...deggg..
sinta yang sadar mendorong wajah raihan
"lo...lo.. apa-apaan sih ! "
"ehm...maaf,aku...gk sengaja "
__ADS_1
sinta membuang mukanya karena malu
argh ! malu banget *đŖđŖđŖ