Cowok Manja Untuk Cewek Tomboy

Cowok Manja Untuk Cewek Tomboy
episode 116


__ADS_3

raihan berlari ke parkiran, matanya menatap sekeliling


"untunglah....kayanya pak dadang belum jemput "


raihan kembali berlari ke luar sekolah dan berhenti di sebuah toko menjual sepeda


"permisi mas...."


"iya mas ada apa ?? "tanya sang penjual sepeda


"saya mau beli sepeda "


"oh gitu... silahkan mas di pilih aja, mau yang mana ?? "


raihan melihat-lihat dan matanya tertuju pada sepeda berwarna biru yang ada boncengan nya di belakang


"ini.... harganya berapa pak ?? "


"oh itu harganya 1,5 juta mas "


"ya udah saya beli yang ini pak "


"baiklah, tunggu sebentar ya saya keluar kan dulu "


tukang sepeda tersebut mengeluarkan sepedanya diantara sepeda lain


"ini mas sepedanya "


"oh iya ini uang nya "raihan mengeluarkan uang dari dalam tasnya,ia sengaja mengambil uang di ATM sendiri tanpa di ketahui bu rani


"saya hitung dulu ya mas "


"ok pak "


penjual tersebut menghitung uang nya kembali


"sudah pas mas uang nya, makasih ya mas "


"iya pak sama-sama, kalo begitu saya permisi "


"iya mas, silahkan "


raihan langsung menaiki sepeda tersebut dan membawanya ke depan gang sekolah


setelah sampai ia turun dan menaruh sepedanya di warung


"bu....saya titip sepeda saya sebentar ya bu "


"iya mas "


raihan kembali masuk ke dalam sekolah dan menunggu sinta di parkiran motor,tak lama yang di tunggu datang


"raihan ?? "


"hai sinta "


"lo.... ngapain di sini ?? "


"aku nungguin kamu lah "


"terus ?? "


raihan cemberut

__ADS_1


"kamu gk baca surat aku ya yang di bawah kolong meja ?? "


"oh itu...gua udah baca "


"benarkah, bagaimana ?? kamu setuju kan ?? "


"maaf gua gk bisa ikut "


sinta bersiap menaiki motornya tetapi di tahan oleh raihan


"aku mohon sinta..... ikutlah denganku "


sinta menatap raihan


"please....ikut ya...."


sinta menghembuskan nafasnya


"baiklah... gua ikut "


"yes....ya udah yuk " raihan menarik tangan sinta


"eh tunggu, kita naik apa kesananya ?? "


"tenang saja, aku ada ide "


"tapi motor gua gimana ?? "


"bawa dulu ke warung yang ada di depan sekolah tau kan ?? "


"iya...."


" ya udah yuk bawa kesana "sinta menaiki motornya dan raihan duduk di jok belakang


"permisi bu "


"eh iya, mau ngambil sepedanya ya ?? "


"iya bu "


"silahkan "


"oh iya bu, saya....mau minta tolong boleh ?? "


"minta tolong apa ya ?? "


"saya mau menitipkan motor ini di rumah ibu dulu boleh sampai sore ?? "kebetulan di sebelah warung tersebut rumah sang pemilik warung


"oh iya boleh "


"makasih ya bu, oh iya ini buat ibu anggap aja sebagai uang penitipan motor "raihan memberikan uang 100 ribu


"eh gk usah mas "


"gk apa-apa bu, ambilah "


si ibu mengambil uang tersebut


"makasih ya nak "


"iya sama-sama, kalau gitu kami permisi "mereka pun pergi


selama di perjalanan sinta dan raihan hanya diam

__ADS_1


"rai.... sebenarnya.... kita mau kemana sih ?? "tanya sinta yang di bonceng di belakang sambil memegang pinggang raihan


"ke suatu tempat, aku yakin kamu pasti suka "


sinta hanya mengangguk


sementara di sekolah amel menyusul raihan di parkiran


"siang non amel "sapa pak dadang


"siang pak "amel celingukan


"kenapa non ?? "


"raihan mana ?? "


"den raihan ?? "tanya pak dadang bingung


"iya....raihan mana ?? "


"gk ada non dari tadi, malahan saya ngiranya den raihan bareng non amel kesininya "


"iya tadi sempet bareng terus tiba-tiba perut saya mulas, jadi saya suruh raihan duluan ke sini "


"yah non, berarti....den raihan kemana ya ?? "


"mana saya tau "amel menggaruk kepalanya, tak sengaja matanya melihat arga, dika dan rio lagi duduk di bawah pohon


"sebentar ya pak , jangan kemana-mana "


"iya non "amel langsung menghampiri mereka dan berteriak


"heh ! mana raihan ?! pasti lo tau kan di mana raihan sekarang !! "


mereka bingung


"lo ngapain nanya kita ?? kan selama ini raihan sama lo terus "kata rio


"tau lo nenek lampir "ledek arga


"apa kata lo ?! "


"udah gk usah ribut, kita pergi aja dari sini "ucap dika, merekapun pergi meninggalkan amel


"heh !! kalian belum jawab pertanyaan gua !! heh !!! "


"aish !! dasar nyebelin !!! "


amel kembali ke pak dadang


"kita balik aja pak "


"den raihan bagaimana non ?? "


"udah nanti aja, sekarang pulang dulu "


pak dadang diam


"tunggu apa lagi pak dadang ?! cepetan !! "


"baik non "


mobil raihan pun meninggalkan sekolah

__ADS_1


__ADS_2