
keesokan harinya raihan berangkat sekolah, ia sudah turun dari mobilnya dan langsung di hadangan oleh amel
raihan berjalan ke kanan amel ikut atau sebaliknya
raihan yang tidak tahan membentak amel
"amel !!! "
"kamu apa-apaan sih ngalangin jalan aku terus ?! aku mau lewat !! "
amel terkejut, ia tidak menyangka kalau raihan membentaknya
"raihan ??? lo.... bentak gua ??? " raihan diam
tiba-tiba amel pergi dari hadapan raihan
"Amel ?? tunggu mel ?? kamu mau ke mana ?? " amel berlari menjauhi raihan
raihan yang merasa bersalah langsung mengejarnya
amel berhenti di taman belakang dan duduk di salah satu bangku
"amel...."panggil raihan pelan
amel masih menangis. raihan mencoba menepuknya tetapi di tepis
"jangan pegang gua ! "
"amel...."
"amel....tolong maafkan aku mel...."
"amel.... tolong jangan marah sama aku...."
amel menatap tajam raihan
"han....kenapa lo ngebentak gua han ?? sebelumnya lo gk pernah sama sekali ngebentak gua...."
"kenapa lo....sekarang jadi jahat sama gua....waktu itu lo perhatian sama gua, kenapa sekarang....gua merasa lo malah jauhin gua ?? "
"maaf mel...."
"apa....lo marah sama gua karena melarang lo dekat sama sinta ?? "
raihan hanya diam
"jujur han...gua gk bermaksud buat jauhin lo dari sinta. gua.... terpaksa melakukan nya karena di suruh oma marni...."
__ADS_1
"lo harus mengerti ! gua sebenarnya gk ada niatan sama sekali buat jauhin lo dari sinta....gua gk bisa nolak permintaan oma ! "
"lo tau kan gua udah menganggap oma sebagai keluarga gua sendiri !! walaupun gua gk ada ikatan darah sama oma tapi....oma selalu ada buat gua di saat orang tua gua sibuk kerja "
"maaf mel.... maafkan aku...."
amel menatap arah lain dan tiba-tiba raihan memeluk nya
"tolong maafkan aku amel....tolong jangan marah sama aku...."
amel hanya terdiam di pelukan raihan
"aku yang salah karena sudah berprasangka buruk sama kamu. seharusnya aku percaya dari awal kamu gk ada niatan sama sekali buat jauhin aku dari sinta "
"kamu melakukannya terpaksa karena oma. tolong maafkan aku amel...."
akhirnya amel membalas pelukan hangat raihan
tanpa mereka sadari ternyata sinta melihatnya. hatinya hancur seketika melihat mereka berpelukan
sinta langsung berlari ke toilet
bruk !
sinta menutup pintu kamar mandi cukup keras dan...ia menangis di sana....
di kelas
"han...dateng juga lo akhirnya ! kita tungguin juga dari tadi " ucap arga
"kalian.... nungguin aku ?? "
"ya iyalah....masa nungguin si nenek lampir sih " jawab rio
"nenek lampir ?? ehmm.... maksudnya...amel ? "
arga dan rio menggangguk, sedangkan dika lagi main handphone
"oh iya...ada apa kalian nungguin aku ?? "
"kita mau tanya, pulang sekolah lo kemana ?? " tanya rio
"tau...si nenek lampir nuduh kita di sangkanya kita sembunyiin lo ! " kata arga kesal
"dia pergi sama sinta " timpal dika
arga dan rio langsung menoleh berbarengan
__ADS_1
"masa ?? lo tau dari mana ?? " tanya rio
flashback
dika baru saja dari toilet, setelah itu ia berjalan menuju tempat parkir. matanya tak sengaja melihat raihan dan sinta naik motor bersama
"mau kemana mereka ?? " dika berpikir
"akh mungkin mau main kali ya ?? udahlah biarin aja "
"kayanya....si bawel gk tau raihan pergi sama sinta "
dika mengangkat bahunya
"udahlah biarin aja " dika kembali berjalan menuju teman-teman nya
flashback off
"eh... tapi kok kenapa lo gk ngasih tau si nenek lampir kalau raihan jalan sama sinta ?? " tanya arga kepo
"sengaja "
"sengaja ?? kenapa ?? " tanya mereka bingung
"ya....kapan lagi mereka bisa bersama kaya gitu ?? mumpung gk ada si bawel....ya...gua biarin aja "
"si bawel ?? maksud lo...amel ?? "
"siapa lagi emangnya rio ?? "
"EKHM ! kayanya panggilan khusus ya ?? " ledek arga
dika menatap nya tajam dan arga hanya bisa nyengir
"tapi....lo emang the best banget dika...." rio menepuk-nepuk pundak dika cukup keras
"mau turunin tangan lo....atau mau tangan lo patah ??? "
"hehehe....ampun bang dika, gua masih butuh tangan gua buat melamar susi..."
"yeyeyy....bisa ae lo kedebong pisang ! "
"heh arga dari pada lo lap kain nya bu tuti ! " balas rio
raihan tertawa, dika hanya menggeleng-gelengkan kepalanya
"udah han, biarin aja mereka. nanti juga berhenti sendiri " kata dika
__ADS_1
raihan hanya mengangguk
selama membaca manteman 🤗