
rumah raihan
saat bu rani sedang menikmati jus jeruk sambil membaca majalah tiba-tiba terganggu dengan teriakan oma marni
"pak dadang ?? pak dadang ?! dimana sih ??? "
"mamah cari siapa ?? "
oma marni menatap bu rani tajam
"kamu itu seorang ibu atau bukan sih ?! "
bu rani bingung
"kamu lihat jam berapa sekarang ?! "
"jam setengah tiga sore mah "
"kamu gk khawatir sama anak kamu ?! jam segini dia belum pulang ! "
"siapa maksud mamah ?? rizky ?? "
"saya tidak pernah perduli sama anak itu,saya ini hanya perduli dengan cucu kesayangan saya "
"oh maksud mamah raihan ?? "
"iya ! kenapa jam segini dia belum pulang ??? "
"raihan tadi nelpon aku mah...minta izin pulang sekolah main dulu ke rumah temennya "
"siapa ?? "
"mamah kenal sinta kan ?? raihan minta izin untuk ke rumah sinta "
__ADS_1
"ngapain dia ke rumahnya sinta ?? "
"katanya ibu sinta meminta raihan untuk datang ke rumahnya sambil makan siang bareng "
"terus kamu kasih izin ?! "
"iya mah..."
"aduh... rani ?! kenapa kamu izinin raihan untuk makan siang di rumahnya sinta ?! "
"memangnya kenapa mah ?? "
"kamu tau kan....sinta itu bukan orang kaya seperti kita ! dia itu orang miskin pasti mamahnya itu beli bahan makanan nya di pasar ! udah tau belanja di pasar jorok becek lagi "
"ya Allah mah.....jangan ngomong seperti itu.. walaupun beliinnya di pasar aku yakin mamahnya sinta pasti mencucinya dengan baik "
"nanti kalau raihan sakit gimana ?! kamu mau tanggung jawab ?! mamah gk mau kalau raihan sampai sakit "
"seterah kamu lah..... pusing saya sama kamu ! seharusnya kamu merasa beruntung bisa di nikahi anak saya, sebenarnya saya gk sudi punya menantu dari kalangan bawah seperti kamu ! kalau bukan karena anak saya,saya juga gk akan ngasih restu buat kalian "oma marni berlalu pergi
"ya Allah....sabarkan hati hamba ini..."bu rani meneteskan air matanya
jujur hati bu rani sangat sedih bila mengungkit masa lalu,dimana oma marni sempat tidak merestui pernikahan antara bu rani dengan pak rudi.andai saja pak rudi tidak memohon kepada oma marni pasti pernikahan tersebut tidak akan pernah terjadi.
di rumah sinta
raihan sedang meminta izin untuk pamit
"om...tante...saya izin pulang ya, makasih banyak sudah mengundang saya untuk makan siang di sini "
"sama-sama nak raihan, lagian saya tidak keberatan jika nak raihan ingin makan di sini lagi tapi maaf ya makanan nya hanya lauk sederhana "
"gk apa-apa kok tante... malahan saya suka masakan tante,enak banget kaya masakan mamih saya "
__ADS_1
"hehehe....bisa aja kamu "
"yuk rai gua anterin balik ".
"iya...om, tante saya permisi Assalamu'alaikum "raihan menyalimi keduanya
"Wa'alaikumsalam... hati-hati ya sinta,jangan ngebut-ngebutan "
"iya mah....ayo rai naik "
raihan pun naik setelah itu berlalu pergi
"mamah seneng banget ngeliat sinta kaya gitu...ceria kalau deket sama raihan "
"papah juga mah...oh iya mamah merasakan sesuatu yang aneh gk ?? "
"merasakan apa ?? "
"papah melihat wajah raihan seperti melihat seseorang....wajah mereka benar-benar mirip "
"iya sih...mamah juga melihat wajah raihan kaya gk asing gitu "
"papah jadi penasaran dengan raihan "
"pah...nanti malam minggu kita datang ke rumahnya raihan ?? "
"papah sih ikut mamah aja,kalau mamah mau datang papah juga akan datang kalau enggak papah juga enggak "
"kita lihat nanti ya pah "
"iya mah...."
manteman 🤗 author cuma ingin memberitahu kan kalau gk semua orang kaya seperti oma marni ya banyak kok orang kaya baik.ini hanya imajinasi author aja 😅 ok 👍👍
__ADS_1