Creator

Creator
Pelatihan Dimulai


__ADS_3

“Dark Teritory? Jadi tempat itu tercipta 70 tahun yang lalu.” Meiga bergumam, sambil memikirkan bahwa mungkin saja hal ini ada kaitannya dengan Rose.


“Apa ada sesuatu yang mengganjal Ola?” Bagi Dvergr Meiga adalah anak yang misterius. Kemampuan individualnya juga masih belum sepenuhnya diketahui. Melihat raut wajahnya yang penasaran, Dvergr ingin sebesar mungkin memberikannya jawaban atas pertanyaannya.


“Apa mereka juga berkaitan dengan penyerangan para monster roh jahat di desaku waktu itu?” Itu benar, Dvergr hanya menjawabnya dengan singkat. Tapi tidak menjelaskan kenapa bisa ada desa didaerah yang sangat berbahaya seperti itu.


“Lalu tentang pertanyaan mengenai ras penyihir angin. Biar aku menceritakan sedikit tentang mereka.” Dvergr memulai ceritanya.


Sekitar 1 abad yang lalu, dibenua Norless terdapat 3 ras penyihir yang sama-sama kuat.


Mereka adalah penyihir es, angin, dan api. Namun para penyihir ini memiliki hubungan yang cukup rumit. Karena tidak ada yang bisa menentukan siapa sebenarnya yang paling kuat diantara mereka, mereka terus berperang hanya untuk sebuah jawaban yang sepele.


Perang tersebut terus terbawa pada turunan-turunan mereka, dan sampai pada akhirnya muncul pemenang diantara mereka. Itu adalah ras penyihir api. Mereka memiliki seorang gadis cantik sebagai pemimpin ras, namun sejatinya dia adalah manusia yang bisa mencapai ranah tertinggi umat manusia, yakni seorang Saint.


Saat itu perdamaian antar 3 ras penyihir terbentuk. Namun, itu hanyalah sebuah perdamaian yang singkat. Sekitar 70 tahun yang lalu, hampir bersamaan dengan munculnya lubang hitam dibenua Norweg. Para penyihir api melakukan hal paling tabu bagi manusia, yaitu ritual pemanggilan iblis.


Entah apa tujuan mereka sebenarnya tidak pernah ada yang mengetahuinya. Saat itu 2 ras penyihir yang menentang tindakan mereka mulai menyerang para penyihir api dan melakukan pembantaian secara sepihak.


Waktu itu, pemimpin ras dan para tetua penyihir api juga sedang melakukan ritual pemanggilan. Sedangkan hasil perang melawan 2 ras penyihir tanpa adanya para tetua sudah terlihat sejak awal. Akibatnya para ras penyihir api punah sampai disitu.


Dan seperti yang diketahui dalam sejarah kerajaan Meeden, berhasilnya pemanggilan tersebut membuat kekacauan besar. Para ras penyihir kehilangan reputasinya dan hampir punah. Mereka akhirnya mengasingkan diri mereka dari dunia luar, dan mulai mengisolasi diri di hutan-hutan terlarang.


Itu merupakan salah satu sejarah berdirinya kerajaan yang dibuat sendiri oleh para pahlawan perang kerajaan ini.


“Berarti peran para penyihir dalam insiden tersebut juga sangat besar? Tapi kenapa kerajaan menganggap keberadaan mereka sebagai ancaman?”

__ADS_1


“Sepertinya, karena takut pada masa itu. Jika seorang dewa tidak datang, pasti umat manusia tidak lagi memiliki harapan.” Kerajaan Meeden adalah kerajaan yang besar dan makmur. Namun masa berdirinya masih belum selama kerajaan-kerajaan lain seperti di kekaisaran timur.


Mendengar jawaban Dvergr, Orin juga mulai angkat bicara. “Seperti yang dikatakan pak Dvergr, mungkin itulah alasannya. Namun masih ada alasan lain yang membuat mereka mengisolasi diri di hutan terlarang.”


“Jadi maksudmu itu hanyalah sebuah alasan?” Dvergr awalnya merasa bahwa itu memanglah kebenarannya, namun sesuatu yang sangat lain menentang argumennya.


Orin mengangguk melihat reaksi Dvergr. “Kakekku adalah seorang tetua di ras kami. Beliau pernah berkata padaku, bahwa mereka mengisolasi diri bukan karena ditakuti. Tapi karena takut.”


Waktu itu, pemimpin ras penyihir api telah mendapatkan kesadarannya kembali setelah ritual. Insiden yang begitu besar telah terjadi, namun dia sama sekali tidak berbuat apa-apa. Dia pun pergi menemui para penyihir angin dan es ke pemukiman mereka.


Para penyihir awalnya sangat ingin menghukumnya, namun kakek Orin melarang. Dia memberikan kesempatan bagi pemimpin ras penyihir api untuk memberikan penjelasan. Diapun memberi tahu alasan dibalik tindakan mereka.


Waktu itu, sebuah makhluk spiritual yang sangat mengerikan muncul ke dunia fisik. Jika dia tidak dihentikan maka kelak akan menjadi sebuah malapetaka yang menuntun dunia ini pada kehancuran mutlak. Karena itu, demi membuat makhluk tersebut gagal mendapatkan tubuh fisik yang sempurna, diapun mencari lawan yang sepadan bagi makhluk tersebut.


Para penyihir api juga setuju bahwa pengorbanan sebesar apapun yang mereka lakukan, jika itu bisa melindungi dunia ini, maka mereka akan melakukannya. Namun pada akhirnya iblis tersebut juga dikalahkan, dan makhluk itu berhasil mendapat tubuh fisik yang sempurna.


Setelah itu terjadi, para pahlawan mendirikan kerajaan Meeden dan meminta ras penyihir untuk bergabung dengan mereka. Namun para penyihir menolak ajakan itu. Para pahlawan mengancam mereka untuk entah dari tanah mereka, jika tidak maka peperangan akan terulang lagi dan lagi. Saat itulah para penyihir mengalah dan mengasingkan diri dari dunia.


“Kurasa masih terlalu banyak misteri yang belum terpecahkan didunia ini. Walaupun aku sudah hidup begitu lama tetap saja masih banyak yang tak kuketahui di dunia ini.”


Itu benar, Dvergr adalah bagian dari ras yang berumur panjang. Bahkan dia telah mencapai tingkat great sage yang berarti masa hidupnya akan bertambah. Namun tetap saja berapa lama kehidupan berlangsung, kebenaran sejati tidak akan pernah menampakkan dirinya.


“Pak Dvergr, membahas tentang misteri, mengingatkanku pada sebuah pertanyaan. Tadi saat saya menyebut bahwa marga saya adalah Naifola, kelihatannya anda mengetahui sesuatu tentang itu.”


“Ya, para ras berumur panjang pasti mengetahui tentang itu. Namun dirimu yang sekarang masih terlalu dini untuk tahu. Setidaknya kau harus mencapai level komandan ksatria, untuk mencari tahu kebenarannya.”

__ADS_1


“Apa memang seberbahaya itu?” Dvergr mengangkat tangannya untuk menghentikan pertanyaan Meiga. Bagi semua ras berumur panjang, klan Naifola hanyalah sebuah kenangan di masa lalu.


“Ngomong-ngomong kalian masih belum memberi tahu role dan kekuatan kalian. Kurasa sebelum mulai untuk pelatihan, kalian harus tahu satu sama lain dengan baik.” Ah, itu ada benarnya juga, itulah yang sedang dipikirkan mereka bertiga.


“Kalau begitu mari kita mulai. Yang ingin terlebih dahulu untuk-.” Zenin mencalonkan dirinya. Itu bukanlah hal yang biasa bagi Orin dan Meiga. Mungkin Zenin juga sudah mulai terbiasa dengan mereka sehingga rasa malunya yang biasanya jadi teratasi.


Zenin meletakkan tangannya diatas bola kristal untuk memperlihatkan elemen, jumlah mana, dan kekuatan spiritualnya. Elemennya adalah air, jumlah mananya cukup besar untuk menyaingi seorang ksatria, begitupun dengan dengan kekuatan spiritualnya.


“Kira-kira segini untuk kemampuan individualku. Untuk role, aku adalah tipe pendukung. Beberapa skill penyembuhan, perlindungan, dan serangan juga kukuasai dengan cukup baik. Kuharap kita bisa bekerja sama dengan baik.” Tidak perlu dikatakan lagi, Zenin memang cukup kuat untuk bersaing dengan murid-murid kelas khusus.


Selanjutnya adalah Orin, elemennya adalah angin. Jumlah mananya berada sedikit diatas Zenin, namun untuk kekuatan spiritual Zenin lebih unggul. “Seperti yang terlihat, elemenku adalah angin. Keahlianku adalah serangan area besar, namun aku juga memiliki mode bertarung sendiri dalam pertarungan jarak dekat. Untuk role, aku belum pernah memilihnya. Selanjutnya kau Ola.”


Ola meletakkan tangannya diatas bola kristal. Dan seperti yang terlihat elemennya adalah petir, jumlah mana sama seperti Orin, dan untuk kekuatan spiritual dia satu tingkat dibawah Zenin.


“Sama seperti Orin, aku juga belum pernah memilih sebuah role. Namun aku cukup ahli dalam ilmu berpedang. Lalu untuk skill, kurasa skillku tidak terlalu berguna untuk duel, jadi mohon kerja sama kalian.”


Itulah yang ditunjukkan oleh Meiga, namun kemampuan individualnya yang sesungguhnya telah disegel sejak lama untuk melindungi dirinya. Walaupun performanya saat ini sudah cukup baik, namun untuk bertarung dengan kekuatan penuh melawan orang-orang seperti Kouta atau Luna tentunya hanya merugikan dirinya sendiri. Karena itu, dia hanya bisa mengandalkan kedua rekannya saat ini dan berkembang bersama mereka.


“Hmm, performa individual kalian lumayan bagus. Itu mungkin cukup untuk melawan para anggota kelas khusus dalam pertarungan tim. Tapi sebelum itu kalian harus menciptakan sebuah formasi pertarungan untuk menutupi kekurangan satu sama lain.


Saat itu mereka pun mulai mendiskusikan formasinya. Itu berfokus kepada Zenin sebagai pusatnya. Dia bertugas sebagai pengatur dalam pertarungan, dan memberi dukungan kedua temannya dari belakang.


Orin sebagai petarung garis depan. Dengan kekuatan penghancurnya yang luar biasa, serta sebuah pertahanan yang cukup baik itu sangat memungkinkan baginya untuk menjadi kekuatan utama bagi tim.


Lalu Ola, dia sebagai penyerang samping, bisa mengandalkan percepatan dari elemennya. Selain itu dengan unique skillnya material creation, dia bisa membuat beberapa jebakan dan membuat fokus musuh terbagi.

__ADS_1


“Kalian sudah memikirkannya dengan baik? Kalau begitu, untuk menguji kekompakan kalian, aku akan menjadi lawan untuk uji coba formasi kalian.” Dvergr mengajak mereka bertiga turun ke lembah, untuk melakukan pelatihan pertama mereka.


__ADS_2