
“Kenapa, seorang ras iblis bisa berada ditempat ini?” Gumam Reunard yang tidak dapat menerima kenyataan. Itu wajar, karena dalam setiap pengetahuan umum, para iblis dikatakan hanya bersemayam di ujung bumi bagian barat. Walaupun mereka adalah makhluk spiritual yang bisa pergi kemanapun, tapi mereka tidak akan pernah meninggalkan dunia barat. Jika mereka sampai dijumpai ditempat yang jauh dari dunia barat, itu berarti sedang ada hal yang tidak beres dalam tatanan dunia ini.
Ryuu dan Reunard memang tidak tahu sampai sejauh itu, tapi keduanya telah merasakan kejanggalan dalam peristiwa tersebut. “Bergeraklah.., bergeraklah tubuhku!” Ryuu mencoba berteriak agar dapat menggerakkan tubuhnya, tapi bahkan suaranya saja tidak dapat dikeluarkan olehnya. “Suaraku tidak keluar?” Keringat dinginpun mulai terus bercucuran karena rasa takut yang telah menyelimuti diri Ryuu. Begitu juga dengan Reunard, dia sangat ingin melarikan diri dari sana, tapi dia merasa bahwa nyawanya akan segera hilang kalau dia bergerak dari sana.
Didepan Ryuu dan Reunard yang sedang ketakutan, Archdemon itu mulai melirik kearah mereka. “Manusia ya? Kurasa kalian akan menjadi santapan yang sangat bagus untuk proses kebangkitanku.” Ucap Archdemon itu sambil menjilati jari-jarinya. Namun Ryuu dan Reunard tidak tahu bagaimana mereka harus menanggapinya, jadi mereka hanya berdiam diri dihadapannya.
“Eh.., kalian dari tadi hanya diam saja, jangan-jangan kalian begitu takut padaku?” tanya Archdemon itu dengan tawa kecil diwajahnya.
“Iblis ini, apa yang sebenarnya dia bicarakan?” Hal itupun memunculkan rasa penasaran pada Ryuu dan Reunard akan maksud dari perkataannya. Reunard pun memberanikan dirinya untuk bertanya pada Archdemon tersebut. “Hentikan!” Tapi saat Reunard hendak menggerakkan mulutnya, sebuah suara melarangnya. “Hentikan niatmu itu Reunard, jika kau melakukannya kalian semua pasti akan langsung terbunuh.” Itu tidak lain adalah Vy, yang sedang berbicara dengan mereka lewat telepati.
“Vy, lalu apa yang harus kita lakukan?”
“Kalian harus bisa melarikan diri secepatnya dari tempat ini, biar aku mengulur waktu untuk kalian. Lalu sebisa mungkin carilah bantuan yang kuat dari kerajaan atau manapun itu, laporannya adalah kemunculan Archdemon!”
“Hoi kau serius dengan hal ini Vy? Kau barusan menyebutnya Archdemon kan? Itu bukan sebuah hal yang dapat dilawan seorang diri loh!”
“Reunard, dalam hal ini memangnya apa yang dapat kau lakukan untuk membantuku?”
Jawabannya adalah tidak ada, karena itulah Vy ingin melawannya seorang diri agar tidak ada yang membebani dirinya.
“Jika kalian sudah mengerti, maka segera pergi secepat yang kalian bisa setelah aku mengeluarkan gerakan pertamaku!”
Saat Archdemon itu hendak mendekati mereka, sebuah kobaran api dikeluarkan Vy hingga memenuhi ruangan tersebut. Dengan cepat, Reunard dan Ryuu pun langsung berlari meninggalkan tempat kejadian untuk mencari bantuan. Archdemon itu mulai heran karena ada seseorang yang berani melawannya secara terang-terangan, bahkan mencoba meloloskan seekor mangsa yang telah diincarnya.
“Kulihat kau cukup berani untuk menentang diriku.” Ucap Archdemon tersebut.
“Hahaha, kau terlalu menyanjung, bahkan aku selalu takut terhadap para ras iblis.” Jawab Vy mencoba untuk menghilangkan ketertarikan Archdemon tersebut. Tapi usaha itu tidak berhasil untuk diterapkan pada Archdemon satu ini. “Aku memiliki sebuah pertanyaan, apa kau bersedia menjawabnya?” Vy mencoba mengulur waktu dengan membuka pembicaraan dengan Archdemon tersebut.
“Sepertinya menarik, silahkan kalau begitu! Tapi kau harus memenuhi syaratku.”
“Syarat apa itu?”
“Kau harus berjanji padaku untuk memberikanku sebuah hiburan setelah aku menjawab semua pertanyaanmu. Bagaimana, sebuah tawaran yang bagus kan?”
Sepertinya aku sama sekali tidak bisa menghindari pertarungan untuk kali ini. Selain itu, master juga masih belum sadarkan diri. Jika aku menggunakan tubuh ini untuk bertarung dengan keras, aku khawatir itu akan berdampak pada tubuh master. Tapi jika aku tidak mendapatkan jawaban untuk pertanyaanku, maka perbedaan kekuatan tidak akan kuketahui.
Setelah mempertimbangkan beberapa kemungkinan, Vy pun membulatkan tekadnya untuk menghadapi Archdemon tersebut. “Tidak masalah, asalkan kau akan menjawab semua pertanyaanku.”
“Kalau begitu kita sepakat!”
“Dilihat dari penampilanmu, kau sepertinya telah mendapatkan sebuah tubuh dan konsumsi jiwa yang cukup. Tapi kenapa kekuatanmu hanya sampai sebatas itu?”
“Sampai sebatas itu, jangan bilang kau dapat melihat batas dari kekuatanku saat ini?”
“Jika aku mengatakan bahwa aku mengetahuinya, kau akan bagaimana?” Vy sama sekali tidak mengetahui hal tersebut, jadi semua ini hanyalah siasatnya untuk mencari tahu sampai sejauh mana kekuatan lawannya tersebut.
“Menarik sekali! Kalau begitu akan kuberitahu dirimu, aku memanglah seorang Archdemon yang telah memiliki tubuh fisik, namun diriku belum pernah diberi nama oleh seseorang. Karena itu, kekuatanku masih terbatas hingga tingkat ini.” Pertanyaan yang diajukan oleh Vy semakin membuat Archdemon itu tertarik kepadanya. Dia bahkan membiarkan Vy untuk mengajukan pertanyaan selanjutnya.
“Pertanyaan selanjutnya, kenapa kau bisa berada dikota pembantaian, apa ada sesuatu yang sangat penting sehingga membuat kalian para iblis untuk jauh-jauh datang kemari?”
“Itu benar, kami sedang mempersiapkan sejumlah besar pasukan untuk melawan para dewa!”
“Para dewa katamu? Apa kalian ingin mengacaukan tatanan dunia ini?”
__ADS_1
“Mengacaukan? Kurasa kau sedikit salah paham. Beberapa waktu kedepan, para dewalah yang akan mulai mengacaukan tatanan dunia ini, jika kami para makhluk kuat tidak ingin itu terjadi, maka dengan cara apapun kami harus membunuh para dewa!”
“Kalau kalian gagal, apa menurutmu yang akan terjadi pada dunia ini?” Vy mencoba mencari tahu akan dampak terburuk yang telah diperkirakan oleh para iblis.
“Raja iblis Azazil mengatakan pada kami sebelum kematiannya, 'mungkin hasil dari itu adalah akhir dari dunia ini.' Karena itu, kami para iblis akan berusaha sebagaimana mestinya untuk membunuh para dewa.”
“Raja iblis Azazil ya.., kurasa ini benar-benar sebuah kabar buruk bagi dunia. Lalu, bagaimana tindakan kalian terhadap para manusia yang berada dipihak para dewa?”
“Habisi semua yang menghalangi, hanya itu yang bisa dikatakan.”
“Apa kau saat ini sudah memiliki kemampuan untuk itu?”
“Hahaha, tidak masalah jika aku tidak bisa. Didunia Barat ada 10 jenderal iblis bayangan maupun asli yang berada dibawah kepemimpinan raja iblis, dengan kekuatan mereka, jika hanya manusia maka itu hanyalah hal yang sepele!” Jawab Archdemon tersebut dengan percaya diri.
Namun itu memanglah benar, bahkan seorang Archdemon sepertinya saja sudah menjadi sebuah ancaman besar bagi sebuah kerajaan. Apalagi dibawah raja iblis ada 20 kursi jenderal yang kekuatannya telah sempurna, itu membuat manusia mustahil bisa melawan mereka.
“Lalu, bagaimana dengan para monster roh yang ada di dark teritory?”
“Kudengar manusia telah mulai memerangi para monster itu. Kurasa itu akan membuat kami menjadi lebih mudah untuk menerobos barisan yang diciptakan oleh para dewa.”
“Jadi memang seperti itu, lalu apa yang akan kau coba lakukan setelah menjawab semua pertanyaanku?”
“Sudah kukatakan sebelumnya kan? Kau harus menghibur diriku, contohnya seperti bertarung denganku atau bertarung denganku.”
“Pada akhirnya kau hanya haus akan pertarungan bukan? Kalau begitu aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menyenangkan dirimu!”
“Itulah yang kunantikan!” Dengan ini merekapun mulai menyerang satu sama lain.
**
“Kalian semua, dengarkan aku! Kumpulkan semua orang kuat yang ada dikota ini, lalu para pegawai Serikat kalian mintakan bala bantuan dari kerajaan.” Dengan sangat tergesa-gesa Reunard memberikan pengumuman itu didalam Serikat.
“Reunard, memangnya apa yang sedang terjadi?” semua orang disana tengah kebingungan. Beberapa anggota Reunard memang telah kembali dengan membawa para rombongan tuan putri yang menghilang, tapi Reunard dan Ryuu baru datang setelahnya. Itu pasti menandakan sesuatu yang benar-benar gawat sedang terjadi.
“Salah satu rekan kami masih mengulur waktu dikota pembantaian. Dia meminta kami untuk melaporkan sesuatu yang sangat gawat untuk kerajaan. Isi laporannya adalah kemunculan Archdemon di tanah tersebut!”
Seketika ruangan dalam Serikat itu menjadi hening, bahkan raut wajah orang-orang yang ada disana langsung menjadi sangat pucat. “Oi, ini cuma candaan kan?” beberapa orang berharap kalau itu hanyalah bualan Reunard. Tapi Reunard dan Ryuu sedang benar-benar berusaha meyakinkan mereka. Menerima kenyataan itu, banyak dari mereka yang mulai putus asa.
Namun ada juga sebagian orang yang langsung menanggapinya dengan cepat. Mereka langsung menyusun rencana untuk pencegahan dan melaporkan berita ini ke istana pusat kerajaan.
**
Ini adalah berita terburuk dalam sejarah kerajaan Glorius, jika seorang Archdemon benar-benar telah muncul disana, maka kerajaan tidak akan dapat melakukan perlawanan sama sekali. “Lalu, apa langkah yang akan kita ambil untuk menangani situasi ini yang mulia?” salah seorang panglima kerajaan bertanya pada rajanya.
Sang raja mencoba untuk tetap tenang saat mendengar kabar tersebut, tapi dia tetap tidak dapat menemukan jalan keluar untuk menghadapi masalah ini. “Kumpulkan semua menteri, kita akan membahas ini lebih lanjut dalam rapat!” para pelayan yang ada dalam ruangan itu dengan cepat langsung melaksanakan perintah sang raja.
“Seperti yang kalian ketahui, pembahasan dalam rapat ini adalah tentang kemunculan iblis legendaris yang telah dikonfirmasi oleh para petualang setelah berhasil menyelamatkan tuan putri. Ini merupakan sebuah kabar yang sangat buruk. Oleh karena itu, untuk menemukan jalan keluar terbaik dalam masalah ini, kuharap kalian bisa menyuarakan pendapat kalian!” salah seorang petinggi kerajaan membuka rapat tersebut.
Ras iblis adalah salah satu ras terkuat yang ada didunia ini, mereka juga terkenal sangat mencintai peperangan. Hasilnya kekuatan individual mereka telah berada dilevel yang benar-benar berbeda dengan manusia, terutama mereka yang telah hidup begitu lama. Seperti seorang Archdemon yang muncul pada kasus kali ini, satu individu tersebut bahkan dapat dikatakan bisa menghancurkan sebuah kerajaan seorang diri. Pantas semua petualang maupun petinggi kerajaan langsung panik saat mendengarnya.
Meski begitu, bukan berarti manusia tidak dapat mengalahkan mereka. Pernah tertulis disebuah catatan kuno bahwa manusia dapat melampaui mereka setelah berada pada ranah tertentu, contohnya adalah seorang pahlawan sejati dan wanita suci. Mereka merupakan sosok manusia yang telah melampaui akal sehat. Namun dalam keadaan saat ini, kerajaan Glorius sama sekali tidak memiliki semua itu.
“Lantas, bagaimana kita akan mendapatkan kekuatan setingkat itu?” salah seorang menteri meminta kejelasan.
__ADS_1
“Kita mungkin tidak memilikinya, tapi kerajaan tetangga kita memiliki keduanya.”
“Keduanya, kerajaan mana itu?”
“Meeden, itu benar kan?
“Iya, jika kita menawarkan sesuatu yang menarik, mereka pasti akan melakukannya dengan senang hati, seperti itulah mereka selama ini bukan?”
Itu memang benar, dalam segi keuangan Glorius memang sangatlah kaya. Disisi lain, Meeden sebagai sekutunya seringkali memberikan bantuan berupa kekuatan jika mereka sedang dalam kesusahan. Meskipun belakangan ini mereka sudah tidak pernah melakukannya, salah seorang menteri disana tetap yakin akan hal tersebut. Selain itu, raja kerajaan Meeden adalah orang yang memiliki sifat agak aneh, terkadang dia mau melakukan sebuah hal yang begitu beresiko hanya untuk sesuatu yang tidak begitu penting.
Dengan kesepakatan itu, para menteri mencoba untuk menghubungi kerajaan Meeden untuk mendapatkan bala bantuan.
**
Dengan kemajuan teknologi dari kerajaan Glorius, pesan itu sampai dengan cepat di kerajaan Meeden. Saat itu terlihat jelas seorang prajurit sedang membacakan isi pesan tersebut didepan sang raja.
“Archdemon ya? Temui kepala Balai pertahanan dan perintahkan dia untuk menyuruh Kouta kembali ke kerajaan. Untuk sekarang kirimkan beberapa pasukan elite yang telah mencapai ranah sage untuk membantu kerajaan Glorius.” Tanpa pikir panjang sang raja langsung mengeluarkan perintah untuk membantu kerajaan Glorius.
“Yang mulia, bukankah cukup beresiko jika harus berhadapan dengan seorang Archdemon?”
“Tidak masalah, Glorius juga termasuk bagian dari kekuatan kerajaan Meeden. Aku akan tetap mempertahankan keberadaan kerajaan itu sampai mereka benar-benar sudah tidak lagi dapat digunakan. Tapi tentunya aku selalu menjaga barangku dengan baik, jadi kalian para menteri tidak perlu khawatir!”
Setelah perintah dikeluarkan langsung oleh sang raja, sekitar 100 pasukan elit beranah sage langsung berangkat ke titik tujuan menggunakan lingkaran sihir teleportasi.
**
Peristiwa kembali ketempat tersebut, sebuah tempat yang telah hancur berantakan dengan kebakaran yang terjadi dimana-mana. Itu adalah tempat terjadinya pertarungan antara Vy dan Archdemon yang tidak lain berada di kota pembantaian. Disana walaupun terlihat sangat kesulitan, Vy masih bisa bertahan dalam pertarungan itu, meski kebanyakan juga gara-gara Archdemon itu yang masih menahan diri. Tapi itu terbilang cukup baik bagi Vy yang merupakan makhluk yang tidak sempurna. Hanya sebuah inti monster roh, seharusnya tidak dapat melakukan banyak hal untuk melawan seorang Archdemon.
Tapi mungkin juga karena Vy merupakan inti dari monster roh tingkat mitos, yang bisa dikatakan kekuatannya adalah salah satu hal yang mendominasi dunia ini jika dalam keadaan yang sempurna. Jika tidak, mungkin dia sudah harus berakhir bersama dengan tuannya saat itu juga.
“Bagaimana, apa kekuatanmu hanya sebatas ini? Kau telah berjanji akan melakukan yang terbaik untuk menghiburku loh, seharusnya kekuatanmu tidak hanya sampai disini.”
Pernyataan itu tidak sepenuhnya salah, tapi bukannya Vy sedang menahan diri melainkan ada sesuatu yang harus dia lindungi sehingga ia tidak dapat bertindak sesuka hati.
Meski dia bilang begitu.., aku sendiri awalnya juga mencoba mengerahkan seluruh kemampuanku, tapi aku tidak tahu itu akan berefek pada tubuh master atau tidak, karena itulah aku hanya dapat bertahan sampai saat ini. Karena itu Master, cepatlah bangun, jika kau pingsan terlalu lama takutnya kejadian diluar dugaan akan mendatangi kita.
“Mau bagaimana lagi, lagipula aku tidak dapat dibandingkan dengan seorang Archdemon sepertimu kan? Seandainya kau tidak menahan diri, mungkin aku juga sudah selesai dari tadi.”
“Aku menahan diri karena aku tahu kalau kau masih belum mengeluarkan kekuatan sejatimu. Akan membosankan jika harus mengalahkan lawan yang bahkan belum sempat serius dalam pertarungan!”
“Sudah kuduga ras iblis hanya berisi para maniak tempur. Kalau begitu aku akan mencoba untuk serius melawanmu kali ini.” Sebuah api yang membara mulai menyelimuti tubuh Vy. Dalam pertarungan itu kekuatannya sebagai inti telah dipancing untuk berkembang hingga membuka gerbang pertama. “Ah, jadi ini yang dia maksud.” Batin Vy yang baru mengerti pernyataan iblis itu sebelumnya.
“Jadi kau sudah mengetahuinya dari awal kalau aku bukanlah manusia?”
“Kukuku.., seorang manusia tidaklah bisa memiliki partikel seperti itu, setiap serangan yang kau keluarkan merupakan lawan alami dariku. Dengan kata lain jika kau bukan sebuah roh berarti kau adalah seekor monster roh, karena tidak ada lawan alami yang lain untuk kami para iblis selain makhluk sejenismu.”
Itu benar, ada tiga kekuatan yang berlawanan didunia ini. Roh lebih kuat dari Iblis, lalu Iblis lebih kuat dari Malaikat, dan yang terakhir Malaikat lebih kuat dari Roh. Melihat tiga hal tersebut, wajar kalau iblis itu menyadari kebenaran Vy dengan mudah.
“Jadi begitu ya. Kalau begitu aku akan melawanmu dengan segenap kemampuanku kali ini, Fist Fire!”
Anti Magic Area, Twin Slash...!!
Saat Vy mulai serius menghadapi sang iblis, seseorang datang mengganggu pertarungan mereka. Dengan jubah putih yang dipakainya, lalu dua pedang suci ditangannya, itu adalah perwujudan dari keadilan manusia.
__ADS_1
“Dua makhluk spiritual, sedang apa kalian bertarung ditempat seperti ini?” Sang pahlawan terpilih, Kouta Zizalu baru saja tiba dilokasi pertarungan.