
Ditengah malam bulan purnama. Dilantai 3 sebuah gedung yang sangat megah, berdiri sebuah sosok yang sangat menawan. Rambut pirang yang panjang, mata sebiru lautan, kulit putih yang amat halus karena cahaya rembulan, itu adalah kecantikan yang sangat misterius.
“Mungkin ini agak tidak sopan, tapi benarkah tuan Ola adalah seorang pria?”
“Hmm, menurutmu bagaimana?” Meiga mencoba menggoda pelayan itu dengan bertanya sambil mengusap pipi si pelayan dengan lembut.
Wajahnya memerah, jantungnya berdebar kencang, si pelayan itu tersipu malu hanya karena pertanyaan sepele tersebut.
“Ah, tidak perlu malu seperti itu. Ngomong-ngomong namamu siapa?”
“Oh iya, perkenalkan aku Sherly. Sekretaris pribadi tuan Roni sekaligus kepala staff di restoran ini.”
“Sherly, apa kau sudah lama tinggal di ibukota?”
“Anda benar, sudah lama saya tinggal di ibukota.
Sejak tuan Roni menerima saya sebagai pegawainya mungkin sudah ada 17 tahun.”
“Lama juga ya. Hei sherly, apa kau bisa membantuku? Aku ingin tinggal di ibukota, tapi tidak memiliki pengalaman, selain itu aku juga tidak memiliki uang sama sekali. Bagaimana?”
“hohoho, untuk itu kenapa anda tidak bergabung ke guild petualang saja untuk mencari uang?” Pak Roni tiba-tiba bergabung dalam pembicaraan mereka.
“Petualang, aku? Hah, tidak mungkin, aku tidak akan cocok untuk itu pak Roni.”
“Ngomong-ngomong berapa usia tuan Ola saat ini?” Tanya Sherly yang ikut memikirkan solusi.
“Untuk usiaku sekarang, aku masih 14 tahun.”
“Kalau begitu bagaimana dengan akademi?”
“Akademi? Aku pernah mendengarnya. Tapi bukankah akademi hanya untuk anak-anak kecil?”
“Itu mungkin kurang tepat. Untuk akademi mereka dibagi menjadi beberapa tingkatan.”
Sherly menjelaskan tentang akademi kepada Meiga, singkatnya begini. Akademi memiliki 3 tingkatan. Tingkat dasar, tingkat menengah, dan tingkat atas. Tingkat dasar digunakan untuk anak-anak usia 8 – 11 tahun, untuk tingkat menengah 11 – 14 tahun, lalu untuk tingkat atas 14 – 17 tahun.
Keluarga kerajaan sengaja membuat akademi menjadi gratis untuk menemukan tunas muda yang berbakat untuk memperkuat kerajaan Meeden ini. Jadi kebutuhan hidup para murid akademi akan terpenuhi tanpa harus mengeluarkan biaya sama sekali.
Tidak hanya itu, mereka yang bisa masuk ke kelas unggulan, atau mereka yang bisa mendapat sebuah pencapaian akan mendapatkan hadiah langsung dari keluarga kerajaan.
“Hee, apa keluarga kerajaan memang sebaik itu?”
“Hohoho, saya ingatkan, anda sebaiknya tidak menyinggung tentang keluarga kerajaan saat ada diluar sana tuan Ola. Itu bisa saja menimbulkan masalah besar menimpa anda.”
“Cchh, sudah kuduga mereka pasti tidak sebaik itu.”
__ADS_1
“Tapi, mungkin dalam berbagai pasukan militer kerajaan, hanya para ksatria suci yang tidak akan mempedulikan hal itu.” Sherly mengutarakan pendapatnya untuk menanggapi pendapat pak Roni.
“Tentunya mereka adalah pengecualian. Selain itu jika dibilang mereka setia pada kerajaan itu mungkin kurang tepat. Lagipula yang mereka percayai hanyalah kehendak dewa bukan?”
“Itu benar, mereka disebut ksatria suci karena asal tentara mereka berasal dari kuil pemuja.”
“Apa itu kuil pemuja Sherly?” tanya Meiga yang tidak mengetahui hal tersebut.
Sherly menceritakan tentang kuil pemuja. Itu adalah tempat berkumpul para pemuka agama sebelum kerajaan ini terbentuk menjadi sebesar saat ini.
Dulu di benua Norless ini ada berbagai macam suku dan sekte. Suatu ketika, salah satu dari golongan tersebut melakukan suatu hal yang sangat tabu untuk manusia, itu adalah ritual pemanggilan iblis. Dengan menyiapkan tumbal untuk menjadi bayaran bagi sang iblis, ratusan penyihir bekerja sama untuk melakukan ritual tersebut.
Memang saat itu percobaan para penyihir tersebut telah berhasil. Namun apa yang terjadi adalah jauh diluar perkiraan mereka. Iblis yang telah terpanggil harusnya patuh kepada sang tuan. Namun itu hanya berlaku untuk iblis-iblis dengan usia tertentu.
Sedangkan yang mereka panggil bukanlah salah satu dari kriteria iblis yang bisa patuh. Itu adalah iblis dengan usia yang sangat lama, bahkan mungkin dia sudah hidup selama ratusan tahun.
Dan mulai detik itu juga, iblis tersebut mulai mengamuk dan menghancurkan segala yang ditemuinya. Mungkin ada jutaan jiwa yang telah dia bunuh pada waktu itu. Saat itulah berbagai suku dan sekte menyatukan kekuatan untuk melawan sang iblis, dan dalam pasukan tersebut juga termasuk para pemuja kuil sebagai anggotanya.
Perlawanan sia-sia yang menimbulkan begitu banyak korban. Hanya itu yang bisa dikatakan setiap orang. Namun ditengah keputus asaan mereka muncullah sebuah sosok yang sangat berwisata datang untuk menolong mereka. Dengan kekuatan yang luar biasa, dia berhasil mengalahkan iblis tersebut dan menyegelnya jauh di barat.
Pada peristiwa tersebut sosok tersebut mengaku bahwa dia adalah seorang dewa yang merupakan sosok tuhan didunia ini, dan pasti akan menyelamatkan umat manusia saat dalam kondisi terburuknya. Saat itu penduduk benua Norless yang terlibat dalam peristiwa sepakat untuk mendirikan sebuah persatuan yang pada akhirnya menciptakan kerajaan Meeden.
Para manusia menyebutnya Edle Seele yang berarti jiwa yang mulia, dan mulai menjadikannya sosok tuhan.
“Sherly, tidak kusangka kau sangat berpengetahuan ya?” Ungkap Meiga takjub kepada Sherly.
“Terima kasih atas sanjungan anda tuan Ola.”
“Tentu saja dia berpengetahuan, tidak ada dari seorang pegawaiku yang tidak berbakat. Lagipula aku juga merekrut orang, hanya dari penilaianku sendiri, tidak dari hal yang lain.” Pak Roni menyombongkan dirinya.
“Eh, kenapa jadi pak Roni yang sombong sekarang.”
“Cihh, jangan kaku seperti itulah tuan.” Rayu pak Roni sambil merangkul meiga dengan sebelah tangannya.
“Bagaimana tuan Ola, apa kau sudah memutuskan untuk tujuanmu berikutnya?”
“Kurasa aku akan pergi ke akademi saja Sherly, mendengar dari ceritamu barusan, kurasa ada hal yang harus kuketahui lebih lanjut. Lalu bagaimana aku bisa masuk ke akademi, aku bahkan tidak pernah memutuskan sebuah role dalam hidupku selama ini.”
“Itu bukan masalah besar, tapi bagaimana kalau kau mendaftar sebagai anakku? Dengan begitu aku masih bisa menjaga tuan, lalu jika tuan mendapat sebuah prestasi itu juga akan menguntungkan saya. Tawaran yang menarik bukan.”
“Bukan tawaran yang buruk, pak Roni sungguh seorang pebisnis handal yah.”
“Hohoho, tentu saja. Untuk semua persyaratan akan kupersiapkan besok, sekarang tuan bisa istirahat dengan puas di tempat ini. Sherly tunjukkan tuan ola jalan untuk ke kamarnya.”
“Dimengerti, silahkan ikuti saya tuan.” Perbincangan mereka berakhir dengan perginya mereka bertiga.
__ADS_1
Pagi telah tiba. Sherly menuju kamar Meiga untuk membangunkannya.
“Tuan Ola, sudah saatnya.”
“Saatnya apa?” Meiga yang masih mengantuk tidak tahu apa maksud perkataan Sherly.
“Hari ini anda akan masuk ke akademi bukan, jadi sekarang waktunya untuk mempersiapkan diri untuk berangkat.”
“Hahh! Ini terlalu mendadak bukan?”
“Tidak juga tuan. Hari ini adalah hari penerimaan siswa baru di akademi. Jadi anda juga akan bisa mendapatkan teman lebih awal disana. Bukankah itu hal yang baik? Apa Jangan-jangan anda tidak jadi memutuskan untuk pergi ke akademi?”
“Ah, bukan seperti itu Sherly. Aku akan bersiap-siap untuk berangkat.” Jawab Meiga yang segera bangun dari kasurnya.
“Entah kenapa aura Sherly barusan mirip sekali dengan kakak waktu sedang kesal padaku. Hahaha, mungkin hanya perasaanku. Semoga saja begitu.” Gumam Meiga yang agak merinding.
Setelah Meiga siap, pak Roni dam juga Sherly ikut berangkat menuju akademi bersama Meiga.
“Tuan Ola, karena kesepakatan kita tadi malam, di akademi anda harus menggunakan nama keluarga saya sebagai tanda pengenal. Jadi nama anda akan menjadi Ola Albert.”
“Albert ya? Walaupun agak aneh tapi tidak masalah. Jadi aku harus memanggil pak Roni dengan sebutan apa saat aku diakademi nanti?”
“Kau bisa memanggilku paman, lalu aku akan memanggilmu dengan namamu langsung. Dan juga untuk data diri, anda akan menjadi adik dari Sherly. Karena Sherly juga alumni dari akademi mungkin anda akan terkenal, jadi jangan lupa memanggilnya kakak jika di depan umum.”
“Kakak ya? Bukan hal yang buruk untukku memiliki seorang kakak. Selain itu aku baru dengar kalau Sherly adalah alumni dari akademi. Pantas kau begitu pandai.”
“Bagaimanapun juga Sherly adalah bagian dari kelas unggulan diangkatannya lo.”
“He, aku sama sekali tidak menyangka.”
“Walaupun aku dari kelas unggulan, tapi untuk kemampuan individual sejujurnya aku kalah jauh dari mereka, karena itu aku memutuskan untuk menjadi tangan kanan pak Roni daripada direkrut oleh militer bagian dari kerajaan.”
“Sudah sampai!”
Mereka bertiga turun dari kereta. Itu adalah tempat yang sangat ramai. Bangunan yang sangat besar dan kokoh berdiri dihadapan mereka, orang-orang juga berbondong-bondong untuk memasuki tempat itu. Ini adalah akademi Meeden.
Berbagai perwakilan militer kerajaan ada disana untuk menjaga ketertiban dan keamanan untuk acara tersebut.
“Tuan, kau harus ingat dengan semua yang kukatakan tadi. Lalu kalau bisa jangan bersikap seperti biasanya, jadilah agak dingin untuk menjaga wibawamu disini. Kalau tidak maka anda akan diremehkan oleh para bangsawan-bangsawan itu.”
“Tenang saja paman. Aku pasti akan melakukan yang terbaik, namun aku tidak akan pernah masuk ke kelas unggulan.”
“Hahaha, kalau untuk itu bukanlah sebuah masalah untukku. Ayo kita masuk.”
Mereka pun masuk ke akademi untuk menghadiri upacara penerimaan.
__ADS_1