Creator

Creator
Turnamen Dimulai


__ADS_3


Meeden, kerajaan yang makmur dengan wilayahnya yang amat luas. Dengan puluhan kota, sekte, guild, akademi, dan militer bagian yang tersusun rapi didalamnya, menjadikan Meeden terlihat menjadi kerajaan yang begitu kokoh. Tapi faktanya, itu hanyalah sebuah kerajaan yang berdiri belum sampai berabad-abad lamanya.


Melihat hal itu, kerajaan-kerajaan yang telah lama berdiri, merasakan sebuah ancaman tersendiri bagi mereka. Dilihat dari potensinya, menaklukkan beberapa kerajaan untuk memperluas wilayah kekuasaannya juga bukanlah hal yang mustahil bagi kerajaan Meeden. Karena itu, beberapa kerajaan besar mulai bekerja sama.


Mereka merekrut kerajaan kecil untuk menjadi sekutunya, dan menaklukkan kerajaan yang menolak bergabung dengan mereka. Masa-masa kejam mereka pada waktu itu membuat hampir seluruh kerajaan di benua Norless tunduk pada mereka. Dengan wilayah yang telah berkembang dengan begitu besar, akhirnya mereka sekarang dikenal dengan sebutan kekaisaran timur.


**


Berita akan diadakannya turnamen oleh kerajaan telah menyebar ke seluruh wilayah kerajaan Meeden. Saat ini, entah itu para petualang, ksatria, murid akademi yang berasal dari luar ibukota, telah berkumpul di ibukota kerajaan untuk mengikuti turnamen tersebut. Tentunya orang-orang ini memiliki kemampuannya masing-masing.


Dengan hadiah yang begitu menarik bagi mereka, tentunya tidak akan ada yang ingin kehilangan kesempatan ini. Walaupun mereka tidak mendapatkan juara dalam turnamen tersebut, mereka tetap akan mendapatkan sebuah promosi untuk berada di pertempuran garis depan. Entah itu dibarat atau ditimur, itu adalah sebuah kehormatan bagi mereka para maniak tempur.


“Selamat datang para peserta turnamen, terima kasih atas partisipasi kalian untuk acara resmi yang diadakan oleh kerajaan ini.” Seorang petinggi dewan menyambut kedatangan para peserta turnamen. Beliau juga memberikan sebuah penjelasan tentang aturan dan sistem yang ada dalam turnamen tersebut.


**


“Entah kenapa masing-masing dari mereka terlihat sangat kuat?” Iris bergumam saat mengamati para peserta turnamen dari kejauhan.


“Tentu saja mereka kuat Iris. Masing-masing dari mereka adalah kartu andalan dari tempat asal mereka, jadi kau tidak boleh meremehkan ataupun lengah saat berhadapan dengan mereka.” Seseorang menanggapi Iris yang sedang bergumam.


“Wakil komandan Lyn. Kenapa anda tiba-tiba ada disini?” Iris merasa heran, wakil komandan biasanya sangat jarang menampakkan dirinya kali ini tiba-tiba ada ditempat umum. “Tidak ada salahnya kan berada ditempat seperti ini?


Lagipula Raven sekarang juga sedang melakukan latihan khusus untuk Luna, jadi yang memegang perintah sekarang adalah aku."

__ADS_1


Lyn Albert, dia adalah seorang putri dari keluarga bangsawan Albert. Dalam susunan kekuatan ksatria suci kerajaan, dia berada diurutan kedua, tepat setelah Raven. Namun dalam kemampuan, dia adalah satu-satunya yang bisa dibilang setara dengan Raven. Namun tidak seperti Raven yang suka langsung turun tangan dalam menangani sesuatu, Lyn ini lebih suka untuk bergerak dibalik layar. Karena itulah dia jarang menampakkan dirinya, apalagi ditempat umum seperti ini.


“Wakil komandan Lyn, apa menurut anda saya akan bisa bersaing dengan orang-orang kuat seperti mereka? Dilihat darimanapun, kekuatan mereka saja setara dengan Luna, dan aku tidak pernah bisa mengalahkannya sekalipun.” Lyn pun mengusap pipi Iris dan berbicara untuk menenangkannya. “Jangan memasang wajah seperti itu Iris, itu akan merusak pesonamu.


“Jujur saja, memang dengan kemampuanmu yang sekarang akan sulit untuk mengalahkan mereka. Namun dengan bakat yang kau miliki, mengalahkan mereka bukanlah hal yang mustahil. Seperti aku yang menggantikan posisi Raven sementara, kau juga harus menggantikan posisi Luna sementara. Jadilah ace untuk ksatria suci dalam turnamen ini.”


“Tapi, apa hanya dengan mengandalkan bakat, aku benar-benar bisa mengalahkan mereka?” Iris masih bimbang dalam hal ini. Memang dia sangat berbakat, namun ada sesuatu yang sama sekali tidak bisa dilampaui hanya dengan sebuah bakat.


“Itu tergantung pada kemauanmu Iris. Jika kau benar-benar ingin mengalahkan mereka, maka kau pasti bisa. Aku juga akan melatihmu kalau kau mau.” Iris tercengang mendengarnya. Bisa dibilang ini merupakan keajaiban, atau mungkin anugerah baginya.


Lagipula ini membicarakan nona Lyn sang wakil komandan yang sangat tidak tertarik untuk berinteraksi dengan orang lain. Namun sekarang malah menawarkan kepada Iris untuk memberinya pelatihan. “Anda tidak sedang bercanda bukan, wakil komandan?”


“Hmm, kenapa aku harus bercanda. Memberikan pelatihan adalah hal biasa bukan? Lagipula, pasukan khusus kita juga berada dalam pelatihanku langsung. Atau mungkin, kau sudah terkena rumor yang aneh tentangku?” Lyn bertanya dengan nada curiga. Itu benar-benar membuat Iris merinding, nalurinya mengatakan bahwa orang ini benar-benar tidak boleh disinggung.


“B-bukan seperti itu wakil komandan. Hanya saja...baiklah aku akan mengikuti pelatihan anda.”


“Kalau begitu mohon bantuannya, wakil komandan.”


**


Disisi lain kerajaan yang fokus pada turnamen, Kouta nampak sedang berjuang keras menghadapi ujian dari tetua balai pertahanan. Demi membangkitkan benih pahlawan dalam dirinya, sebuah pelatihan yang sangat keras harus berhasil dia lalui. Belum lama ini dia juga telah mendapatkan roh angin suci tingkat tinggi, di hunian roh.


Dia harus menghadapi pertarungan sengit dengan para monster roh tingkat tinggi, bahkan dia harus berhasil memusnahkannya bersama dengan core nya. Itu memang hal yang sangat sulit, namun Kouta berhasil melakukannya dan alhasil dia mendapatkan kekuatan yang amat besar.


Dan mulai saat inilah tahapan ujian selanjutnya dari Kouta dimulai. Para tetua mulai membicarakan ujian Kouta sebelumnya, akhirnya mereka telah mendapatkan sebuah keputusan.

__ADS_1


“Kouta, untuk ujianmu selanjutnya. Demi membangkitkan benih pahlawan dalam dirimu, kau juga harus bisa menjadi seorang pemimpin. Lalu untuk pertarungan melawan manusia, saat inilah kau akan melakukannya.


“Ujianmu selanjutnya adalah memimpin pasukan untuk merebut wilayah timur kita yang telah dikuasai oleh kekaisaran Timur. Batas waktunya adalah satu setengah tahun. Jika kau berhasil, maka kau akan lanjut ke ujian tahap akhir, kau mengerti?” Para tetua menegaskan. Intinya, ujiannya saat ini mengacu pada sebuah perang.


“Saya mengerti, tetua. Saya akan berusaha mencapai yang terbaik.” Dengan kepercayaan diri yang tinggi, ditambah kekuatannya yang sedang melonjak saat ini, dia merasa bahwa ini tidak akan menjadi hal yang sulit baginya.


**


Namun yang menjalani sebuah pelatihan khusus saat ini bukanlah Kouta seorang. Disebuah dimensi khusus yang hanya bisa dibuka dengan formasi ksatria suci, Luna juga mendapatkan pelatihan khusus dari Raven. Ini adalah pelatihan untuk menjadikannya seorang wanita suci.


Sejak awal energi suci milik Luna sangatlah besar, lalu kemahirannya dalam belajar ilmu sihir juga sangat tinggi. Saat itulah Raven terpikirkan kalau Luna bisa menjadi seorang wanita suci.


Jika dia berhasil, maka itu akan menjadi salah satu aset tempur yang harus diperhitungkan oleh kekaisaran Timur. Karena seorang wanita suci bisa melakukan sihir penyembuhan dan pendukung yang luar biasa. Dan soal pertarungan jarak dekat, dia juga sangat hebat, jadi tidak perlu terlalu mengkhawatirkan keamanannya dalam perang.


“Untuk saat ini kau hanya perlu berfokus pada pelatihanmu. Untuk masalah diluar sana Lyn yang akan mengurusnya, untuk turnamen juga Iris pasti akan menanganinya menggantikanmu. Dalam kurun waktu satu setengah tahun kau harus berhasil mendapatkan kekuatan ini.” Itu bukanlah sebuah permintaan dari Raven melainkan sebuah perintah.


“Saya mengerti guru. Akan saya lakukan seperti yang anda perintahkan.” Sejak diselamatkan oleh Raven, nyawa Luna seakan-akan telah dipersembahkan kepadanya. Jadi apapun perintahnya dan seberbahaya apa itu, dia tetap akan melakukannya.


Raven juga menyadari hal itu. Walaupun sebelumnya dia masih memiliki obsesi untuk menemukan temannya yang menghilang tanpa jejak pada insiden 6 tahun lalu, namun saat dia bertemu dengan Ola perubahan dalam dirinya sangatlah besar. Mungkin dia menyadari bahwa apa yang dikatakan oleh Ola hanyalah sebuah kebohongan, karena itulah dia Luna memutuskan untuk tetap maju.


Pada akhirnya kaulah yang akan menciptakan perubahan pada dunia ini, itulah yang dipikirkan Raven saat ini.


**


“Selamat datang di Coloseum para saudaraku. Kali ini Turnamen kerajaan Meeden akan resmi dibuka. Untuk jadwal pertandingan mari kita lihat di papan pengumuman. Silahkan menikmati pertandingan panas antar individu yang kuat ini!!” Sebuah cahaya memancar menunjukkan siapa peserta yang akan bertanding pertama dalam Coloseum.

__ADS_1


Sorak sorai penonton mengiringi keluarnya kedua peserta pertama yang akan bertanding. Kali ini pertarungan sengit demi menentukan yang terkuat akan dimulai.


__ADS_2