Creator

Creator
Markas Para Bandit


__ADS_3

Tempat itu terlihat sangat tidak layak untuk dihuni oleh manusia, dari sepanjang mata memandang yang dilihat hanyalah sebuah padang pasir yang begitu panas. Bahkan hampir setiap bangunan yang ada disana juga sudah terlihat sangat rapuh. Itu adalah tampilan luar dari kota pembantaian saat ini.


“Hoi, apakah benar-benar ada orang yang mau berada ditempat seperti ini?” Ucap Ryuu meragukan.


“Kita hanya bisa tahu itu Setelah memastikannya.”


“Oh iya, ngomong-ngomong kita belum saling berkenalan loh.”


“Itu benar juga.”


“Kalau begitu perkenalkan aku Ryuu seorang penyerang depan, lalu mereka bertiga adalah anggota tetap timku. Rude bagian pertahanan, John seorang penyerang samping, dan gadis imut ini Elsa seorang pendukung. Lalu bagaimana denganmu?”


“Aku Meiga, kalian bisa memanggilku Mei. Seorang penyerang samping.”


“Mei.., kenapa kau membuat namamu terdengar begitu Meiga?” Reunard ingin protes akan hal itu.


“Tidak ada masalahkan Reunard?” lirik Meiga dengan tajam.


“Ah, tidak ada masalah, semua baik-baik saja.” Jawab Reunard yang mulai panik karena lirikan tajam Meiga.


Tentunya semua orang itu telah mengenal Reunard dan melewati perkenalan dengan dirinya. Merekapun mulai menyusuri kota tersebut untuk mencari jejak sebuah aktivitas yang ada ditempat itu.


“Kurasa gedung didepan itu cukup mencurigakan!” Ucap John mengingatkan. Merekapun mulai mendekati bangunan tersebut dan masuk kedalamnya.


“Vy, apa kau dapat merasakan kehadiran individu lain selain kita?” Meiga berbicara dengan Vy lewat pikirannya.


“Kurasa dibawah kita ada beberapa orang yang sedang berkumpul, jumlahnya sekitar 12 orang.”


“Siapa diantara kalian yang memiliki dengan daya hancur terbesar?”


“Kurasa aku memiliki senjata dengan daya hancur yang cukup besar dibandingkan dengan yang lainnya.” Rude mencalonkan dirinya.


“Kalau begitu tolong hancurkan lantaibdibawah kita dengan kekuatan senjatamu itu!”


“Eh, kenapa?” tanya Rude bingung.


“Kau akan tahu setelah melakukannya, kalian minggirlah!”


Rude mengeluarkan senjatanya, itu adalah sebuah gabungan dari palu dan kapak. Sebuah senjata kelas berat yang memiliki daya hancur yang paling besar diantara senjata lainnya. Rude mengambil kuda-kuda untuk memulai serangannya. “Earth Breaker!” senjata itu diayunkan dengan sangat keras sehingga langsung menghancurkan tanah yang ada dibawahnya. Sebuah ruangan rahasia bawah tanahpun terlihat dari luar, disana juga tampak beberapa penjaga yang panik akan serangan Rude tersebut.


“Ini.., ruangan bawah tanah ya? Tak kusangka akan ada tempat seperti itu ditempat ini.” Gumam Ryuu yang merasa heran.


Beberapa penjaga itupun pergi keatas untuk menemui mereka berenam. “Siapa kalian?” tanya salah seorang penjaga tersebut.


“Bukankah itu adalah pertanyaan kami? Tempat ini telah dilarang untuk dikunjungi selama beberapa tahun ini, memangnya apa yang sedang kalian lakukan disini?” tanya Ryuu dengan nada meremehkan.


“Kami tidak perlu memberi tahumu akan hal itu kan? Lagipula kalian juga tidak akan mengerti apa yang sedang kami kerjakan ditempat ini.”


Itu memang benar, apapun itu memang tidak ada hubungannya dengan mereka. Namun jika itu ada sangkut pautnya dengan tuan putri, maka itu akan menjadi cerita lain.


“Tapi bagaimana kalau kami tetap memaksa untuk masuk?”


“Jika kalian tetap memaksa untuk masuk maka, kami membunuh kalian!” jawab sang penjaga dengan sombongnya.


“Hahaha.., membunuh kami, apa kalian benar-benar bisa melakukannya?” Meiga memprovokasi mereka.


“Cih, jadi kau berpikir bahwa kami begitu lemah sehingga tidak bisa menangani kalian?”


“Ah.., kurasa kau sedikit salah paham, aku tidak sedang berpikir, tapi dilihat darimanapun kalian sama sekali tidak bisa menang melawan kami. Walaupun dengan bantuan pil dikantong itu loh!” Ucapan Meiga sontak membuat para penjaga itu langsung mengambil sikap bertarungnya seakan sangat mewaspadai dirinya.

__ADS_1


“Heh, mereka punya pil penguat ya? Itu mahal sekali loh harganya.”


“Apalagi ditempat seperti ini, eh jangan-jangan kalian adalah para bandit yang tidak lama ini merampok rombongan kerajaan?” Pertanyaan Reunard mulai membuat mereka gelisah.


Sepertinya para penjaga itu memanglah seorang kelompok bandit yang telah menyerang rombongan tuan putri.


“Percuma kau bertanya padanya sekarang Reunard, lebih baik kita tangkap mereka baru memberikan sebuah pertanyaan. Chain Shackles!” Tanpa basa-basi Meiga langsung menyerang mereka dengan cepat.


“Oi, dik Mei, bukankah kau penyerang samping, tapi kenapa seranganmu mirip tipe pengendali?” tanya Ryuu yang penasaran.


“Ah, sebenarnya aku tidak pernah mengambil role, karena itu aku bisa menempatkan diriku diposisi manapun.” Jelas Meiga singkat.


“Heh, yang seperti itu juga ada yang ternyata?”


Mengerti akan hal menarik tersebut Ryuu langsung maju untuk menyerang para bandit tersebut. Dia mengeluarkan tombaknya yang berapi-api tersebut, lalu menerjang mereka dengan kekuatannya yang luar biasa.


“Elemen api ya, kekuatannya tidak seberapa tapi dengan tambahan efek dari senjatanya itu membuat performanya jadi naik.” Pikir Meiga saat mengamati rekan-rekannya.


Kerja sama yang bisa dibilang cukup unik dilakukan oleh Ryuu dan ketiga temannya. Dengan memanfaatkan serangan rekannya, mereka berhasil menumpas habis para bandit tersebut.


—Telah dikonfirmasi, Unique Skill See Lies telah berhasil diciptakan. Dengan ini pengguna bisa melihat kebenaran langsung kepikiran lawan yang derajatnya lebih rendah dari dirinya—


“Begitu ya, Ultimate Skill Creator, memanglah sesuatu yang benar-benar berbeda.” Batin Meiga setelah berhasil mewujudkan percobaannya.


Diapun mendekati salah satu bandit yang ada disana dan langsung menatap kedalam pikirannya. “See Lies!” Disana dia berhasil melihat ingatan yang ada pada bandit tersebut.


Itu adalah peristiwa saat perjalanan pulang tuan putri setelah belajar dari akademi. Waktu itu sebuah kelompok besar para bandit menghadang rombongannya.


Walaupun pengawal tuan putri sudah berusaha untuk mencegah mereka, itu sama sekali tidak berhasil. Dengan jumlah yang begitu besar itu, para bandit dengan berani langsung menumpas habis para pengawal dan anggota rombongan yang lain, tapi karena sebuah alasan tertentu mereka juga menyisakan beberapa orang termasuk tuan putri.


Yang mereka incar adalah sebuah kekuatan yang terbilang cukup besar, dengan mengorbankan tubuh dan jiwa sanderanya, mereka berniat untuk memanggil seorang iblis untuk dijadikan tuhan dan sumber kekuatan baru di kota pembantaian ini. Setelah melihat beberapa ingatannya, Meiga juga mengetahui letak dan kondisi para sandera. Diapun dengan cepat ingin mulai menyelesaikan misi ini.


Para anggota tim Ryuu menuruti perkataan Meiga dan langsung membunuh 12 bandit itu tanpa pikir panjang. Tapi Meiga masih belum menyadari akan apa yang telah dia perbuat saat itu dan dengan percaya diri mereka berenam langsung masuk ke jantung utama musuh yang tidak lain adalah kuil untuk ritual pemanggilan iblis.


“Berhati-hatilah, jumlah mereka ternyata sangat banyak. Walaupun kebanyakan ada dibawah kita, tapi ada beberapa orang yang sangat merepotkan ditengah-tengah mereka.” Meiga mengingatkan teman-temannya.


Sebelum mengonfirmasi keberadaan tuan putri saat ini, mereka tidak bisa bergerak dengan leluasa. Karena kesalahan sekecil apapun juga dapat menyebabkan kegagalan besar bagi mereka. Selain itu, dengan serangan dari John yang begitu kuat tadi, mereka juga telah mewaspadai akan kehadiran seorang penyusup. Dengan pengawasan para bandit yang telah diperketat, itu juga membuat pergerakan mereka lebih terbatas.


“Vy, apa energi yang telah kau kumpulkan beberapa hari ini sudah cukup banyak untuk melawan musuh yang memiliki kekuatan jauh diatas kita?”


“Jumlahnya yang telah kusimpan di item box mungkin sudah beberapa kali lipat energi master saat ini, kurasa itu cukup untuk melawan musuh yang tak terduga nantinya.”


Saat itu ternyata Meiga bahkan juga telah mengantisipasi akan kemunculan seorang iblis ditengah para bandit.


“Aku akan menyerang mereka sendiri, selama perhatiannya terfokus padaku kalian cepat selamatkan para sandera. Utamakan keselamatan tuan putri, apapun yang terjadi kita tidak boleh gagal disini!” Meiga berbicara pada rekannya lewat telepati.


“Dimengerti!” jawab mereka serempak.


Setelah mendapatkan jawaban dari para rekannya Meiga langsung terjun kehadapan para bandit itu dan langsung menyerang mereka.


“Kalian para bandit?” tanya Meiga dengan santainya ditengah kerumunan para bandit.


“Siapa kau?”


“Penyusup, tangkap dia!”


Mereka mulai bergerak untuk menangkap Meiga yang tengah berada dalam kerumunan mereka.


“Medan berapi!” Meiga membakar para bandit yang ada disekitarnya hanya dengan satu hentakan kakinya.

__ADS_1


“Medan ya? Dia bukanlah musuh yang mudah ditangani. Leo, kau bantu para kroco itu!” pemimpin para bandit itu mengirimkan salah seorang petingginya.


“Dimengerti bos!” Dengan percaya diri Leo langsung terjun kearah Meiga berada. Namun itu hanyalah sebuah hal yang konyol karena menyerang Meiga dari udara.


“Chain Shackles!” Puluhan rantai tercipta dalam sekejab dan langsung melilit tubuh Leo dengan sangat kuat. “Ah.., petinggimu ternyata sangat membosankan. Lightning Strike!” Sebuah sambaran petir yang dikeluarkan Meiga itu langsung menghantam tubuh Leo hingga membuatnya tidak sadarkan diri.


Tentunya akan sangat sulit untuk menahan serangan itu saat dia telah terlilit oleh rantai tersebut. Sang pemimpin bandit itu langsung meningkatkan kewaspadaannya terhadap Meiga. Diapun memerintahkan seluruh anak buahnya untuk mengatasi Meiga dengan cara apapun.


“Gadis itu, sebenarnya siapa dia? Bagaimana dia bisa menggunakan atribut api dan petir dalam satu waktu?” Pemimpin bandit tersebut merasa heran.


Lalu melihat Meiga sedang disibukkan oleh para anak buahnya, diapun pergi ke suatu tempat untuk menyiapkan langkah selanjutnya demi mengalahkan Meiga.


“Pemimpin mereka tidak terlihat! Vy, cari tahu kemana dia pergi!” Meiga yang menyadarinya langsung melakukan tindakan.


“Baik master!” Meiga juga terus menerus mengidentifikasi area sekitarnya sembari menghadapi para kroco tersebut.


“Master dia pergi kedalam ruangan disebelah kirinya, tapi saat berada dititik tertentu aku tidak dapat mencari keberadaannya, kelihatannya ada sebuah penghalang yang cukup kuat disana!” Vy menjelaskan.


“Penghalang? Kalau begitu kita harus cepat menyelesaikan ini sebelum kita kehilangan jejaknya.”—Meiga merapalkan sebuah mantra sihir sembari bertarung dengan para bandit—“Sihir ledakan, Fire Explosion!” Sebuah sihir ledakan dikeluarkan oleh Meiga melalui area dari medan miliknya. Sebuah ledakan besar yang mengguncang tempat itupun terjadi.


Meski area serangannya begitu luas, tapi tetap saja masih ada yang selamat diantara mereka. Namun Meiga tidak mempedulikan hal tersebut, mumpung efek dari ledakan itu masih menciptakan sebuah asap yang begitu tebal, dia berusaha untuk langsung mengejar pemimpin mereka. Tapi saat dia hampir mencapai ruangan itu, 3 orang bandit menghadang dirinya. Mereka ini juga tampak berbeda dari orang-orang yang sebelumnya, dari jumlah energi maupun pengalaman bertarung kelihatannya mereka benar-benar ada ditingkat yang berbeda.


“Vy, mereka sangat merepotkan. Kuharap kau dapat membantuku dengan baik.”


“Tentu master, aku akan melakukan yang terbaik.”


“Kalian bertiga sepertinya jauh lebih kuat dari orang-orang disana, sebenarnya siapa kalian ini?” Meiga mencoba untuk mencari informasi tentang mereka sedalam mungkin.


“Kau akan segera tahu siapa kami bertiga sebenarnya, sihir ledakan Fire Explosion!” Sebuah sihir ledakan api itu dilakukannya dengan sangat mudah dan bahkan tanpa rapalan mantra.


“Tanpa rapalan, bagaimana bisa?” Meiga merasa heran saat menghindari serangan tersebut.


“Heh, tak kusangka dia bisa menghindari seranganmu. Kalau begitu bagaimana dengan serangan gabungan kita?”


“Heh.., apa kita harus sampai melakukan itu?”


“Baiklah jika kalian ingin mencobanya!”


Fire Blast Rain..!


Sebuah hujan ledakan api dikeluarkan oleh mereka. Itu adalah serangan yang mematikan dan bahkan tanpa memandang baik kawan maupun lawan. Semua yang ada disana pasti terkena serangan tersebut, termasuk Meiga.


“Apa ini sebuah sihir? Baru kali ini aku melihatnya, bahkan sama sekali tidak ada ruang untuk mengelak dari serangan ini.” Sambil menciptakan sebuah penghalang, Meiga juga mencari cara untuk lepas dari area sihir tersebut.


“Lihatlah gadis itu, dengan susah payah dia bertahan disana, padahal masa depannya sudah sangat jelas, sungguh kasihan!”


“Hahaha, jangan begitu, lagipula dia sudah berusaha untuk menghibur kita loh, seharusnya kau berterima kasih.”


“Eh.., kalau begitu ini sebagai ucapan terima kasihku, Hellfire Blast!” semua api yang ada disana tiba-tiba bersatu dan menciptakan sebuah ledakan api berwarna hitam.


“Heh.., sudah selesai ya?” Ucap salah seorang bandit dengan bermain-main.


“Tentu saja, sekarang saatnya kita menemui ketua untuk melakukan langkah selanjutnya.” Orang-orang itu beranjak dari tempatnya saat merasa telah menang. Tapi tiba-tiba muncul sebuah rantai yang mengikat tubuh mereka dengan begitu erat.


“Kemana kalian mau pergi? Apa kalian sudah cukup untuk bermain-main?” itu adalah Meiga yang dianggap mereka telah kalah telak pada serangan itu.


“Kau, bagaimana bisa?” Ucap salah seorang bandit dengan sangat terkejut.


“Bagaimana bisa.., tentu saja bisa, lagipula api tidaklah mempan terhadap diriku. Jadi kalianlah yang akan berakhir disini!” Meiga mengalirkan petir pada rantai itu dengan sangat deras. Itupun membuat mereka meraung kesakitan. Namun hal yang sangat tak disangka terjadi setelahnya, mereka bertiga mengeluarkan sayap layaknya kelelawar dan berhasil menghancurkan rantai ciptaan Meiga.

__ADS_1


“Sudah kuduga, pantas kalian bisa menggunakan sihir tanpa merapal sebuah mantra, ternyata memang bagian dari tanah terkutuk, anggota ras iblis dari dark teritory.”


__ADS_2