
Meskipun Raisya dan Aisyah kakak beradik, tapi mereka berbeda sekolah. Raisya di SMA Kamboja, sedangkan Aisyah di SMA Nusa Bangsa. Ya, tempatnya geng Danger.
"kak, disekolah kakak ada siswa baru gak?" tanya Aisyah
"hah? Gak ada tuh" Jawab Raisya
"Oh... Berarti belum, ya... Mungkin besok" ujar Aisyah
"siapa emang?" tanya Raisya
"liat aja nanti" ucap Aisyah tidak mau memberi tau.
[Sekolah]
Raisya berangkat sekolah lebih awal dari biasanya karena dia akan menjadi petugas upacara. raisya adalah orang yangaktif bahkan sangat aktif di sekolah. Sering sekali Raisya mengikuti lomba dan menjadi juara. Terakhir, Raisya juara II lomba story telling tingkat provinsi. Raisya bersiap-siap menjadi pengibar bendera. Sebelumnya, dia sudah latihan terlebih dahulu.
Selesai upacara, Raisya masuk kelas . Raisya melihat ada siswa baru . Benar apa kata Aisyah, akan ada siswa baru di sekolah Raisya.
"ya tuhan... Dia manis banget" gumam Raisya saat melihat siswa baru itu.
guru pun masuk kelas. Sebelum jam pertama mulai, guru itu mengenalkan siswa baru yang masuk dikelas Raisya.
"anak-anak... Mohon perhatiannya sebentar! Dikelas kita kedatangan siswa baru, pindahan dari SMA Nusa Bangsa" ucap bu Guru "silahkan perkenalkan diri" sambungnya.
"selamat pagi... Perkenalkan nama saya Gavin Cavano saya pindahan dari SMA Nusa Bangsa. Semoga kalian bisa menerima saya sebagai teman kalian" Ucap Gavin
Gavin duduk dibangku belakang Raisya. Gavin adalah orang humble dan ramah senyum.
Pulang sekolah, Raisya mampir sebentar ke warung teguk untuk membeli thai-tea. Hari ini Raisya pulang naik grab karena ibu, Rayyan dan ayahnya tidak ada yang bisa menjemputnya. Saat sedang mengantri, Raisya bertemu dengan Bagas.
"kak Bagas" sapa Raisya. Bagas hanya diam pura-pura tidak mendengarnya.
"loh... Kak Bagas kenapa? Aku punya salah ya sama kak Bagas? Kak Bagas marah?" tanya Raisya yang bingung Bagas berubah sikap menjadi aneh.
"gak papa" jawab Bagas singkat
"ih! Gak mau jujur!" ucap Raisya jengkel.
Pesanan Raisya sudah jadi, Raisya mengambil thai-tea itu. Tiba-tiba Bagas menarik tangannya.
"hubungan kamu sama bang Yudha apa?" tanya Bagas dengan tatapan yang sangat tajam
"hubungan?" Raisya mengulangi ucapan Bagas
"gak ada hubungan apa-apa" jawab Raisya
"tapi kamu deket kan?" tanya Bagas
"deket, karena dia temen karib kakak aku. Dia udah aku anggep sebagai kakak kedua aku. Gak lebih dari itu" Jelas Raisya.
"tapi dia baper sama kamu" ucap Bagas
"ya... Itu sih salah dia. Salah naro hati, padahal Raisya biasa-biasa aja" timpal Raisya
"bener juga sih" batin Bagas
[Hari Minggu]
Raisya berencana menghias kamarnya. Sedangkan Aisyah, dari tadi sibuk dengan hanphone-nya sambil senyum-senyum sendiri. Ibu Raisya sedang memasak didapur dan ayahnya sedang menyiram tanaman di halaman rumah. Tiba-tiba ada yang memncet bel rumah. Ayah Raisya langsung membuka pintu gerbang.
"maaf om, Aisyahnya ada?" tanya seseorang itu
"ada, kamu siapa?" tanya ayah Raisya
"saya temennya Aisyah om" jawab seseorang itu
"temen apa pacar nihhh??" ledek ayah Raisya.
"siapa yah?" tanya Raisya pada ayahnya.
"kamu? Kamu yang duduk didepan saya kan?" tanya seseorang itu
"Gavin?" Ya, itu adalah Gavin teman sekelas Raisya
"Raisya yah...? Oh... Jadi Aisyah adek kamu..." ucap Gavin
"haha... Iya" jawab Raisya sambil tertawa kecil
Aisyah keluar. Raisya melihat Aisyah dari ujung rambut sampai ujung kaki. Berbeda 180 derajat dengan Raisya yang masih menggunakan baju tidur. Sedangkan Aisyah menggunakn rok plisket warna abu, kaos putih dibalut dengan jaket levis.
"liat deh, aku pake jaket yang dari kamu" ucap Aisya sambil memutar badannya menunjukkan jaket yang ia pakai kepada Gavin.
"cantik" ucap Gavin. "Yaudah... Ayo naik" ajak Gavin sambil memberi helm kepada Aisyah.
__ADS_1
"om... Aisyah saya bawa dulu yah" Gavin meminta izin kepada ayah Aisyah.
"iya, ati-ati" balas ayah Aisyah.
Raisya masuk ke rumah. Ternyata, Gavin adalah pacar adiknya sendiri. Dan mereka sudah menjalin hubungan yang cukup lama. Ada rasa kagum dalam hari Raisya. Tapi bagaiman adengan Bagas, Yudha dan Rio? Raisya dicintai mereka bertiga tapi Raisya malah mencintai pacar adiknya sendiri.
"gue gak boleh suka sama Gavin" gumam Raisya
Aisyah dan Gavin pergi di kafe di dalam mall. Mereka terlihat sangat sweet. Apalagi baju mereka yang serasi karena Gavin memakai kaos putih, jaket abu dan celana jeans.
"kamu mau pesen apa?" tanya Gavin
"sama-in aja" jawab Aisyah sambil tersenyum
Pesanan mereka pun datang. Mereka makan sambil tertawa ria karena Gavin yang melemparkan lelucon. Gavin adalah orang yang termasuk humoris.
Yudha mengirimkan foto kepada Raisya.
Bang Yudha
Pacar kamu banyak banget sih
^^^Mia Acha^^^
^^^Hah?!^^^
Bang Yudha
kamu dimana?
^^^Mia Acha^^^
^^^dirumah^^^
Bang Yudha
Bohong!
Saat Raisya melihat fotonya, ternyata itu adalah foto Aisyah dengan Gavin. Yudha sedang berada di mall yang sama dengan Aisyah.
^^^Mia Acha^^^
^^^itu mah Aisyah^^^
Bang Yudha
^^^Mia Acha^^^
^^^Ya kan dia adek aku^^^
Bang Yudha
kamu lagi apa?
^^^Mia Acha^^^
^^^hias kamar^^^
Bang Yudha
Bohong!
^^^Mia Acha^^^
^^^/send a pictures^^^
^^^Tuh... Aku masih pake baju tidur belum mandi^^^
Bang Yudha
gak papa, tetep cantik kok
^^^Mia Acha^^^
^^^PUAS??!!^^^
Bang Yudha
Hehe... Maaf dek:)
Raisya hanya tepuk jidat karena Yudha sangat posesif. Tapi, hubungan Yudha dan Raisya tidak jelas. Kalaupun Raisya pacar Yudha, kapan Yudha menembaknya? Dan kapan Yudha mengatakannya? Sekarang raisya terjebak dalam "Pacaran tapi gak jadian, temenan tapi gak bisa dibilang temen dan kakak adek-an tapi sama-sama punya rasa dan sama-sama gengsi buat ngucapin"
Aisyah mencuci tangan di wastafel. Saat itu juga, Yudha ingin mencuci tangan tangan.
"bang Yudha" sapa Aisyah
__ADS_1
"oh... Kamu adeknya Raisya kan?" tanya Yudha
Tiba-tiba Gavin muncul.
"Syah..." panggilnya. Gavin kaget melihat Aisyah yang sedang mengobrol dengan sosok tinggi tegap.
Yudha berbalik badan.
"oiya bang... Kenalin, ini Gavin pacar aku" ucap Aisyah
"kak Gavin... Ini bang Yudha, temen kakak aku tapi udah aku anggep kakak sendiri" jelas Aisyah
"Yudha"
"Gavin" mereka berdua pun berjabat tangan.
Ternyata benar, Raisya sedang berada dirumah dang yang ia temui adalah Aisyah. Tapi, Aisyah dan Raisya sangat mirip.
"semirip itu kah mereka?" gumam Yudha
Yudha menjadi malu karena dia sangat over protective pada Raisya. Satu alasan Yudha tidak ingin mengungkapkan rasanya pada Raisya adalah karena Raisya masih SMA.
[Di Jalan]
"tadi itu temen kakak kamu?" tanya Gavin
"iya... Temen kak Rayyan" jawab Aisyah
"TNI juga?"
"iya"
"aku kira itu mantan kamu" kata Gavin sambil terkekeh
"aku aja baru pacaran sama kak Gavin" ujar Aisyah
"kira-kira bang Yudha umur berapa?" tanya Gavin lagi.
"20-an kayaknya" jawab Aisyah
"tapi mukanya kayak anak SMA gitu" kata Gavin
Aisyah sampai didepan rumahnya. Aisyah turun dan memberikan helmnya kepada Gavin.
"thanks for today" ucap Aisya sambil mecium pipi Gavin.
Gavin mengerjapkan matanya, menetralkan kondisi jantungnya yang belum stabil. Aisyah berdiri diambang pintu gerbang rumahnya, melambaikan tangan dan tersenyum kepada Gavin. Gavin membalas senyuman Aisyah dan pergi. Dari kejauhan, Raisya melihat adegan romantis adiknya dan Gavin.
"kayaknya mereka udah pacaran lama" gumam Raisya.
Aisyah masuk kerumah dan melihat Raisya sedang duduk dikursi tamu.
"Sunday is dating day! I'm single and I'm silent" sindir Raisya. Aisyah hanya tersenyum malu.
"sejak kapan kamu pacaran sama Gavin?" tanya Raisya
"Baru kok, kurang lebih satu taun lalu pas awal kelas X" jawab Aisyah
Yudha kembali ke batalyon. Dia bertemu dengan Ardi. Yudha bercerita kepada Ardi tentang kisah cintanya yang rumit.
"kenapa ya Di, gue kalo masalah lope-lopean selalu aja gagal?" tanya Yudha dengan raut wajah yang galau.
"sholat bang... Minta petunjuk sama Allah" Ardi memberi saran
"bang... Menurut gue sih tinggalin aja si Raisya... masih banyak cewek cantik" ujar Ardi
"gue udah stuck di Raisya Di... Gue bakal nunggu dia lulus" Jelas Yudha
"tapi Raisya fakgirl bang..." timpal Ardi.
"Huft! Kata siapa? Dia aja gak pernah pacaran. Cuman... Yang suka sma dia banyak" kata Yudha tidak terima.
"emang kayak gimana sih mukanya?" tanya Ardi yang penasaran
Yudha menunjukkan foto Raisya kepada Ardi. Cukup banyak juga foto berdua Yudha dengan Raisya.
"oh pantes.... Stuck di Raisya. Mukanya kayak anak thailand gitu" celetuk Ardi
"dia juga baik" ucap Yudha
jujur, gue greget nulisnya... dan gak tau kenapa gue jadi iri sama Raisya:(
__ADS_1
Jangan lupa buat para readers buat dukung aku
Sekian, Terima Gajih