
Shira bergidik ngeri memandangi pria bertatapan aneh didepannya sekarang,, seolah-olah lelaki ini ingin menelan dia hidup hidup
"huffttt terserah lah,,kalo kamu membutuhkan buku itu bilang saja,,tidak perlu berulah seperti ini,,silahkan ambil buku itu,,nanti kalo udah ga butuh balikin ya",,Shira berlalu dari pandangan pria itu..
"apaan sih ni cewek,,,bahkan dia ga tertarik gue godain,,,malah bahas soal buku lagi",,bian mengusap kasar wajahnya,, frustasi dia menghadapi gadis satu ini,,,begitu sulit untuk digoda..
sejenak dia termangu,,,tak sadar ternyata teman temannya yang sejak tadi berada disitu tertawa terbahak-bahak melihat seorang Don juan kampus dicuekin sama gadis biasa,,
"bos aku sepertinya udah luntur susuk ketampanannya,,,bisa bisanya gadis biasa seperti itu mengabaikan mu bos" ejek devano
"sialan loe",,bian menimpali,,
udahlah ga usah dipikirin ayok masuk kelas,,tuh dosen killer udah mau sampe depan pintu,,ga sanggup Gue kalo dihukum lagi lari keliling kampus seperti Minggu kemarin" devano berujar
mereka melangkah bersama kedalam kelas,,terlihat jelas kegalauan diwajah tampannya bian aryasatya,,dia tak pernah se penasaran ini menghadapi seorang gadis,,
__ADS_1
"ahh,,aku menikmati permainan ini,, tunggulah pembalasan ku Shira" bian terus bergumam dalam hatinya
*di lokasi lain*
"Shira kamu ga apa apakan? cowok itu ngapain kamu? dia ga nyakitin kamu kan? "
pertanyaan bertubi-tubi dari Rania sukses membuat Shira terkekeh
"RAN,, nanyanya satu satu dong,,,nafas dulu nafas,, hahha,,Shira menggoda Rania yang penasaran
"ra loe apaan sih,,gue nanya serius malah loe becandain",,Rania manyun
" ahh syukurlah,,,loe tau ga sih bian itu siapa,,,cowok populer yang suka mempermainkan gadis gadis di kampus ini,,,gue ga mau loe jadi salah satu daftar korbannya"!! ujar Rania lagi,,,
"tenang aja ran,,untuk saat ini gue ga berminat untuk urusan cowok,,,loe taukan apa tujuan gue? masuk ke kampus bergengsi seperti ini saja udah anugerah banget buat gue,,ga akan gue sia siakan,,, gue akan mempertahankan beasiswa,,agar bapak dan ibu gue bisa banggain gue",,ujar Shira dengan mata berkaca kaca
__ADS_1
Rania langsung merangkul sahabatnya dan mereka berjalan bersama menuju parkiran,,
"loe pulang bareng gue y,, mama udah jemput tuh di parkiran"! Rania mengajak Shira
"maaf ran,,lain kali y🙏,,gue habis ini langsung ke cafe,,gue shift sore,,loe taukan kalo gue telat pak manajer gue yang galak itu bakalan potong gaji gue,,hehehe" Shira menertawakan hidupnya yang berat
"hmmm,,ya udah deh,,,loe mau gue antar sekalian ke cafe? biar ga telat?" ajak Rania
"ga ran,, makasih,,tuh sepeda butut gue udah nungguin",,sambil menunjuk parkiran sepeda yang berada tidak jauh dari tempat mereka berdiri
"oke deh Ra,,,loe hati hati ya,,,kalo ada apa apa kabari gue,,ga boleh pake segan segan"!! perintah Rania kepada sahabat kesayangannya itu"
"siap bos"!
Shira menyahut sambil memperagakan gaya hormat menggoda sahabatnya itu..
__ADS_1
"Huhh dasar kamu tuh ya,, kebanyakan nonton drama Korea",,hahaha mereka berdua tertawa,,, sejenak Shira bisa melupakan kejamnya nasib memperlakukannya,, sahabat nya Rania selalu bisa membuat nya tersenyum..
Shira melambaikan tangan melepas Rania yang perlahan menghilang diujung jalan,,,dan dia melangkah gontai menuju sepeda kesayangannya,,tanpa disadarinya,, seseorang sedang mengamati nya sambil tersenyum