Dendam Cinta CEO Tampan

Dendam Cinta CEO Tampan
melihatmu dari jauh T_T


__ADS_3

Shira terbangun dan mendapati ruangan dengan bau obat obatan menyengat di sekelilingnya,, tubuhnya terasa sangat sakit tetapi jauh didalam lubuk hatinya ada luka besar yang lebih sakit,,yang menganga dan tak bisa disembuhkan,,dia kembali mengingat semua yang telah dilaluinya bersama bian,,, seketika air mata nya tumpah,,Rania yang dari semalam tertidur di sofa ruangan itu terbangun saat mendengar suara Isak tangis,,spontan dia mendekati Shira dan memeluk gadis itu,,hanya itu yang bisa dilakukannya,, tanpa kata kata,,saling menguatkan,,berharap sakit yang dirasakan Shira dapat sedikit dibagi dengannya..


tokkk tokk!!!,, terdengar suara pintu diketuk dari luar,,Rania melepas pelukan Shira dan buru buru membuka pintu,, nampak dua orang pria berseragam dokter dan seorang perawat hendak masuk kedalam ruangan memeriksa keadaan Shira,,tapi tunggu


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


ada yang aneh dengan salah satu dokter muda yg berdiri paling belakang,, kenapa dia menunduk dan menggunakan masker wajah dan kacamata bukan standar kesehatan?? dia menggunakan masker pembalap motor dan kacamata hitam,,,Rania melayangkan tatapan menyelidik kepada pria itu,, wajahnya sangat familiar dengannya,,dia tahu kalo pria itu sedang menyamar,,dia tau siapa pria itu sebenarnya,,tapi biarlah,, Rania mau mengikuti permainan ini..


Dokter rino melakukan pemeriksaan pada shira,,masih terlihat jelas wajah pucat Shira dan kondisinya yang sangat lemah,,dokter memberikan instruksi kepada perawat untuk menambah dosis obat di infus Shira,, sementara itu Shira yang tidak menyadari ada keanehan pada salah seorang dokter di ruangan itu,,yang terus menatapnya dengan tatapan sendu dan penuh rindu,,


shira hanya pasrah saat tangannya yang halus disuntik lagi oleh perawat untuk pengecekan darah,,dia yang biasanya takut jarum suntik akan menjerit histeris,,tapi kali ini dia tak merasakan apapun,, tatapan nya kosong dan begitu lemah,, seseorang di ruangan itu memegang dadanya menahan pedih melihat kondisi Shira,,ya dialah bian,,bian yang menyamar menjadi asisten dokter rino,, demi melihat kondisi Shira,, wanita yang telah membawa pergi seluruh cintanya..

__ADS_1


"bagaimana Aku bisa sehat kalau pikiran dan hatiku seperti ini ",,Shira bergumam dalam hatinya,, dia menghembuskan nafas kasar saat dokter dan dua orang asistennya sudah berlalu dari ruangan nya,,dia merasakan tatapan berbeda dari salah satu dokter muda itu,,tapi tak begitu dipedulikannya,, otaknya sudah terlalu penuh,,dia hanya ingin memejamkan mata saat ini T_T


sementara itu diluar kamar perawatan Shira


bian masih berdiri mengintip dari jendela yang ada di depan kamar itu,,sudah sejak tadi,, pamannya dokter rino berlalu meninggalkan nya,, hatinya tak ingin sama sekali pergi meninggalkan wanita yang seharusnya sudah menjadi istrinya saat ini..bian masih terus menatap Shira yang terlelap,,karena dia sangat membutuhkan istirahat,, perawat memasukkan obat penenang dalam cairan infusnya,, sehingga dia mulai merasa kantuk akibat reaksi obat yang sudah berjalan..

__ADS_1


"maafkan aku sayang,,aku juga sangat menderita karena ini semua,,andai aku bisa merubah takdir",,tangis bian dalam diamnya..


__ADS_2