
"happy anniversary sayang"
seorang pria tampan bernama bian aryasatya sedang meratapi nasib cintanya, dia saat ini berada di apartemennya di kawasan elite kota london, dengan ditemani beberapa botol minuman alkohol dan rokok, hanya itulah teman setia yang selalu menemaninya saat ini.
20 Oktober, seharusnya menjadi hari paling membahagiakan buat Bian. seharusnya dihari itu, setahun yang lalu dia duduk didepan penghulu menyebutkan nama gadis pujaannya didalam ijab Qabul, mempersunting gadis itu dan membina rumah tangga yang bahagia, dan seharusnya saat ini dia bisa merayakan setahun pernikahan mereka, mungkin bersama buah hati hasil cinta mereka, tapi semua itu hanya tinggal kenangan, sebelum itu terjadi bian telah menghancurkan semuanya.
*flashback on
di suatu sore di kampusnya cowok tampan idola kampus bernama bian itu gelisah menunggu seseorang didepan gerbang menuju parkiran
"kemana sih dia, kok ga keluar keluar sih, itu sepeda butut nya masih parkir disitu" bian terus merutuk sendiri tak sabar menunggu
"hmmm mungkin dia masih di perpustakaan, sebaiknya gue susul aja, kelamaan kalo ditunggu" akhirnya dia mengambil keputusan dan kembali berjalan masuk ke gerbang kampus elite itu, langkahnya menuju perpustakaan di ujung gedung
dia melihat seseorang yang dicarinya di taman baca depan perpustakaan, shira,,ya dia sedang mencari shira dan akhirnya dia menemukannya
"ini buku loe!" bian meletakkan buku yang diambilnya dari Shira sehari sebelumnya saat mereka bertabrakan diatas meja tempat Shira sedang duduk
__ADS_1
Shira kaget karena bian datang mendadak, dia yang sedang menunduk langsung mendongakkan kepalanya kearah sumber suara
"kenapa wajah loe?" bian kaget melihat wajah Shira lebam dan bengkak di sekitar matanya
Shira sadar dan segera memakai masker penutup wajah dan kacamata nya,
" bukan urusan loe" jawabnya sembari bergegas memasukkan buku ke tasnya
saat Shira melangkah hendak menjauh lengannya dicekal oleh bian
"hei bilang sama gue dulu, siapa yang mukulin loe?" bian serius dengan pertanyaannya
" sudah gue bilang ini bukan urusan loe, urusan buku ini sudah selesai jadi jangan ganggu gue lagi" jawabnya dengan nada suara bergetar
bian tau gadis itu sedikit lagi akan menangis, seketika dia merasakan ada yang aneh di hatinya, dia sangat ingin merengkuh shira dalam pelukannya saat ini, walaupun dia tidak mengetahui ada apa sebenarnya dengan gadis itu
"hmm oke baiklah, tapi kalo loe butuh teman buat cerita gue siap daftar jadi yang pertama!" bian menunjukkan senyuman manisnya kepada shira, bermaksud menghibur gadis itu
__ADS_1
Shira berlalu tanpa mempedulikan bian yang menatapnya
"kak saya mau mengembalikan buku yang saya pinjam kemarin" Shira berkata kepada petugas administrasi perpustakaan kampusnya
si petugas yang mengecek buku yang dikembalikan Shira di komputer mengerutkan dahinya
" kamu terlambat nih balikinnya, udah terlambat 2 hari, taukan kalo balikin buku harus tepat waktu, kamu harus bayar denda!" ujar si penjaga dengan ketus kepada shira
" saya minta maaf kak, saya akan bayar dendanya, berapa saya harus bayar?" tanya shira tak ingin memperpanjang masalah
"sehari dendanya 50 ribu, kamu telat 2 hari, jadi bayar 100 RB!" ucap penjaga perpustakaan itu
hufftt.... Shira menghela nafas, bagi dia uang seratus ribu sangatlah besar
baru saja dia mau menyerahkan uang kepada petugas itu ada tangan yang mencegahnya, Shira kaget ada seseorang yang menggenggam tangannya.....
......bersambung......
__ADS_1
mohon like dan komentar nya ya readers 🙏