Dendam Cinta CEO Tampan

Dendam Cinta CEO Tampan
takut baper


__ADS_3

Shira yang tak tahan dengan candaan bian kali ini segera beranjak dari tempat itu, wajahnya memerah merasa dipermalukan


"Ra,,Shira" bian kaget dengan reaksi shira, setelah membayar bubur yang belum jadi dimakan itu bian segera menyusul Shira


"lepasin kak, cukup bercandanya, kamu keterlaluan!" Shira membentak bian sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan pria itu


"aku salah apa? aku memuji kecantikan kamu? aku memang mengagumi kamu", ucap bian tulus


"permainan apa yang sedang anda rencanakan?" Serang Shira


"kalo anda pikir saya bisa anda permainkan seperti gadis gadis lain, anda salah besar!!!


bukankah saya orang miskin, wanita rendahan , itu kata teman teman anda kemarin waktu di cafe. saya jauh berbeda dibanding teman teman anda yang cantik-cantik itu, saya tidak ada apa apanya, jadi tidak pantas anda memuji ataupun mengagumi saya!!" ucap Shira lagi

__ADS_1


"jika ini anda lakukan sebagai ungkapan permintaan maaf mewakili pacar anda yang cantik itu, atas perbuatannya di cafe malam itu, saya sudah memaafkan.


saya mohon, jangan lagi ganggu hidup saya, dilihat dari segi apapun saya tidak pantas berada di dekat anda maupun teman teman anda, kita sebelumnya tak saling kenal, dan tak akan pernah bisa berteman, saya sadar diri tuan!"


Shira bergetar saat mengucapkan kalimat itu, tapi dia dengan tegar mengangkat kepalanya dan menunjukkan harga dirinya, sebelum pertahanannya runtuh dia buru buru pergi dari hadapan bian, dia menghapus air matanya yang akhirnya lolos juga.


bian tak mampu berkata kata, dia juga tak mengejar Shira, dia merasa tertampar oleh ucapan shira, sedikit banyaknya yang tadi diucapkan shira ada benarnya? dia mempunyai maksud jelek mendekati Shira, dan gadis itu mengetahuinya


**di kamar kost Rania sahabat Shira**


"loe ingat gak pernah ngomong apa ke gue?, loe bilang gue harus jaga diri, karena mungkin aja gue target korban selanjutnya dari cowok itu" ucap Shira sendu


"lagian kalo dipikir lagi, ga mungkin lah cowok seperti dia suka sama gue, mimpi aja gue ga pernah ran, gue takut baper kalo digituin terus sama dia, gue sadar diri, makanya gue harus langsung menghindar sebelum gue beneran terbawa permainannya dia" ucap Shira lagi

__ADS_1


"hmmm, y udahlah sayangku, lupakan aja, Kao perlu ntar di kampus gue yang jadi bodyguard loe" ucap Rania menghibur Shira


"ahh gue curhat sama orang yang tepat, makasih ya sayangku,muach ,muach" ucap Shira menimpali godaan Rania sahabatnya


"duhh sekarang dah pintar kecup kecup gue" Rania menggoda Shira


"btw, gimana rasanya tu bibir cowok paling famous bin tajir di kampus?" tanya Rania menggoda Shira


"issshhh dasar loe, otak mesum" jawab Shira sambil melempar bantal ke wajah rania yang cengengesan


",udah ran gue ga mau bahas lagi, gue numpang bersih bersih ya, gue mau ke cafe, shift sore" ucap Shira kembali sendu


"Monggo nona Shira yang cantik, pakai saja semua barang barang hamba yang ada di kamar ini!" ucap Rania lagi

__ADS_1


...bersambung...


mohon like dan komentar nya ya readers 🙏, agar author lebih semangat lagi berkhayal😂 nya, dan author ucapkan terimakasih kesayangan aku semuanya ❤️❤️


__ADS_2