Dendam Cinta CEO Tampan

Dendam Cinta CEO Tampan
Apa salahku??


__ADS_3

Apa salahku??? hanya itu kalimat yang sempat diucapkan shira sebelum akhirnya ambruk,, tubuh dan pikirannya begitu sakit,, hingga dia tidak bisa lagi menahannya,,, sebelum tubuhnya menyentuh lantai,,ada seseorang yang berhasil merengkuhnya dan semua GELAP...


flashback on


Rania dan Aldy berusaha mengejar Shira yang berlari dari gedung pernikahan,, mereka berusaha mengejar sahabat mereka yang tampak begitu terpukul saat mengetahui kalau pernikahan yang seharusnya menjadi saat bahagianya berubah menjadi malapetaka,, pengantin pria sama sekali tidak muncul,, penghulu dan tamu yang datang sudah menunggu lebih dari dua jam,, hingga akhirnya penghulu memutuskan untuk tidak lagi menunggu,,dan pergi meninggalkan Shira,,si pengantin perempuan yang menyedihkan..


"tolong lebih cepat Dy!! kejar taksi yang di depan!!" perintah Rania pada Aldy yang sedari tadi fokus membelah padat nya jalanan ibukota malam ini..

__ADS_1


"tenang dong ran,,ini juga gue udah ngebut,,loe mau kita tabrakan?? sungut Aldy yang terus didesak Rania..


Taksi yang mereka ikuti berhenti di gedung apartemen mewah yang sangat mereka kenal,,ya itu adalah tempat dimana pengantin pria pengecut itu tinggal,,Rania dan Aldy segera mengerti tujuan Shira datang ke apartemen ini..


Aldy dan Rania segera berlari menyusul shira menuju lantai kamar bian,, mereka sangat familiar dengan tempat ini,, karena sebenarnya mereka adalah sahabat nya bian,,sehari hari mereka menjadikan apartemen bian sebagai markas berkumpul,,karena tujuan pastinya makanan di lemari dapur bian selalu full diisi,,sangat membantu untuk anak kost seperti mereka.


saat mereka sampai di depan pintu apartemen bian yang terbuka,, mereka mendengar bian dan shira lagi bertengkar,,dan mendengar semua kalimat menyakitkan yang keluar dari mulut bian,,dan sedetik sebelum Shira ambruk ke lantai Aldy berhasil menangkap Shira dalam pelukannya"

__ADS_1


"jahat kamu bian!! " teriak Rania melihat apa yang telah dilakukannya pada shira.


"bawalah dia pergi,,tolong jaga dia baik baik!!" ucap bian dengan suara serak,, sebentar lagi air mata nya pasti akan tumpah,,dia tidak tahan melihat wanita yang dicintainya begitu menderita dan lemah saat ini..


Aldy mengangkat tubuh shira dan segera berlalu dari ruangan itu,,Rania yang menyusul di belakang masih sempat memaki dan mengutuk perbuatan bian,,tapi bian tak lagi mendengar suara di sekitarnya,,hati dan pikirannya sudah sangat kacau,,"Kamu pasti akan menyesal!!", itulah kalimat terakhir yang bian dengar dari Rania sebelum gadis itu membanting pintu dan berlalu..


bian merosot di dinding kamar nya sesaat setelah kepergian mereka,,, air mata yang dari tadi berusaha ditahan nya akhirnya lolos juga,,,bian merasa separuh jiwanya tak lagi ada di tubuhnya,,, "mengapa sesakit ini rasanya? bukankah seharusnya aku bahagia berhasil membuat gadis itu menderita?" bian bergumam dalam hati...

__ADS_1


segera dia berdiri mengambil minuman alkohol yang berada di meja dan menenggak semuanya,, berharap semua bebannya hilang saat dia terbangun..dan akhirnya, setelah menghabiskan sangat banyak alkohol pria yang sedang patah hati itu tergeletak di lantai..dengan kondisi tak jauh menyedihkan nya dengan kekasihnya yang saat ini dibawa oleh sahabat nya Rania dan Aldy ke rumah sakit..


mengapa cinta begitu sakit untuk mereka??,, bukankah cinta itu bahagia??? bukankah seharusnya dua orang yang saling mencintai tidak akan bisa saling menyakiti ?? ahh entahlah *_*


__ADS_2