
apa maksud kamu kak??? Shira bingung dengan pernyataan bian barusan.
"kamu aku kasih waktu buat berpikir, dan selama kamu mikirin aku, kita akan tetap berada di ruangan ini, karena aku gampang lapar, aku mau pesan makanan online dulu, hehehe" jawab bian sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"jadi kamu mengurung aku di ruangan ini?" tanya shira"
"bukan aku mengurung kamu sayang, kita akan terkurung disini!" senyum bian
"karena itu para netizen diluar udah ngunciin kita, sebelum ada jawaban dari kamu kita tidak akan dibukain" bian menambahkan
"jadi intinya kita dikasih waktu berdua, semakin lama kamu jawab, semakin lama kita disini!" ucap bian lagi
"ini kan aula kampus kak, nanti dosen dan yang lainnya mau pakai ruangan ini gimana?" tanya shira polos
"kampus hari ini diliburkan, karena sultan lagi melamar seorang permaisuri" jawab bian menggoda Shira
"hmmm, dasar sombong" gumam Shira
"emang aku sombong, tapi aku takluk didepan kamu wahai permaisuri ku" kelakar bian
__ADS_1
Shira secara refleks tertawa lebar melihat tingkah bian,
bian yang tak pernah melihat gadis itu tertawa lepas terpana menatapnya
"gak salah aku milih kamu" gumamnya
Shira sadar atas kelakuannya dan segera menutup mulutnya, sementara bian yang melihat sikap lucu gadis itu ikut tertawa juga, suasana didalam ruangan itu menjadi sedikit cair
kruuukkkkk..kruukkkk...
suara perut Shira terdengar sangat kencang, membuat bian yang masih tertawa terdiam
Shira gugup dan malu karena ketahuan kalo dia lagi nahan lapar, dan semakin salah tingkah saat bian berdiri tepat di hadapannya
Shira yang bingung hanya bisa mengikuti kemauan cowok itu
bian mengambil handphonenya dan menelpon Vano yang lagi jagain pintu aula tersebut, sesaat setelahnya pintu terbuka dari luar
Shira terbengong-bengong, bian telah mengerjainya, ternyata kuncinya ada pada teman bian, dan sangat gampang untuk dibuka,
__ADS_1
dan lebih kagetnya lagi, saat mereka keluar dari ruangan itu, puluhan pasang mata mengarah ke mereka sambil bersorak
" ciyeee,,dah jadian neh" sahut mereka menggoda
Shira hanya menunduk malu tak terbiasa dengan kondisi ini, sementara bian dengan santai tetap menggenggam tangan Shira menuju ke mobilnya
" awas loe semua, jangan halangi jalan gue" balas bian menggoda mereka
senyum di wajah tampan bian tak henti merekah, nampak jelas kebahagiaan yang dirasakannya saat ini, walaupun Shira belum menjawab pernyataan cintanya, tapi setidaknya sikap shira sudah menunjukkan kalo dia nyaman dengan bian, dan itu sudah cukup membuat bian bahagia.
vano mengamati perubahan sikap sahabatnya itu menjadi sedikit khawatir, dia yang sedari awal tau tujuan utama bian mendekati Shira mulai meragukan tingkah bian.
vano merasa bian sudah keluar jauh dari jalurnya, dia takut bian benar benar jatuh cinta kepada shira, karena perubahan sikap yang ditunjukkan bian saat bersama shira sangat berbeda dibanding ketika bian bersama wanita lain.
sementara itu ada sepasang mata yang terus menatap tajam kejadian dari awal bian menyiapkan semua kejutan untuk pernyataan cintanya itu, Luna.
ya Luna merasa sangat marah saat mengetahui kalo impian dia menjadi gadis yang dicintai biannmisnah sudah. Luna tak terima jika harus bersaing dengan wanita rendahan pegawai cafe yang tempo hari dipermalukannya
Luna bersiap menyusun rencana untuk menyakiti Shira ...
__ADS_1
...bersambung...
mohon like dan komentarnya readers 🙏❤️