
malam mencekam dirumah Shira terlewati,,tak ada yang terjadi,,
Shira merasakan ada seseorang yang mengguncang tubuhnya dengan kasar
"hei pe**n,,bangun loe,,enak aja loe tidur tiduran,,loe pikir loe siapa? nyonya muda yang menikah dengan pria kaya?,, hahaha"
Nabila memulai drama pagi ini,,dia adalah adik angkatnya,,anak kandung pak ananta,,
pak ananta memiliki 2 orang anak,,nabila dan fathur..saat ini Fathur ada di luar kota,, bekerja jadi buruh pabrik di Jakarta selepas SMA,,, walaupun saudara angkat,,fathur bersikap lebih baik dibanding Nabila,,sama seperti ibunya,,fathur cuek dan tidak pernah menyakiti Shira,, entah dia menganggap Shira tak ada atau tak peduli,,
Shira kembali tersadar saat kakinya ditendang Nabila,,
"gadis kecil yang masih kelas 2 SMA ini memang manja,,,tapi aku menyayanginya",,batin Shira
"ya dek,, kakak sholat sebentar ya",,aku berusaha tersenyum buat dia
"cihhh,,,pezina aja sok sok an rajin sholat" maki Nabila
Shira yang tersadar dengan ucapan menyakitkan Shira berusaha menahan diri dan segera berlalu ke kamar mandi,,,dia buru buru menyiram wajahnya dengan air untuk menahan air mata yang hampir jatuh..
"aku ga boleh nangis,,ga boleh,,ga boleh",,Shira menguatkan dirinya sendiri
__ADS_1
selesai sholat Shira menjalankan tugas yang diperintahkan adik kecilnya,,dia mencuci pakaian Nabila,, dirumah ini tak ada mesin cuci,,dan Shira dengan ikhlas mencuci dengan tangannya tumpukan baju yang diberikan Nabila,,sangat banyak,, kemungkinan baju selama 2 minggu ini yang ditumpuk Nabila,,
setelah selesai mencuci baju,,shira kembali mendapatkan perintah baru,,, membersihkan rumah,,dari mulai halaman sampai belakang,, sepertinya Nabila sengaja memberikan siksaan agar Shira menderita..
Shira merasakan tubuhnya sangat lelah,, kondisinya yang lagi hamil membuat nya sangat lelah,, ditambah lagi belum ada satupun makanan yang masuk kedalam perut nya dari semalam,, shira masuk kedapur dan memaksa diri untuk memasak,, walaupun bau rempah-rempah membuatnya mual..
sampai sore keadaan rumah sepi,,tak ada orang dirumah,,Nabila telah pergi sekolah dan bapak nya belum pulang dari kemarin malam,,
Shira menghela nafas lega,, setidaknya saat ini dia bisa beristirahat,, tapi kekhawatiran muncul kembali di benaknya
"sampai kapan aku hidup dalam ketakutan ini"?
"apa yang harus kulakukan y Allah,,?"
masih bolehkah aku meminta kepadamu"
Shira terisak
bayangan bian tiba tiba hadir di pikirannya,,
dimana dia sekarang?
__ADS_1
"seandainya kamu tau aku sedang mengandung anakmu,,masih tegakah kamu pergi ninggalin aku kak?
"aku tidak akan membenci kamu kak bian,,
kunikmati sakitnya cinta ini"
isak tangis Shira akhirnya pecah juga,,, hormon kehamilan ini sungguh membuat emosinya tidak stabil,,dia bisa sangat sensitif dan bisa sangat tegar menghadapi semuanya..
Shira kaget saat bapaknya memanggil namanya dan memintanya segera bersiap siap,,entah apa rencananya lelaki paruh baya itu,,Shira pasrah dan segera keluar kamar menemui bapaknya
"bapak sudah putuskan,,kamu besok akan bapak nikahkan dengan juragan doni,, sebagai istri keempat,,dia bersedia membayar mahal untuk mendapatkan mu,, walaupun kamu sudah tak lagi suci" ujar pak ananta dengan santai
"BAPAK MENJUAL AKU?"
.
.
.
......bersambung......
__ADS_1
author gemes dong sama si kakak bian,,lagi apa dia ya? bahagiakah hidupnya setelah meninggalkan Shira??
dimana sih dia sekarang,,kok ga muncul muncul,,