Dendam Cinta CEO Tampan

Dendam Cinta CEO Tampan
mengungkap isi hati


__ADS_3

shira berjalan memasuki gerbang kampusnya barengan sama sahabatnya Rania pagi ini. Shira takut seandainya dia bertemu lagi dengan bian, karena itu subuh subuh sebelum berangkat dia menghubungi rania untuk janjian nungguin dia di jalanan dekat kampus.


"pagi Shira,...hai shira,,," beberapa orang tampak aneh pagi ini, mereka menyambut kedatangan shira, menyapanya, dan memberikannya masing masing bunga mawar putih yang sangat wangi, kejadian itu terus berlangsung hingga Shira hampir sampai di aula kampusnya, ada 20 tangkai bunga yang saat ini sedang dipegang Shira, walaupun bingung tapi Shira tetap menerimanya.


persis di depan aula, Shira melihat tumpukan bunga bernuansa putih juga, susunan bunga itu membentuk suatu kata, Shira mencoba mendekati dan membacanya


......I ❤️U ......


......SHIRA......


mata shira terbelalak mendapati namanya di tumpukan bunga itu, begitu juga dengan Rania yang sedari tadi mengikuti keanehan yang terjadi ini


tak sampai disitu, tiba tiba dari speaker kampus mengalun petikan gitar dan suara seseorang yang sedang bernyanyi


awalnya ku tak mengerti apa yang sedang kurasakan🎶🎶


segalanya berubah dan rasa rindu itupun hadir 🎶🎶


sejak kau hadir di setiap malam di tidurku 🎶

__ADS_1


aku tau sesuatu sedang terjadi padaku🎶🎶


aku jatuh cinta, kepada dirimu 🎶🎶


sungguh sungguh cinta,,oh apa adanya 🎶🎶


.


.


.


.


"kak Bian" Shira berkali kali meyakinkan penglihatannya


"hai, sini ikut aku!" bian mengulurkan tangannya mengajak Shira masuk kedalam


Shira yang masih terbengong-bengong mengikuti saja kemauan bian

__ADS_1


ternyata didalam aula tersebut sudah dihias sedemikian rupa, ada beberapa foto foto Shira yang sedang tersenyum diambil secara diam diam oleh bian dipajang disana. Shira melongo tak percaya dengan penglihatannya, "total banget ini cowok mendekati aku, pantaslah dia tau dimana rumahku, ternyata dia sudah mengikuti aku selama ini" gumam Shira. tak sadar senyum terukir di bibirnya, baru kali ini dia merasa sangat diinginkan oleh seseorang.


"apa maksudnya semua ini kak?" tanya shira


"semalam saat aku bilang ke orang orang kamu calon istri aku, kamu marah dan menganggap aku mempermainkan kamu, aku sadar aku belum pernah mengutarakan secara resmi perasaan aku yang sebenarnya sama kamu"


"hari ini, aku mau meyakinkan kamu, aku serius udah jatuh cinta sama kamu, kamu berbeda dengan gadis gadis lain yang selama ini aku temui, aku ga main main Shira, aku menyayangimu, ucap bian tulus


"baru kali ini aku melakukan hal seperti ini, aku ingin tunjukkan pada semua orang kalo kamu spesial, agar kamu yakinkan kalau kamu bukanlah salah satu korban yang aku permainkan" bian kembali meyakinkan


"kak Bian, kakak sadar dengan apa yang kak ucapkan? kakak tau aku ini siapa? ga ada satupun hal yang bisa kamu banggakan dari aku kak" suara Shira terdengar bergetar


"cinta aku ga pakai alasan sayang" bisik bian di telinga shira, dan kali ini sukses membuat gadis itu terenyuh.


"aku mohon beri aku kesempatan, jadilah pacarku dulu, kenali aku dulu, aku ga akan memaksa kamu mencintaiku sekarang, nanti saat kamu lebih mengenal siapa aku, aku pastikan kamu ga akan menyesal!" ucap bian meyakinkan Shira


"hmmm...beri aku waktu ya kak!" mohon Shira


"ok, berapa jam kamu mau? biar aku pesan dulu makanan untuk kita berdua berkurung disini selama waktu yang kamu inginkan? goda bian

__ADS_1


"APA kak? maksud kamu????.....


__ADS_2