
Setelah kejadian itu mereka saling diam dan tidak bertegur sapa,lebih tepatnya sang istri yang mendiamkannya.Tetapi Adit tetap berpamitan untuk mengecek Hotel yang berada disini dan ia percayakan kepada sahabatnya.
Adit memutuskan pergi ke Hotel miliknya untuk memberikan kejutan kepada sahabatnya Kevin dan Ria.Karena dia tidak memberi tahu kedatangannya.
Jika memungkinkan dia akan kembali memimpin Hotel ini lagi,tentunya setelah mendapat maaf dari Sania.
Mobil Adit pun tiba dan semua memberi hormat kepada pemilik hotel.Lalu dia memberikan kunci mobil itu kepada satpam disana untuk memarkirkan mobilnya.
Aditya memang lebih suka berkendara sendiri.Sebenarnya dulu dia punya seorang sopir yang merangkap sebagai tukang kebunnya.
Tetapi 8 bulan yang lalu Andi sang sopir dinyatakan hilang.Polisi pun tidak dapat menemukannya hingga sekarang.Entah hilang atau pergi istrinya pun juga tidak tahu.
Karena itu sampai sekarang Adit tidak pernah mencari sopir lagi.Rahasia besar Adit pun masih aman hingga sekarang.Sopir itu juga yang mengetahui rahasianya dan menyimpannya rapat.
Adit masuk,semua membungkukkan badannya dan memberikan salam untuk pemilik Hotel ini.
Ria yang memang sudah diberitahu bergegas keluar untuk menemui sahabatnya.Dia sangat senang karena sudah hampir setahun tidak bertemu.
__ADS_1
"Hey,Pak bos rupanya kau kesini? Aku tak percaya ini....!"Ria memeluk sahabatnya dengan sedikit bergurau.
"Kau ini ada-ada saja Ria,panggil Adit seperti biasanya...Oke?"ucap Adit seraya tersenyum.
"Ya...ya..ya..."hahaha.
"Kau datang tanpa memberi tahuku,aku sungguh tak percaya pemilik hotel datang kesini ?"tanya Ria dengan nada meledek.
Adit tertawa."Oh ya....dimana suamimu?"
"Istirahat dulu Vin....!"ucap Adit meledek hingga tiba-tiba mengagetkan Kevin.
"Aditya? Em...maksudku Pak Bos?"Kevin berdiri dan memeluk sahabatnya dengan perasaan senang.
"Wah....sulit dipercaya,ada apa ini tiba-tiba disini tanpa memberi tahuku?"
"Aku merasa senang jika ada pengawasan seperti ini langsung dari anda Tuan!"Kevin tertawa membalas ledekan Aditya.
__ADS_1
"Hmmmm .....bukan Tuan,tetapi cuma kawan bertemu kawan Vin...."balas Adit sedikit bergurau.
"Baiklah ayo kita duduk...."Kevin mempersilahkan sang bos duduk.Adit duduk termenung seperti sedang memikirkan sesuatu.Kevin curiga jika kedatangannya kesini pasti ada suatu masalah.
Akhirnya Aditya pun menceritakan kejadian akhir-akhir ini.Dia yang sering membentak hingga mengabaikan Sania dan juga malamnya jarang dirumah,sehingga sang istri sampai ketergantungan obat tidur karena kesepian.
"Apa ada seseorang yang menganggu pernikahanmu?"tebak Kevin.Adit hanya diam seraya menopang dagu menggunakan satu tangan,tangan satunya bersedekap di dada.Biarlah rahasia besar itu ia simpan sendiri.Toh itu hanya masa lalu pikirnya.
"Aku tau Kalian adalah pasangan yang paling romantis di kota ini dulu...kenapa sampai ada masalah?"kata Kevin seraya menggelengkan kepalanya.Tak habis pikir kenapa sikap temannya itu bisa berubah.
Ria hanya diam mendengarkan Kevin sedangkan Adit masih termenung entah memikirkan apa.
"Dia susah tidur saat kau pergi dan tak disampingnya bukan? Tapi disaat kau sudah ada disampingnya sekarangpun dia masih mengonsumsi pil itu?"tanya Kevin walaupun dia sudah tau jawabannya.Karena tadi Aditya sudah menjelaskan panjang lebar.
Ria menimpali ucapan suaminya,"Sulit dipercaya,Sania gadis yang baik yang pernah kukenal dan yang kutahu dia juga sangat mencintaimu."
"Apa kau memang-.........'Ria tidak enak melanjutkan perkataannya.
__ADS_1