Dengarlah!! Aku Hanya Inginkan Bahagia

Dengarlah!! Aku Hanya Inginkan Bahagia
Bagian 12


__ADS_3

Bagian 12🌹


" Ada apa papa menghubungi Aku agar segera pulang ke rumah."


" Apakah kamu ada pekerjaan penting di kantormu?"


" Kalau masalah pekerjaan penting di kantor itu pasti ada Pah, karena kantor Kenzo masih dalam tahap pengembangan produksi."


" Maafkan papa kalau mengganggu pekerjaan kamu."


" Tidak apa-apa pah."


" Kita tunggu sebentar kakakmu, karena mama mu baru aja menghubungi kakakmu itu."


" Iya nak, Ada yang ingin dibicarakan oleh papamu dengan kamu dan kakakmu juga."


" Pasti tentang perusahaan Texs grup kan Pah."


Pak Fatih menoleh ke arah istrinya, kemudian mereka berdua menatap ke arah sang anak, kemudian pak Fatih pun menganggukkan dengan pasti ke arah anaknya tersebut.

__ADS_1


" Dari mana kamu tahu tentang Texs Group?"


" Sebagian perusahaan penanam saham di kantor Aku mengetahui semua itu, dia juga membujuk Aku agar segera menangani perusahaan Texs group itu, memang sebenarnya masalahnya ada apa? kenapa sampai mengalami kemerosotan seperti itu.?"


" Papa juga tidak tahu, sebenarnya laporan setiap bulannya bagus saja dan produksi semakin meningkat, Tapi menurut kabar dari kakakmu pimpinan perusahaan itu sudah kabur membawa sejumlah uang perusahaan, bahkan sebagian dari karyawan khusus produksi pun sudah banyak yang di rumahkan, papa tidak ingin mereka sebenarnya di rumahkan, karena mencari orang-orang yang sudah profesional seperti mereka itu sangatlah sulit, makanya papah berharap kamu menjalankan perusahaan itu dan kembali memanggil mereka setelah keadaan memadai, kalau seandainya kita menggaji dengan dua perusahaan yang ditangani oleh kakakmu tersebut omsetnya pasti akan berkurang, ujung-ujungnya salah satu dari perusahaan itu pasti akan mengalami kebangkrutan, papa memulainya dari enol, papa membangun tiga perusahaan itu agar bisa menjadi milik kalian bertiga, Tapi sayangnya kamu memiliki perusahaan sendiri yang kamu bangun dengan teman-teman kamu dan sebagian memiliki saham di perusahaan kamu itu, penanam saham di perusahaan kamu itu adalah teman-teman kamu, papa bangga dengan kamu dan teman-teman kamu itu, di masa kalian seperti ini kalian bisa mewujudkan impian kalian untuk membangun perusahaan sendiri dan berdiri di atas 2 kaki kalian terutama kamu, dan adikmu juga mengikuti langkah kamu ingin memiliki usaha sendiri sampai akhirnya adikmu memiliki sebuah stasiun televisi sendiri, seperti apa yang diinginkannya sejak kecil, papa merasa kasihan dengan kakakmu yang sudah menjalankan dua perusahaan yang seharusnya itu adalah milik adikmu, Nah perusahaan yang sedang mengalami kemerosotan ini adalah milik kamu yang sudah papa berikan atas nama kamu dan papa ingin kamu berkecimpung di dalam perusahaan itu, jangan kecewakan papa, ini papa memohon padamu, agar kamu menjalankan perusahaan tersebut, kamu bisa kan? ini adalah permintaan papa padamu nak "


Kenzo hanya menghela nafasnya dengan panjang dia menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa, beberapa saat hening di ruangan itu, tidak ada pembicaraan sama sekali, Bapak Fatih dan Ibu Kurnia hanya terdiam dan mereka berdua Saling pandang.


" Kalau aku tidak menerima permintaan papa mungkin kak Kenji akan merasa aku terus menghindarinya, ditambah lagi perusahaan yang akan gulung tikar ini adalah atas nama diriku, aku tidak bisa menolak keinginan Papah." gumam Kenzo dalam hati, kemudian dia pun menghela nafasnya dengan panjang dan kembali membenarkan duduknya dia menatap kedua orang tuanya tersebut kemudian dia tersenyum.


Belum Kenzo berbicara dengan sang papa untuk menerima keinginan papanya Itu, sebuah mobil memasuki rumahnya tersebut, Mereka pun menatap ke arah luar, Kenji keluar dari dalam mobil dan melangkah menuju ke arah pintu utama dan mendekati mereka, Kenji langsung duduk di samping kanan Kenzo namun tidak berdampingan dengan Kenzo, sesaat Kenji menatap ke arah Kenzo, Kenzo memberikan senyumannya kepada sang kakak, karena dia tidak merasa ada permasalahan dengan kakaknya tersebut.


" Ini masalah tentang Texs Group, papa sengaja untuk mengumpulkan kalian berdua di sini, walaupun kita tinggal satu rumah kalian berdua jarang bertegur sapa, sejak kejadian itu kalian sepertinya masing-masing menjaga jarak, yang dulunya kita selalu bersama-sama namun sekarang untuk makan sarapan pagi aja meski diberi janji dulu di malam hari, sebelum ke titik permasalahan kalian berdua itu ada apa?" tanya Bapak Fatih menatap ke arah kedua anak lelakinya tersebut.


Kenjo menghela nafasnya dengan panjang dia menoleh sesaat ke arah sang adik Kenzo kemudian menundukkan kepalanya.


" Iya Kenji, Kenzo, sebenarnya ada apa diantara kalian, kalian berdua harus mengatakan pada Mama, karena kami berdua adalah orang tua kamu yang masih ada, Jangan kecewakan kami berdua, masalahnya ini ada apa? walaupun sebenarnya Kenzo berbicara dengan mama kalian berdua tidak ada masalah, tapi terlihat sekali jarak diantara kalian berdua, apa ini karena masalah Lalita?"


Mereka berdua pun langsung menoleh ke arah sang mama dan sontak saja Kenzo langsung berbicara pada Mamanya itu menyanggah ucapan mamanya tersebut.

__ADS_1


" Bukan masalah Lalita mah, tidak ada sama sekali masalah tentang itu."


" Terus kenapa kalian menjaga jarak? ini rumah kalian, papa dan mama sudah tua nak, kalian berdua adalah anak-anak kami yang bisa kami harapkan, tapi kenapa kalian berdua seperti terbentang jarak yang sangat luas sekali, tolong jelaskan pada kami sebelum kita membahas Texs grup.


" Aku tidak merasa kalau antara Aku dan Kak Kenji ada masalah, cuma Aku merasakan kak Kenjilah yang berubah sejak kejadian malam itu, asal kak Kenji tahu, aku dan Lalita itu sudah lama putus dan putus kami pun baik-baik karena Lalita menginginkan kami berdua berpisah."


Mendengar ucapan Kenzo, Kenji pun menatap ke arah sang adik.


" Benarkah apa yang dikatakan kamu? Apakah kamu tidak berbohong dengan ucapan kamu itu, karena aku sering melihat kamu menatap Lalita, jika seandainya Lalita ada di sini."


" Astaga Kakak, jangan salah paham denganku, Aku tidak menginginkan Lalita kembali padaku, aku malah bersyukur kalau seandainya Lalita bahagia bersama dengan kakak, kalau kakak memang menjaga Lalita dengan sungguh-sungguh, Aku juga merasa bahagia dan senang sekali."


Kenji menghela nafasnya dengan panjang.


" Maafkan aku Kenzo, jujur kejadian di malam itu, aku juga tidak tahu apa yang terjadi, karena di saat aku bangun aku sudah melihat kalau Lalita sudah ada di sampingku, aku tidak tahu yang aku tahu saat itu aku terlalu banyak minum, karena aku merasa senang kita bisa berkumpul kembali kala itu, kamu yang baru saja datang dari luar negeri setelah menyelesaikan kuliah kamu, kita bisa berkumpul kembali, Tapi aku tidak tahu kalau kalian berdua Lalita sudah putus secara baik-baik, karena Lalita tidak pernah berbicara tentang putusnya hubungan kamu berdua." ucap Kenji.


Kenzo tersenyum dengan ucapan kakaknya itu.


" Aku tidak apa-apa Kak, kami udah lama putus, memang aku tidak memproklamerkan putusnya hubungan kami itu, karena yang diinginkan oleh Lalita berpisah denganku." ucapnya sembari tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2