Dengarlah!! Aku Hanya Inginkan Bahagia

Dengarlah!! Aku Hanya Inginkan Bahagia
Bagian 35


__ADS_3

35


Disebuah tempat seorang wanita sedang duduk seorang diri terlihat dia menunggu seseorang dia adalah Ernila yang akrab dipanggil Nila, wanita cantik itu sedang menunggu sahabat kecilnya yang tak lain adalah Kenji, yang ditunggupun sudah memasuki halaman parkir tempat itu dan memarkirkan kendaraannya, dengan senyum bahagianya Kenji keluar dari dalam mobilnya dan menuju kearah wanita yang menunggunya itu.


Diseberang jalan sebuah mobil berhenti dan menatap kearah kedai tersebut dengan tatapan penuh tanda tanya besar, siapa lagi kalau bukan Lalita, dia kemudian keluar dari mobil setelah melihat Kenji masuk ke arah dalam kedai tersebut, Dia kemudian menyeberangi jalan menuju ke kedai di mana Kenji berada.


Lalita yang pintar menyembunyikan gerak-geriknya itu dengan santai melangkah menuju ke arah dalam kedai, sedangkan kedua orang yang sudah saling bertemu dan berjabat tangan itu pun tidak mengetahui kalau Lalita sudah berada di dalam kedai bersama dengan mereka.


" Hai...Apa kabar?" Sapa Kenji pada Nila.

__ADS_1


" Kabarku baik, oh ya aku sudah memesankan minuman dan cemilan kesukaan kamu." ucap Nila sembari tersenyum menyambut uluran tangan Kenji.


Kenji terlihat tersenyum bahagia karena sahabatnya itu tidak pernah melupakan makanan kesukaannya.


" Siapa wanita itu, kenapa Kenji terlihat bahagia sekali, selama ini Kenji tidak mengatakan kalau dia memiliki seorang wanita yang akrab seperti itu, bahkan saat berbicara denganku pun dia tidak pernah menyinggung tentang teman-temannya di masa lalu, kenapa dia menyembunyikannya dariku?" ucap pelan Lalita sembari mengepalkan tangannya, kemudian seorang pelayan kedai pun menemui Lalita dan memberikan daftar menu yang ada di tangannya, Lalita tersenyum, kemudian dia memesan satu minuman saja sembari matanya masih melirik ke arah kedua orang tersebut. Terlihat sekali Kenji tertawa pelan dan mereka berdua pun sedang membicarakan sedikit serius, sayangnya Lalita tidak mendengar pembicaraan mereka berdua, karena duduk Lalita dan duduk Kenji sedikit berjauhan dan tidak memudahkan Lalita untuk mendengarkan pembicaraan Kenji dan wanita yang baru saja dilihat Lalita itu.


" Kenapa kamu tidak hadir di saat acara pernikahanku nanti.?"


Nilai tersenyum.

__ADS_1


" Maafkan aku, aku tidak bisa hadir dalam acara pernikahanmu, oh ya kenapa kamu nggak langsung mengajak calon istri kamu, aku kan ingin kenal juga dengan dia, Aku tidak ingin ada kesalahpahaman di antara kita nantinya, karena kamu menemui aku seorang diri tanpa membawa dia."


Kenji tersenyum sembari meneguk minuman yang ada di hadapannya itu, dia menghela nafasnya dengan panjang, Nila menatap ke arah Kenji dengan tatapan herannya.


" Dia masih sibuk, karena dia juga memiliki pekerjaan sama seperti aku, dia orangnya sabar banget dan dia juga sangat mencintai aku, jadi dia percaya denganku."


Nila hanya menganggukkan kepalanya, kemudian dia pun meminum minuman kesukaannya. Kemudian mereka pun saling berbicara lagi, beberapa saat kemudian Nila mengambil sebuah bungkusan dan memberikannya kepada Kenji Lalita yang memperhatikan itu pun ingin tahu apa yang diberikan oleh wanita yang ada di hadapan calon suaminya tersebut, terlihat Kenji merasa senang dan menerimanya dengan senyuman semberingngahnya pemberian dari Nila, setelah memberikan bungkusan itu terlihat Nila pun berpamitan pada Kenji dan berjabat tangan Nila pun kemudian keluar meninggalkan Kenji yang sedang duduk sendirian menghabiskan minumannya tersebut, sebelum Kenji keluar dari kedai itu Lalita kemudian bergegas meninggalkan kedai tersebut, Setelah dia menyelipkan uang di bawah gelas minumannya itu, dia terus melangkah menuju ke arah mobilnya saat dia melajukan mobilnya Kenji melihat mobilnya tersebut, Kenji pun berdiri dan bergegas keluar dari kedai untuk memastikan Apakah mobil itu benar-benar mobilnya Lalita.


" Apakah aku salah lihat? Kalau tidak salah itu adalah mobilnya Lalita, kenapa dia bisa parkir di depannya kedai ini, apakah dia melihat aku bertemu dengan Nila? Ini gawat! Dia pasti akan marah kalau melihat aku bertemu dengan wanita lain tanpa sepengetahuannya." ucapnya sembari melangkah menuju ke arah mobilnya dan beberapa saat kemudian dia pun mengejar laju kendaraan Lalita yang sudah terlebih dahulu meninggalkan depan kedai kopi itu.

__ADS_1


__ADS_2