
42
" Aku sudah selesai aku mau ke kantor dulu." ucap Laila sebelum dia berdiri Kenji pun menegurnya.
" Laila, kakak yang akan mengantarkan kamu ke kantor, tunggu sebentar Kakak ngambil kunci mobil." Ucapnya berdiri dari duduknya membuat Laila merasa heran dan menatap langkah kakaknya tersebut, kemudian dia pun langsung meraih kedua tangan orang tuanya dan mencium punggung tangan mereka, setelah berpamitan Laila pun melangkah menuju ke arah luar disusul oleh Kenji di belakangnya, mereka berdua menuju ke arah garasi di mana mobil Kenji terparkir.
" Aku sudah dapat mengiranya Kak Kenji menawarkan dirinya untuk mengantarku ke kantor itu, berarti dia akan mencari keterangan tentang pertanyaanku di meja makan tadi." Gumam Laila sembari menghela nafasnya dengan panjang sambil memakai sabuk pengamannya.
Beberapa saat kemudian mobil pribadi Kenji melaju menuju ke arah kantor pribadi Laila.
" Laila, kamu pasti mengetahui kenapa Kakak bisa ingin mengantarkan kamu berangkat bekerja."
__ADS_1
" Iya Kak Laila tahu, kakak pasti akan bertanya tentang pertanyaan aku tadi kan ? Maafkan aku Kak, Aku sengaja bertanya seperti itu, Aku tidak ingin mengatakan yang sebenarnya di depan kedua orang tua kita, karena mereka tidak mengetahui apa yang terjadi di belakang ini semua."
" Maksud kamu apa yang terjadi di belakang Ini semua.?"
" Aku rasa Kakak sudah tahu tapi kakak hanya pura-pura tidak ingin mengetahui itu semua, Iya kan Kak."
Kenji menghela nafasnya dengan panjang, dia terdiam dan dia tidak menjawab perkataan dari sang adik.
" Kenapa Kakak diam ? Kakak sudah tahu semua kan sepak terjangnya Kak Lalita dan kakak juga pasti mengetahui kejadian malam pergantian tahun beberapa tahun yang lalu itu."
Laila merasa heran sang kakak memarkirkan mobilnya biasanya tidak pernah dia memarkirkan mobilnya tersebut di kantornya itu, karena Kenji jarang mengantarkan dirinya sampai ke kantor.
__ADS_1
" Kenapa Kakak parkirkan mobilnya di sini? Bukankah Kakak masih ada urusan di luar sana ? "
Kenji menyandarkan tubuhnya di jok mobilnya.
" Kakak sudah mengetahui semuanya, Kakak juga tahu sekarang Lalita mengandung anak laki-laki lain, Kakak juga tahu kejadian di malam pergantian tahun beberapa tahun yang lalu itu yang mengakibatkan Kenzo bersama dengan wanita lain, makanya kakak ingin menikahi Lalita kakak tidak ingin Kenzo yang menjadi korban Lalita, kakak tahu kok perselingkuhan yang dilakukan oleh Lolita dengan lelaki lain itu. Tapi kamu harus tahu Dek, Kakak menikahi Lalita bukan karena kakak tidak bisa mencari wanita lain."
" Tapi kenapa?"
" Karena kakak tidak bisa memberikan keturunan pada wanita manapun."
" Apa? Kaka tidak bohong kan dengan ucapan Kakak itu?"
__ADS_1
Kanji menggelengkan kepalanya.
" Kakak tidak bohong, Kakak sudah lama mengetahuinya, namun itu menjadi rahasia kakak, baru kali ini kakak menceritakannya kepadamu, Kakak juga tahu kalau Lalita mengandung anak kekasih gelapnya itu, Kakak juga tahu dia berselingkuh di belakang Kakak, tapi kakak tidak terlalu memikirkannya, karena keadaan kakak seperti ini ditambah lagi kakak kasihan dengan keadaan anak yang ada di dalam kandungan Lalita nantinya, karena laki-laki itu tidak mau bertanggung jawab pada Lalita, semuanya sudah Kakak ketahui, Maafkan kakak dek, Kakak tidak bisa cerita pada kedua orang tua kita, kakak ingin segera mempercepat pernikahan Kakak dengan Lalita, karena kakak ingin memberikan keturunan cucu pada Papa dan Mama walaupun anak itu bukan darah daging kakak, dan kakak tidak ingin mengatakan keadaan Kakak ini pada mereka, karena Kakak takut kalau kakak mengecewakan mereka nantinya, biarlah kamu dan Kakak serta Tuhan Yang tahu, semoga kamu menutup rahasia ini, tutuplah sampai di sini biarkan Kakak menjalani hidup Kakak bersama dengan Lalita dan kalian mendapatkan kebahagiaan kalian masing-masing." Ucapnya sembari menghela nafasnya dengan panjang, karena dia sudah mengetahui semua sisi gelap hitam Lalita di belakangnya, dia berpacaran dengan Kenzo sampai dia bertunangan dengan Kenji Lalita tidak pernah berubah, selalu memiliki hubungan gelap dengan lelaki lain sampai akhirnya dia pun mengandung dari salah satu laki-laki yang tidak mau bertanggung jawab padanya, akhirnya dia mau menikah dengan Kenji walaupun Lalita menganggap Kenji tidak mengetahui kalau ada benih orang lain di dalam rahimnya itu, namun sayangnya Kenji mengetahui semuanya itu dan Kenji pun menerima apa adanya keadaan Lalita dan memutuskan ingin hidup bersama dengannya.