Dengarlah!! Aku Hanya Inginkan Bahagia

Dengarlah!! Aku Hanya Inginkan Bahagia
Bagikan 47


__ADS_3

47


" Puja, maafkan aku, karena kamu sudah berjuang sendirian tanpa akuz bolehkah aku ikut dalam membesarkan Pandu."


Puja terdiam.


" Puja, Aku ingin menikahi kamu dan aku ingin meresmikan hubungan ayah dan anak yang sudah lama tidak pernah menyatu, Aku tidak ingin kamu sendirian membesarkan Pandu, Aku ingin kamu membagi kesedihan yang selama ini kamu alami seorang diri, Maafkan Aku puja."


" Puja, Kenzo memang mau mempertanggungjawabkan semuanya padamu, dari awal pun aku dan adiknya mencari kamu, tapi karena kamu tidak pernah kami kenal dan menyulitkan kami untuk mencari alamat kamu, akhirnya kami menyerah karena kami memang benar-benar tidak mengetahui Di mana keberadaan kamu saat itu, asal kamu tahu Puja, Kenzo baru aja tahu tadi malam, kalau Pandu adalah anak kandungnya, jika seandainya Icha tidak berbicara semuanya, mungkin saat ini kalian tidak bertemu di sini dan kalian juga tidak mengetahui yang sebenarnya tentang kejadian di malam pergantian tahun itu, kalian harus mementingkan kebahagiaan Pandu, biarkan Dia memiliki kelengkapan Ayah dan Ibunya, aku yakin Pandu pasti akan bahagia jika kalian berdua bersatu." ucap Ramon dianggukan oleh Icha.


" Bagaimana Puja, Apakah kamu mau menerima aku, mungkin hubungan ini terlambat, tapi bagiku tidak ada kata terlambat untuk membina sebuah rumah tangga dan membesarkan anak kita bersama-sama, aku ingin menebus kesalahanku selama ini dan mau menebus kesedihan serta kesusahan kamu selama bertahun-tahun dalam merawat Pandu." ucap Kenzo sembari terus menggenggam tangan Puja.

__ADS_1


Puja menetap ke arah Icha, Icha hanya menganggukkan kepalanya sembari tersenyum.


" Kalau kamu masih belum yakin denganku, Aku akan menunggu kamu sampai kamu yakin untuk hubungan kita ini."


Puja menghela nafasnya dengan panjang refleks kepalanya mengangguk.


" Apakah kamu setuju Puja." ucap Kenzo karena melihat anggukan dari Puja.


" Aku mau membina rumah tangga bersama denganmu dan kita sama-sama membesarkan Pandu tapi ada yang aku takutkan."


" Aku takut nantinya keluarga kamu akan membenciku, satu sisi aku orang tidak berada dan hanya biasa saja dari keluarga yang sederhana, di sisi lain aku sudah memiliki seorang anak, orang tuamu pasti akan merasa tidak suka denganku."

__ADS_1


Kenzo tersenyum.


" Kamu tidak usah khawatir, Mama dan Papa pasti menerima kamu apalagi Pandu adalah darah dagingku, aku akan menceritakan semua kejadian itu pada mereka, dan aku akan memperkenalkan kamu pada mereka, mereka pasti senang karena aku sudah memberikan seorang cucu mereka berdua.".


Icha dan Ramon merasa senang mendengar ucapan Pandu dan melihat keikhlasan Puja menerima Pandu sebagai suaminya.


" Aku akan menemui orang tua kamu, aku akan meminta kamu terlebih dahulu kemudian nanti aku akan mengajak kedua orang tuaku bertemu dengan orang tuamu."


Puja menganggukkan kepalanya sembari bergumam di dalam hatinya.


" Awal bertemu denganmu aku memang sudah ada rasa dihatiku, tapi aku sadar diri karena keadaanku yang memiliki seorang anak, tapi setelah aku mengetahui kalau kamu adalah Ayah dari anakku, Aku merasa senang sekali karena orang yang aku sukai ternyata adalah Ayah anakku. Begitu juga dengan anakku yang sudah menganggapmu seperti ayahnya sendiri, padahal kamu adalah Ayah kandungnya, memang sulit dipercaya, tapi inilah kenyataannya bagiku." Gumamnya di dalam hati.

__ADS_1


" Sekarang Puja sudah dilamar oleh Kenzo, sekarang giliran aku yang akan melamar Icha." Ucap Ramon.


Mendengar ucapan dari Ramon Puja pun menatap ke arah Icha sembari mengekspresikan ketidaktahuannya itu, Icha hanya menganggukkan kepalanya sembari tersenyum.


__ADS_2