
36
Tepat jam pulang kantor Icha dan Ramon berboncengan menuju pulang, tapi Icha masih bingung untuk membawa Ramon kemana, karena kebetulan Ramon juga tidak menggunakan kendaraan.
Icha yang bercerita pada Puja pun tentang tamu pak bosnya yang ingin ikut pulang dengannya itu membuat Puja merasa senang, karena Icha sudah memiliki teman seorang lelaki selama ini Icha tidak terlihat memiliki teman seorang lelaki setelah berpamitan dengan Puja Icha pun kemudian melangkah meninggalkan Puja yang sudah ditunggu oleh Ramon di tempat parkir, mereka berdua pun kemudian meninggalkan kantor Texs Group.
Puja yang masih mengerjakan sedikit pekerjaannya itu pun masih berada di dalam kantor tersebut, Puja tetap fokus dengan pekerjaannya sampai beberapa saat kemudian pekerjaan itu pun sudah selesai dikerjakannya, saat dia membenahi meja kerjanya ponselnya pun berdering, dia menatap ke arah ponselnya dan melihat layar ponselnya siapa sang pemanggil, ternyata sang anak yang memanggilnya, dia pun langsung menjawab panggilan via video call tersebut.
" Selamat sore Mama...." Sapa Pandu
" Sore sayang... Ada apa? sebentar lagi juga mama mau pulang."
" Tidak ada apa-apa kok, Pandu ingin menghubungi Mama aja, karena mama terlalu lama bekerjanya sampai sekarang kok belum pulang."
" Maafkan mama ya, karena pekerjaan Mama banyak, tapi kamu nggak usah khawatir, Mama sudah selesai kok tunggu di rumah ya, Mama akan segera pulang."
__ADS_1
" Kalau pekerjaan Mama itu banyak mending Mama bawa aja pulang ke rumah nanti Pandu temenin." ucapnya tertawa.
Puja pun ikut tertawa mendengar celotehan anaknya tersebut.
" Hai ...Halo Om apa kabar?" ucap Pandu, mendengar ucapan Pandu seperti itu Puja pun langsung menoleh ke arah belakang, ternyata di belakangnya ada Kenzo yang sudah berdiri sejak tadi.
Kenzo tersenyum sembari bersuara menjawab sapaan dari Pandu.
" Hai...Halo juga..."
Namun belum sempat Kenzo berbicara lebih panjang lagi pada Pandu, Puja pun langsung berkata pada anaknya tersebut.
" Sejak kapan Bapak berada di situ, Kenapa Bapak tidak langsung pulang.?"
" Kenapa kamu berbicara seperti itu, seharusnya kata-kata itu aku lontarkan kepada kamu, kenapa sampai sekarang Kamu tidak pulang ke rumahmu, kamu tahukan kalau kamu memiliki seorang anak, seharusnya kamu cepat pulang ke rumahmu karena Anakmu sudah menunggu dari tadi."
__ADS_1
Puja hanya menghela nafasnya dengan panjang, kemudian dia pun mengemasi semua barang keperluannya yang harus dibawa pulang ke dalam tasnya sembari berucap.
" Saya permisi dulu..." ucapnya kemudian meninggalkan Kenzo yang masih berdiri sambil tersenyum, Kenzo pun kemudian melangkah mengikuti langkah Puja keluar dari kantornya tersebut.
Puja berdiri di depan jalan menunggu taksi yang lewat, beberapa saat mobil Kenzo pun keluar dari halaman kantor Texs Group dan berhenti di depan puja.
Kenzo yang berada di dalam pun keluar dan mendekati Puja yang ada di samping mobilnya.
Kenzo kemudian meraih tangan Puja membuat Puja terkejut dan membuka pintu mobil mempersilahkan Puja untuk masuk tanpa bicara, Puja merasa bengong dan langsung saja duduk di dalam mobil tersebut, Kenzo kemudian menutup pintu mobilnya, tanpa berkata apa-apa sama sekali dia langsung melangkah kembali ke dalam mobilnya, beberapa saat kemudian Kenzo melajukan mobilnya menuju ke arah rumah Puja.
Selang beberapa menit mobil Kenzo berhenti di ujung jalan, karena Kenzo tidak mengetahui di mana rumah Puja berada yang dia hanya tahu hanyalah ujung jalan tersebut di mana mereka berdua pernah bertemu.
" Di mana rumah kamu?"
" Tidak usah sampai rumah Pak, di depan jalan ini aja, karena rumah Aku masih masuk ke dalam."
__ADS_1
" Tapi masih bisa dilalui mobil kan?"
Puja hanya menganggukkan kepalanya, tanpa pikir panjang lagi Kenzo pun membelokkan arah mobilnya menuju ke arah rumah Puja, Puja pun hanya menghela nafasnya dengan panjang karena dia tidak bisa menolak keinginan Pak Bosnya untuk mengantarkan dia sampai di depan rumahnya tersebut.