Dengarlah!! Aku Hanya Inginkan Bahagia

Dengarlah!! Aku Hanya Inginkan Bahagia
Bagian 48


__ADS_3

48


Setelah dari kantor Kenzo Mereka pun menuju ke arah rumah puja tidak berapa lama mereka sampai di rumah Puja mereka memarkirkan mobil mereka dan melangkah menuju ke arah rumah Puja, kebetulan Ayah Puja dan kakaknya berada di rumah, Kenzo pun Kemudian bertemu dengan keluarga Puja dia mengutarakan keinginannya ingin meminang Puja, ayahnya Puja pun merasa senang dengan keinginan dari Kenzo.


Kenzo sudah menceritakan semuanya kepada ayahnya Puja keinginannya untuk mempersunting Puja dan mengangkat Pandu sebagai anaknya, serta menerima apa adanya Pandu sebagai anaknya sendiri, karena mereka sepakat tidak ingin menceritakan masa lalu yang terjadi beberapa tahun lalu saat malam pergantian tahun itu, karena Kenzo dan Puja memutuskan untuk tidak mengingat masa itu lagi.


Pandu yang berada di situ pun merasa senang sekali dia langsung memeluk Kenzo dan langsung mengucapkan kata Papa, karena merasa senangnya dia menitikkan air matanya, Kenzo menghapus air mata anaknya itu sembari mengisyaratkan agar anaknya itu tidak menitikkan kembali air matanya, walau dalam segi apapun, Kenzo akan selalu bersama dengannya dan melindungi dia dan ibunya.


Setelah perjumpaan Kenzo dengan keluarganya Puja, Kenzo mengajak Puja nanti malam bertemu dengan pihak keluarganya, Puja pun merasa senang dan menganggukkan kepalanya, Kenzo memerintahkan kepada Puja agar tidak masuk kantor hari ini, kemudian Icha juga ikut tidak masuk kantor ingin menemani Puja di rumahnya, akhirnya Ramon dan Kenzo meninggalkan rumah puja menuju ke arah kantornya tersebut.

__ADS_1


***


Tepat jam 07.00 malam sebuah mobil berhenti di depan rumah Puja, Kenzo turun dari mobil dan melangkah menuju ke arah pintu utama rumah tersebut, Dia mengetuk pintu rumah itu dan pintu terbuka, Pandu melihat sang Papa pun langsung memeluknya, dia merasa senang karena papanya itu datang menjemput mereka untuk bertemu dengan keluarganya.


Awalnya Puja tidak ingin mengajak Pandu tapi permintaan Kenzo akhirnya Puja mengiyakan untuk mengajak Pandu, karena Kenzo ingin memperkenalkan Pandu pada sang keluarga.


Setelah berpamitan dengan ayahnya, Pandu, Kenzo dan Puja pun melangkah menuju ke arah mobil pribadi Kenzo, beberapa saat kemudian mobil itu pun meninggalkan rumah tersebut menuju ke arah rumah kediaman kedua orang tua Kenzo.


Kenzo kemudian meraih tangan puja dan menggenggamnya.

__ADS_1


" Kamu harus kuat, karena kamu akan menjadi Nyonya Kenzo Pradiva."


Puja tersenyum sembari mengganggukan kepalanya, dia berusaha bersahabat dengan perasaannya yang mulai terasa gugup.


Beberapa saat kemudian mobil pun memasuki sebuah rumah mewah, Kenzo memarkirkan mobil tersebut, Dia kemudian memegang puja dan tangan satunya memegang Pandu, mereka bertiga menuju ke arah dalam di mana di ruang tengah itu sudah berkumpul keluarganya dan di situ juga ada Lalita.


Melihat Kenzo membawa seorang gadis dan seorang anak Lalita terkejut melihat gadis tersebut wajahnya yang terkejut itu pun diperhatikan oleh Laila dan Kenji, sedangkan kedua orang tuanya Kenzo sangat senang melihat sang anak membawa calon istrinya, Puja pun diperkenalkan dengan keluarganya, Puja meraih tangan kedua calon mertuanya itu dan mencium punggung tangannya sedangkan Pandu langsung memanggil kedua orang tua tersebut dengan sebutan nenek dan kakek. Serta mencium kedua tangan nenek dan kakeknya tersebut.


Orang tua Kenzo merasa senang sekali dengan Pandu, dia pun langsung meraih Pandu dan mendudukkan Pandu di samping mereka berdua terlihat Lalita menundukkan kepalanya sembari bergumam di dalam hatinya.

__ADS_1


" Bukankah itu wanita saat malam pergantian tahun itu, di mana Kenzo mengenalnya." ucapnya di dalam hatinya sembari memainkan jari jemarinya, sedangkan Kenji menatap ke arah Lalita dan juga menatap ke arah Kenzo dan puja.


__ADS_2