Destination

Destination
19 Perpisahan


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir Rara bekerja. Teman-temannya akan mengadakan sebuah pesta untuk perpisahannya, karena Rara akan kembali ke Indonesia. Rara menggunakan gaun berwarna hitam. Rambutnya dikuncir kuda.


Suara tawa dari teman-temannya memekakkan telinga.


“Kalian harus ke Indonesia!” ucap Rara. Mereka mengangguk dan mengacungkan jempol. Alvin diam-diam terus mencuri pandang pada Rara.


Pesta terus berlangsung hingga jam sebelas malam, dan Alvin mengantar Rara hingga apartemennya.


“Besok aku akan mengantar kamu ke bandara!”


“Tidak perlu repot-repot. Kamu kan sibuk!”


“Tidak repot! Lagi pula kan penerbangan kamu malam!”


Rara masuk ke dalam apartemennya. Dia sudah merapihkan semua barang-barangnya.


Mama dan sahabatnya tidak ada yang tahu kalau besok dia akan pulang. Kejutan! Rara tersenyum membayangkan kalau sebentar lagi dia akan kembali ke Indonesia. Dia sudah menyiapkan oleh-oleh untuk mama dan sahabatnya. Dia juga mendapatkan hadiah perpisahan dari teman-temannya yang ada di London.


Ternyata berat juga meninggalkan mereka yang ada di sini, mungkin karena sudah cukup dekat dengan teman-temannya, dan Sidah terbias adegan pekerjaan dan bisa beradaptasi dengan lingkungan.


...🌼🌼🌼


...


Jam tujuh Rara sudah tiba di bandara, diantar oleh Alvin.


“Ini untukmu!” Alvin menyerahkan paper bag pada Rara. Rara mengambilnya dan tidak lupa mengucapkan terima kasih.


“Sampai bertemu lagi.” Alvin mengucapkannya sambil mengusap lembut pipi Rara. Rara melambaikan tangannya dan bergegas pergi. Setelah Rara tidak terlihat lagi, Bryan datang menghampiri Alvin.

__ADS_1


“Semuanya sudah siap, Bry?”


“Sudah, Vin!”


“Ayo!” Alvin dan Bryan segera masuk, karena mereka juga akan melakukan perjalanan.


Lampu-lampu kota London terlihat sangat indah saat pesawat mulai mengudara.


Tidak jauh dari Rara duduk, sepasang mata sedang memperhatikannya dan tersenyum.


Kita akan segera bertemu!


Mata Rara perlahan mulai terpejam. Sedangkan orang yang mengawasinya, terus menyunggingkan senyum sambil memandang sebuah foto.


...🌼🌼🌼


...


“Kejutaaaannn ... aku pulangggg ... siapa yang merindukanku?” Suara tawa itu berhenti, digantikan pekikan heboh dari semua orang.


“Kok enggak bilang-bilang kalau mau pulang?”


“Kan bisa dijemput!”


“Katanya masih satu bulan lagi, baru pulang.”


“Enggak bawa bule?”


“Enggak bawa cewek cantik?”

__ADS_1


Itulah yang keluar dari mulut mama dan sahabatnya.


“Namanya juga kejutan, memangnya kalian saja, yang bisa tiba-tiba ada di London. Aku enggak bawa bule, susah packingnya, Kar. Aku memang masih kurang cantik, Ton?” Rara mengibas-ngibaskan rambutnya sok cantik! Suara tawa dan cubitan di pipi didapat oleh Rara.


“Kamu pasti lelah dan lapar, ayo makan dulu. Kebetulan sekali mama hari ini masak makanan kesukaan kamu.”


“Yeeyyy, asik!”


Dentingan sendok dan piring yang saling beradu di meja makan menambah hiruk pikuk keadaan. Makan sambil bicara, sebenarnya tidak baik. Tapi itulah yang terjadi.


“Hari ini kami nginap deh, boleh ya, Ma?” tanya Karina.


“Halah, sok minta izin!” Rara menimpali ucapan Karina.


Sebuah mobil yang mengikuti Rara sejak dari bandara masih terparkir tidak jauh dari rumahnya, tidak lama kemudian mobil itu bergerak meninggalkan lingkungan perumahan itu.


Sementara itu di dalam rumah, masakan yang dibuat oleh mama habis tak bersisa. Itulah yang membuat sang mama senang memasak banyak. Muda-mudi itu tak pernah kehilangan selera makan. Apa saja yang dimasak oleh mama, pasti akan habis. Keahliannya dalam memasak juga diwariskannya kepada sang putri tercinta.


...🌼🌼🌼


...


Tiga perempuan tertidur nyenyak di sebuah kamar. Sedangkan dua pria tidur di kamar sebelahnya. Dan seorang wanita menatap lirih sebuah foto dia dan anak perempuannya.


“Mama ingin kamu bahagia, Sayang!” Selalu kata-kata itu yang dia ucapkan saat memandangi wajah anaknya.


Doa yang tak henti.


Harapan yang tak pernah surut.

__ADS_1


Untuk sang putri tercinta.


Berbahagialah selalu, meski mama nanti tidak lagi bersamamu. Doa mama selalu menyertaimu!


__ADS_2