Dihina Miskin Ternyata Sang Pewaris

Dihina Miskin Ternyata Sang Pewaris
Bab 45. Lebih dari tiga puluh juta


__ADS_3

Setelah selesai makan malam, Zack segera mengajak Sisil keluar untuk menyusul mereka yang sudah keluar lebih dulu pergi ke kasir untuk menyelesaikan tagihan.


Sisil yang percaya pada Zack, tak perduli mereka apa yang di katakan mereka terhadap Zack.


Saat ini, Anisa dan Bima sedang bicara dengan manager Amanda.


" Dengarkan aku, manajer. Zack hanyalah orang miskin. Dia sama sekali bukan orang kaya atau orang berkuasa seperti yang anda kira! Dia sangat miskin sehingga dia bahkan tidak mampu membeli celana baru!" Bima berkata sambil menunjukkan jarinya ke arah Zack.


"Betul sekali! Anda memberi orang ini banyak hidangan secara gratis. Jika kita tidak membawanya ke sini hari ini, dia tidak akan punya cukup uang untuk masuk dan makan di sini." Davan menimpali perkataan Bima.


"Mengapa anda tidak memintanya bekerja di sini untuk melunasi hutangnya? Bagaimanapun, akan sia-sia jika membiarkan dia memakan hidangan spesial dengan harga jutaan secara gratis. Tahukah anda bahwa dia memenangkan tiga puluh juta dari lotre dan setelah itu langsung menghabiskannya sisa kemenangannya, sekarang dia tidak punya uang lagi." Saut Putri dengan dingin.


Amanda hanya diam tanpa mengatakan apapun.


Sekarang banyak orang berkumpul di lantai dasar karena keributan mereka.


"Apa yang terjadi disini? orang-orang mulai bertanya-tanya dan menerka-nerka apa yang dia lihat.


Namun Zack acuh tak acuh, dia hanya menutup telinga terhadap percakapan dan diskusi mereka.


Dengan santai Zack berjalan mendekati manajer Amanda.


"Nona Amanda, masih berapa banyak uang yang tersisa di rekeningku?" tanya Zack. Yang ia maksud rekening Zack adalah uang yang di kirim Lukman kepada Zack dalam rekening khusus untuk menerima uang dari restoran King Kitchen, Karena mereka harus menghitung uang sewa dan mengembalikan kepada Zack setiap tahun.


"Masih ada sekitar Tiga puluh juta tuan." Jawab Amanda sambil memeriksa rekening milik Zack.


Seketika semua orang tercengang, mendengar penjelasan Amanda.


"Ahh, kalau begitu aku ingin menambahkan lagi empat puluh lima juta lagi ke akunku hari ini." Seketika Zack mengeluarkan kartu bank dan memberikan kepada Amanda. Tak menunggu lama, empat puluh lima juta di terima.


"Apa?!"


Mata Bima langsung terbelalak karena terkejut saat melihat pemandangan didepan matanya terlalu tidak nyata.

__ADS_1


"Zack, sebenarnya seberapa banyak uang yang kamu menang dalam lotre?" Anisa tak tahan untuk tidak bertanya, namun Zack mengabaikannya.


"Baiklah tuan Albert. Kami akan mengatur mobil untuk membawa anda pulang," ucap Amanda.


Tak selang berapa lama, sebuah mobil BMW seri 7 menunggu Zack di luar. Membuat mereka lagi-lagi tercengang. Dan akhirnya mereka berfikir jika Zack memenangkan lotre lebih dari tiga puluh juta.


"Sisil apa kamu ingin kembali bersamaku?"


Begitu Zack masuk kedalam mobil dan menurunkan kaca jendela mobil sambil tersenyum.


"Iya." Jawab Sisil dan segera masuk kedalam mobil.


Seketika wajah Anisa langsung pucat saat melihat apa yang ada didepannya. Begitu juga dengan Bima, semua rencananya berantakan. Bima yang ingin dekat dengan Sisil, sama sekali tidak mendapatkan kesempatan.


Di perjalanan, Sisil tak tahan untuk tidak bertanya pada Zack saat ini.


"Zack, bisakah kamu memberitahuku seberapa banyak uang yang kamu dapatkan dari lotre?"


"Lalu apa yang sebenarnya terjadi?"


"Aku akan memberitahumu lebih banyak di masa depan. Tunggu saja waktunya, lagipula kita tidak hanya akan berteman satu, dua, atau tiga hari kan?"


" Tentu saja tidak."


Zack memerintahkan sopir untuk mengantarkan Sisil ke asramanya setelah itu dia berhenti di gerbang kampus dan segera memerintahkan sopir tersebut untuk kembali.


Zack berjalan kaki untuk kembali ke asramanya.


"Zack " Tiba-tiba seorang gadis memanggilnya dan kini berada di depan Zack. membuat Zack terkejut dengan kemunculannya yang tiba-tiba. Zack baru menyadari jika gadis yang memanggilnya adalah Putri.


"Bagaimana keadaan mu saat ini?" tanya zack.


Bagi Zack Putri tidak jauh berbeda dengan Anisa yang sama-sama menyebalkan.

__ADS_1


"Hmph, kamu benar-benar luar biasa. Kamu baru saja pergi dengan mobil BMW dan bahkan tidak mengajakku bergabung bersamamu sama sekali."


Putri sama sekali tidak menjawab pertanyaan Zack, justru sebaliknya menusuk dada Zack dengan ekspresi genit dan manja di wajahnya.


Putri berubah seratus delapan puluh derajat dalam waktu singkat, dan Zack sama sekali tidak bisa menerimanya.


"Putri ini sudah malam, lebih baik kamu kembali ke asrama mu." Zack buru-buru menjawab, karena dia tidak ingin menghabiskan waktu barang semenit bersama putri.


"Hmph, aku tidak bisa tidur, bahkan jika aku kembali ke asrama sekarang. Mengapa kamu sangat membenciku? Aku tau pasti kamu sangat kesal atas caraku memperlakukan kamu. Tahukah kamu kenapa aku memperlakukan kamu seperti itu?" tanya balik Putri sambil meletakkan tangannya di pinggang.


"Mengapa?" tanya Zack singkat.


"Aku tau kamu orang baik. Namun, walaupun kamu memakai pakaian bagus, kamu memiliki selera mode yang buruk. Lihatlah pakaianmu sekarang. Kamu berulangkali mencucinya hingga pakaian mu terlihat usang. Aku sangat membenci orang yang tidak memiliki selera yang bagus. Aku tidak tahu bagaimana kamu dengan Nabila putus di masa lalu, tapi kamu harus memiliki pacar yang sedikit bisa membantu kamu merubah penampilan mu." Ucap Putri yang tersirat kata-kata dengan jelas.


Putri tidak mau percaya kalau Zack sangatlah kaya. Jika Zack menjadi pacarnya, Putri yakin Zack akan menghabiskan sebagian uangnya untuknya. Selain itu terlepas dari pakaian atau penampilannya, sebenarnya Zack sangat tampan.


"Um...pacar? Aku belum memikirkannya." Bahkan jika Zack ingin mencari pacar, dia tidak akan menjadikan Putri sebagai pacar, karena dia yakin dirinya pasti akan diselingkuhi.


"Yah, aku tidak bisa menahan diri untuk memikirkannya. Zack tidakkah kamu memikirkan aku untuk menjadi pacarmu saja? Bagaimanapun aku tidak bisa kembali ke asrama malam ini" Putri mengedipkan matanya saat dia mencodongkan tubuh ke arah Zack.


Ponsel Zack tiba-tiba berdering saat dia melihatnya ternyata itu dari Alex.


"Alex, ada apa kamu mencariku?" tanya Zack saat mengangkat panggilan teleponnya.


"Zack segera kembali ke asrama, terjadi sesuatu pada Alex." Ternyata bukan Alex yang menghubungi melainkan Erwin. Dia bicara dengan nada yang cemas.


Zack takut terjadi sesuatu yang buruk terhadap temannya, dia pun bergegas pergi menuju asrama.


Sedangkan Putri tidak bisa menahan diri untuk tidak menghentakkan kakinya karena frustasi.


"Zack. Kamu tidak akan bisa lepas dari cengkraman ku. Aku akan membuat kamu jatuh cinta padaku, cepat ataupun lambat." Putri pun pulang dengan kecewa saat Zack mengabaikan dirinya.


To be continued ☺️☺️☺️

__ADS_1


__ADS_2