
"Yah, hari ini adalah ulang tahun Tiara." Zack menjawab sambil tersenyum.
Tiara dan Alex menatap mereka sebelum keduanya bertukar pandang satu sama lain.
Mereka pun segera masuk ke ruang VIP di salah satu restoran restoran mewah yang ada di Garang Commercial Street. Keduanya sudah menyiapkan kursi dimana Zack akan duduk berdampingan dengan Vera. Tak hanya itu saja, Tiara juga sudah menyiapkan kursi untuk teman-teman yang lainnya agar bisa saling berkomunikasi.
"Ngomong-ngomong kenapa aku tidak melihat Maya disekitar sini?" tanya Heri saat melihat sekeliling dan menyadari tidak ada Maya.
"Maya pergi bermain dengan pacarnya. Mereka memberitahu kami untuk tidak menunggunya
Dia akan datang nanti dan dia berkata akan memberi kejutan besar." jawab Tiara dengan jujur.
Tiara sengaja menyebutkan fakta kalau Tiara punya pacar, itu karena Alex memberi tahu Kalau Heri menyukai Maya. Walau bagaimanapun Tiara harus memberitahu agar Heri tidak kecewa.
"Maya sekarang lebih misterius setelah berpacaran dengan Danny. Dia terus memberi tahu kamu kalau dia akan memberi kejutan besar, dan dia membuat kami penasaran." Setelah bicara Dia menatap Zack yang tidak mengatakan apa-apa.
"Ngomong-ngomong Zack, apakah kamu tau kalau Maya berpacaran dengan Danny?"
"Ya aku tahu." Tentu saja Zack tahu, karena beberapa hari yang lalu dia hampir bertengkar dengannya. Zack dan Danny sudah bermusuhan sejak lama, namun sayangnya waktu itu zack tidak ingin berurusan dengannya karena ada banyak orang di sana.
Setelah memikirkannya, Zack merasa Danny perlu diberi pelajaran, agar dia tidak terus menerus mengganggunya.
Segera semuanya menikmati makanan yang sudah disajikan. Vera mengambilkan hidangan dan semua kesukaan Zack, membuat Zack Marasa tersentuh. Walaupun Vera yang lebih awal memusuhi dirinya, tapi sikapnya hari ini membuatnya senang.
__ADS_1
Pintu tiba-tiba terbuka, Maya, Danny dan sepupunya yaitu Lim.
"Sayangku, maaf aku terlambat," ucap Maya dengan lantang.
"Maya kami sudah menunggumu. Kenapa kamu datang terlambat? Danny silahkan duduk. Dan ini siapa?" Tiara menatap Lim yang berdiri dibelakang mereka.
"Oh, ini sepupu Danny, Lim. Kami bertiga keluar untuk bermain bersama. Lim tau kita buru-buru makanya dia menawarkan diri untuk mengantarkan kita ke sini," ucap Maya sambil tersenyum.
"Halo semuanya, Aku juga pernah belajar di universitas GARDA dan lulus dua tahun lalu. Oke, karena aku sudah mengirim adik ipar kesini. Aku akan pergi lebih dulu. Kalian harus bersenang-senang, telepon aku jika kalian membutuhkan sesuatu dariku." Lim tersenyum sebelum dia mengguncang kunci mobilnya.
"Karena kamu adalah saudara sepupu Danny pacar Maya. Aku harap kamu tidak pergi, masih ada kursi lebih untuk mu." Tiara berkata dengan sopan.
"Bukankah aku akan menggangu?"
"Tidak papa Lim. Duduk saja. Lagipula aku sudah tidak sabar untuk mengumumkan kejutan besar ini, jadi kamu harus tetap disini."" Maya tersenyum, dan matanya tiba-tiba menjadi dingin saat dia melirik Zack yang ada diruang itu bersama mereka.
"Iya, tentang apa?"
Semua teman sekamar Maya sudah tidak sabar untuk mengetahui kejutan apa sebenarnya.
Zack melihat tatapan matanya tertuju pada dirinya, membuat dia menyadari sesuatu. 'Astaga! Apakah kejutan yang dia maksud itu berhubungan denganku?'
"Tentu saja, aku akan memberi tahu kekuatan saat ini juga.".
__ADS_1
Maya berjalan mendekati Zack dan langsung menamparnya.
"Lihatlah sugar baby ini. Brengsek, bajingan. Apa yang kalian pikirkan tentang dia?"
Maya menyilangkan tangannya didepan dadanya dan dia terlihat bangga dan sombong.
"Zack, kamu benar-benar luar biasa. Aku dulu berfikir kalau adalah Zack yang hebat. Aku bahkan menyanjung mu, tapi kamu bersikap dingin padaku. Kamu meremehkan aku kan? Hahaha..."
"Maya, apa yang kamu lakukan?"
"Oh, Vera. Kenapa kamu masih bicara untuknya? Alasan kenapa aku menampar Zack, itu karena kamu. Diantara kita semua, kamulah yang benar-benar ditipu oleh Zack."
"Apa yang kamu bicarakan?"
"Dia, dia... Zack bukan seperti yang kita kira. Dia tak lebih hanya sugar baby yang dirawat oleh beberapa wanita lain. Wanita-wanita itu tidak hanya mengantarkan, tapi juga memberi uang, dan bahkan memberi barang dalam bentuk apapun. Salain itu, salah satu wanita ini merupakan orang berpengaruh di villa MA, kalau tidak bagaimana dia bisa membawa kita pergi ke Villa MA beberapa waktu yang lalu." Maya mengungkapkan semua yang dia lihat dengan matanya dan semua spekulasi yang dia temukan dalam satu tarikan nafas.
Semua tercengang dan mereka memandang Zack dengan tidak percaya setelah mendengarkan kata-kata Maya.
"Aku dapat bersaksi, Amanda wanita yang aku kejar, memiliki banyak hubungan dengan pria besar dan berkuasa di Garang city. Aku tidak takut jika ada yang menertawakan aku dan menganggap ini lelucon. Alasan ku cemas dan mengejar Amanda karena koneksi dan sumber dayanya. Aku merasa itu akan membantu karirku. Tanpa diduga, Zack sudah di urus oleh Amanda. . Selain itu aku juga mendengar Bima melihat ada beberapa wanita muda yang memberikannya barang bada Zack." Lim berdiri sambil mencibir.
"Bagaimana ini mungkin?" Vera tak percaya. Yang lain juga tercengang dan tak berdaya untuk melakukan sesuatu.
"Aku bisa bersaksi tentang pakaian itu."
__ADS_1
Saat ini, seorang gadis lagi berdiri...
To be continued 🙂🙂🙂