
"Apa masalahnya, Manusia Biasa? Aku tahu sebagai seorang dosen, aku tidak boleh mengatakan hal-hal seperti ini tentang dia. Tapi ketika kamu melihatnya sendiri, kamu akan tahu alasannya. Dia memang bisa dibilang tampan, tapi sayangnya dia tidak berguna." Casandra masih saja menjelekkan Zack, walaupun Manusia Biasa sudah memarahinya.
Zack tidak bisa menahan senyum jahat, dia mengetik beberapa kata yang membingungkan dan menghentikan obrolan chat setelah sampai asrama.
"Zack kamu sudah kembali. Oya tadi ada paket, sepertinya selembar kertas. Aku letakkan di kasurmu. Kamu bisa cek," ucap Alex.
Zack bertanya-tanya siapa pengirim paket tersebut. Setengah mengambilnya Zack menghempaskan tubuhnya di kasur sambil membuka paket tersebut.
Saat di buka ternya itu adalah tiket untuk masuk ke kapal Persia Heaven Bonty dan tiket itu di kirim oleh Rani.
Zack baru ingat jika Rani mengundang dirinya untuk datang di pesta kapal pesiar yang akan di adakan hari Sabtu dan Minggu di kota K.
Ponselnya tiba-tiba berdering dan melihat itu adalah panggilan dari Rani.
"Tuan Albert, apakah kamu sudah menerima tiketnya?"
__ADS_1
"Ya, aku sudah mendapatkannya. Seharusnya kamu memberikannya langsung kepadaku saat kita bertemu nanti, tidak perlu repot-repot dan menyusahkan diri dengan mengirimkannya padaku."
"Hehehe, tuan Albert, sebenarnya aku sudah sampai di Kota K dari kemarin dan aku pergi lebih awal untuk berkunjung ke tempat bibi lebih dulu. Dan aku baru ingat saat sampai sini kalau kamu belum memiliki tiket, jadi aku segera mengirimkan tiket itu " Jelas Rani.
"Apakah ada tempat lain yang menyenangkan selain wisata kapal pesiar?" tanya Zack yang penasaran. Karena baru kali ini dia ikut serta di pesta para tuan muda kaya.
"Masih banyak tempat lain yang menarik. Tuan hanya perlu datang ke sini, dan tunjukkan tiket masuk kepada mereka. Mereka akan segera menyiapkan semuanya untuk mu, jika sudah beres aku akan datang menemui mu."
"Baiklah kalau begitu." Setengah Ngobrol sebentar, Zack pun mematikan teleponnya.
Keesokan harinya Zack bangun lebih awal dan bersiap untuk berangkat, namun karena Zack belum begitu hafal dengan jalan yang akan di lalui menuju kota K, Zack pun memutuskan untuk pergi dengan menggunakan taksi.
Zack tiba di pelabuhan Heaven sekitar pukul delapan tiga puluh pagi. Tempat dimana kapal pesiar tersebut sedang bersandar.
Saat hendak masuk masuk, Zack di hentikan oleh resepsionis yang cantik.
__ADS_1
"Hallo pak, tolong tunjukkan tiket masuk anda." wanita itu mengulurkan tangannya meminta tiket masuk Zack untuk diperiksa.
Sambil menunggu Zack mengeluarkan tiket, wanita itu memperhatikan penampilan Zack dari bawah sampai atas.
"Masuk jika anda punya tiket, keluar jika anda tidak punya," ucap wanita itu dengan ketus setelah melihat penampilan Zack yang tidak meyakinkan.
Zack tidak mengatakan apa-apa dan segera mengeluarkan tiketnya, dan dia juga mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Tio dimana dia juga datang lebih awal dan saat ini mungkin sedang bersenang-senang di dalam kapal.
"Kamu..." Resepsionis itu marah saat dirinya di abaikan. Namun setelah memeriksa tiket tersebut tidak ada masalah, walaupun dia sedikit curiga jika tiket tersebut palsu, tapi dia tidak punya bukti jika ingin menuduhnya.
Tak lama resepsionis itu merubah sikapnya saat melihat ada beberapa pria dan wanita kaya yang datang dan berbicara tentang pesta kapal pesiar yang diadakan selama dua hari, namun pada saat yang sama, ada seseorang pria kaya yang tiba-tiba berteriak.
"Sial! Apakah diantara kalian ada yang melihat tiket masuk ku? Aku kehilangannya."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
.