Dihina Miskin Ternyata Sang Pewaris

Dihina Miskin Ternyata Sang Pewaris
Bab 81.


__ADS_3

Puluhan gambar di kirim ke grup chat, dan foto-foto itu menimbulkan perdebatan antar teman-teman satu grup.


"Apa foto-foto ini editan? ini tidak mungkin beneran. Foto ini seperti adegan-adegan yang ada di film Hollywood."


"Banyak sekali helikopter, tapi bukankah ini gedung terbengkalai yang ada di barat kota? tapi kalau ini benar, apa yang sebenarnya terjadi sampai ada banyak helikopter?"


"Aku tidak tahu pastinya bagaimana, saat itu aku dan beberapa teman sedang menikmati piknik dekat sana. Seharusnya kalian ada disana, biar kalian percaya."


"Kalau benar, kenapa kalian tidak mengambil videonya?"


"Kami tidak berani merekam karena terlalu banyak orang disana. Kami takut ketahuan, jadi setelah mengambil beberapa foto kami langsung pergi."


Casandra yang tergabung dalam grup itu tidak tahan untuk tidak ikut gabung dalam chat.


"Foto-foto ini memang benar. Banyak yang memotret banyak helikopter yang menuju barat kota. Tapi semua foto yang di posting di internet semuanya lenyap kurang dari satu jam."


"Semua itu benar, dan itu bukan helikopter komersial tetapi helikopter khusus yang pergi kesana untuk menjemput tuan muda."


"Sial! siapa tuan muda ini? pasti dia sangat kaya raya."


Semua grup panas, mereka berspekulasi masing-masing.


Didalam mobil Zack tidak bisa menahan tawa saat membaca chat grup. Semua helikopter itu datang untuk menyelamatkan dirinya. Zack berpikir bagaimana reaksi mereka jika tau tuan muda itu dirinya. Tapi saat memikirkan itu, Zack tidak bisa menghindari diri dari rasa bersalah.


"Cukup, kalian jangan seperti orang bodoh. Oya aku hanya ingin mengingatkan teman kalian Monica akan mengikuti kompetisi bintang dan akan dimulai satu jam lagi. Kalian sebagai teman kelas, seharusnya mencoba untuk mendukungnya nanti. Meskipun dukungan kalian tidak banyak harus datang untuk melihat siaran langsungnya."


"Baik Bu Casandra."


"Dia pasti akan mencapai puncak."

__ADS_1


Satu persatu menimpali pesan Casandra.


"Terimakasih semuanya, jika aku berhasil memenangkan penghargaan ini. Aku akan mentraktir kalian semua makan. Aku mencintai kalian semua." balas Monica melalui pesan suara.


Zack diam-diam menempelkan ponselnya ke telinga untuk mendengarkan suara Monica dengan jelas. Saat itu juga terlintas dibenak Zack wajah cantik Monica.


Karena semua temannya akan datang, Zack pun tidak mau ketinggalan untuk datang juga.


Selain itu di akunnya masih ada dana yang tidak bisa dia cairkan, jadi akan dia gunakan untuk mendukung Monica.


"Zack apa kamu ada disini?" kirim pesan Casandra dan tag Zack langsung.


"Ya, aku ada."


"Yah, karena kamu tidak bisa mendukung Monica dengan cara apapun selama siaran langsung nanti, lebih baik kamu membantuku pindah rumah dan kamu juga panggil beberapa murid miskin lainnya untuk ikut membantu. Aku akan menunggumu di gerbang."


Zack ingin marah pada semua orang yang sudah membaca pesan yang dikirimkan dan dituju untuk dirinya.


Casandra adalah salah satu dosen muda. Dia mengajar kampus setelah lulus kuliah, jadi isiannya masih dibilang muda.


Karena Zack termasuk siswa miskin, tapi jujur dan pekerja keras, jadi Casandra membutuhkan dirinya.


Walaupun Casandra tahu jika Vindra memenangkan lotere, tapi dia tetap menganggapnya sebagai mahasiswa miskin. Bagi dia Zack sama sekali tidak terlihat seperti orang kaya.


Meski sangat kesal, Zack menyetujui permintaan Casandra dan kemudian mengirim pesan pada beberapa teman miskin lainnya dan berkumpul didepan gerbang.


Kemudian setelah itu Zack mengemudikan mobilnya dan memarkirkannya di tempat yang agak tersembunyi. Setelah itu dia pergi ke ke gerbang.


"Zack kenapa Bu Casandra selalu meminta kita untuk memindahkan barang?"

__ADS_1


"Ya, Zack, bukankah kamu sudah memenangkan lotere? dan sekarang kamu punya banyak uang. Jadi bagaimana kamu masih di anggap pimpinan murid misik oleh Bu Casandra?" Tanya Lila.


Zack tidak bisa menjawab apa-apa, walau bagaimanapun juga dia sedikit marah dengan dosennya itu. Dia ingin mencari kesempatan untuk memberi pelajaran pada dosen pembimbing itu.


Saat ini Zack, Lila, Nia, Bob, dan David sedang menunggu Casandra.


Tak lama Casandra pun datang dan segera membawa mereka ke rumah barunya.


"Lila, Nia, kalian bantu aku mengepel lantai dan membersihkan ruangan dari debu, dan kamu Zack, Bob, dan David, bantu aku menyusun perabotan. Ingat jangan ada yang ceroboh dan merusaknya." Setengah selesai bicara Casandra segera memintanya bekerja sesuai perintahnya.


Beberapa saat kemudian, Casandra menerima panggilan telepon yang membuat raut wajahnya membeku.


Dalam percakapan telepon tersebut, terdengar perdebatan antara Casandra dengan seseorang dan secara kebetulan Zack sedang berada di dekat Casandra.


"Apa yang kamu lihat? Cepat bekerja." bentak Casandra yang terlihat kesal akibat ulah penelpon itu.


Zack sangat marah, ingin sekali dia menampar wanita yang ada didepannya itu. Tapi sayangnya dia tidak bisa melakukan, selain tetap diam dan melanjutkan pekerjaannya.


Satu jam berlalu, dan pekerja memindahkan perabotan pun sudah selesai. Zack istirahat sejenak dan melihat pesan grup chat yang sangat banyak.


"Hai semua, sebentar lagi live streaming ku segera dimulai. Jangan lupa gabung dan dukung aku ya, biar aku menang dan menjadi host terbaik." pesan yang dikirim Monica.


Semua segera membalas pesan Monica dan memberi semangat.


Saat itu Zack melihat Casandra sedang duduk di sisi tempat tidur dan mulai menggeser layar ponselnya.


Sedangkan Zack duduk di sofa dan mulai menggeser layar ponselnya untuk masuk di acara live streaming Monica.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2