
"Anda ada di restoran Phoenix. Bagus sekali, Tuan Albert aku akan menemui anda dan kita bisa bersulang untuk segelas anggur."
"Baiklah, silahkan datang aku ada diruang VIP lantai satu." jawab Zack. Lalu menutup teleponnya.
Roger dan yang lainnya menatap jijik Zack, bahkan mereka mencibirnya. Saat ini status Zack di mata mereka anjlok secara signifikan. Sebelumnya mereka mengira Zack benar-benar generasi kedua yang kaya raya dan memenangkan lotere, Namun saat ini mereka menganggap Zack tak lebih dari playboy.
Tak lama datang dari yang paruh baya hingga yang tua, mereka mengenakan setelan jas dan sepatu kulit. Lebih dari dua puluh atau tiga puluh orang siap masuk dan ada juga yang diluar, mereka semua membawa segelas anggur ditangannya.
Roger tercengang. Vera dan yang lainnya juga gugup.
"Tuan Charlie..."
"Tuan Herry..."
"Kenapa kalian semua ada disini?" Roger gemetar saat bicara. Semua orang yang berkumpul itu adalah orang-orang yang berpengaruh di Garang City.
Roger sangat terkejut dengan kemunculan orang yang dianggapnya berpengaruh yaitu Charlie yang saat ini sedang berdiri diantara mereka sambil tertawa.
Roger berpikir mereka datang berkumpul untuknya, dan dia langsung menyapa mereka.
"Tuan-tuan silahkan duduk." Roger dan istrinya kegirangan.
"Anda terlalu sopan, Kami kesini hanya untuk bersulang, dan kami akan pergi setelah itu." Jawab Herry sambil sedikit membungkuk untuk menghormati Roger. Namun sebenarnya rasa hormat itu ditunjukkan untuk Zack.
Herry memegang gelas anggur ditangannya dan berdiri didepan Zack, di ikuti oleh yang lainnya.
"Angkat gelas kalian, untuk bersulang dengan tuan Albert." Setelah itu dia dan yang lainnya menghabiskan segelas anggur.
__ADS_1
"Tuan Albert, kami bersulang untuk mu."
Zack tidak bisa berkata apa-apa. Awalnya Zack berfikir Tuan Herry akan datang sendirian, bahkan berfikir untuk membantu masalah yang dialami Vera. Dia tidak menyangka bahwa mereka datang sekaligus. Dia tidak ingin bersikap tidak sopan, jadi dia menghabiskan segelas anggur sebagai balasan.
Adegan itu membuat Roger tercengang, Vera menjadi kaku karena terkejut, bahkan mulut Maya terbuka lebar.
Awalnya mereka merendahkan mereka dan menganggapnya playboy, tapi melihat bagaimana tuan Herry dan yang lain datang dan memanggil Zack dengan tuan Albert itu sudah menunjukkan sesuatu.
"Tuan Albert setelah acara makan malam anda selesai, anda bisa bergabung dengan kami untuk membahas masalah yang sudah saya bicarakan sebelumnya." Tuan Herry dengan hangat berjabatan tangan dengan Zack.
Setelah selesai bicara tuan Herry dan yang lainnya meninggalkan Zack dan kembali ke lantai atas.
Ruangan tiba-tiba sunyi dan semua mata tertuju pada Zack dan dengan mulut terbuka.
"Zack, mereka memanggilmu apa? Apakah mereka baru saja memanggilmu sebagai tuan Albert?" tanya Maya sambil menelan ludah.
"Mungkinkah Zack adakah Tuan Albert pemilik Garang Commercial Street "
"Tuan Albert, dari Garang Commercial Street. Sepertinya itu alasan satu-satunya tuan Herry begitu menghormatinya."
"Mustahil, bagaimana ini bisa terjadi? Bagaimana mungkin Zack bisa begitu kaya?"
Semua yang ada berspekulasi, tapi Maya masih tidak percaya. Jika benar, rasanya Maya Ingin mati.
"Terimakasih atas keramahan paman, bibi. Kejadian ini terjadi karena ulang tahun pacar saudara saya Alex. Izinkan aku menangani masalah ini atas nama anda. Permisi saya harus pindah ke lantai atas." Zack segera meninggalkan mereka. Zack tidak membenarkan ataupun menyangkal saat mereka mempertahankan tuan Albert.
Setelah meninggalkan keluarga Vera, Zack segera menghubungi paman Lukman untuk maju menjadi moderator untuk menangani masalah keluarga Vera.
__ADS_1
"Vera, mungkinkah kamu salah? bukankah kamu mengatakan dia adalah playboy?" Roger bertanya dengan sedikit penyesalan. Jika dia tahu kebenarannya, dia tidak akan mengejek ataupun menyindirnya.
Vera bergumam." Mustahil, bagiamana mungkin Zack bisa menjadi tuan Albert? Kami telah menyinggung keluarga Rei bagaimana dia akan menyelesaikan masalah ini dengan satu kata?!"
Tak butuh waktu lama, ponsel Roger berdering. Dia terkejut dengan nomor pemanggil.
Setelah berbicara beberapa kata, Roger menutup teleponnya dengan semangat.
"Vera, kali ini kita bertemu dengan orang yang benar-benar mulia. Zack... tidak, tuan Albert benar-benar dermawan. Tuan dari biro perdagangan baru saja menelpon dan mengatakan bahwa orang yang paling kuat dan paling berpengaruh baru muncul, dan masalah telah diselesaikan." jelas Roger.
Vera langsung merosot dan menjadi lemas ketika mendengar hal tersebut dan semuanya ada kaitannya dengan Zack.
Di lantai atas, Sebelumnya Zack telah menghubungi paman Lukman dam memintanya untuk membantu masalah keluarga Vera dan Maya. Tapi Zack tidak perduli dengan keluarga Lim dan Danny. Zack tidak ingin membantu mereka.
Zack pun melanjutkan minum bersama dengan Tuan Herry dan yang lainnya. Setelah hal-hal penting di bicara, Tuan Herry berharap Zack bisa hadir di hari pembukaan tempat hiburan utama. Karena bukan masalah, Zack langsung menyetujuinya.
Hampir tengah malam Zack baru kembali ke asrama, dan setelah merebahkan diri di kasur, Zack hanya memeluk guling karena tidak bisa tidur.
Ding...
Pemberitahuan pesan muncul di ponsel Zack.
'Zack apa kamu sudah tidur? Ayo bertemu besok pagi di kafe barat dekat kampus. Ada sesuatu yang ingin aku bahas, dan aku ingin bicara secara langsung.' pesan yang ditulis Sisil
To be continued 🙂🙂🙂
jangan lupa hadiah dan nonton iklannya ya, biar otor tambah semangat.😁😁😁
__ADS_1