Dijual Suamiku

Dijual Suamiku
Tiba saatnya


__ADS_3

Hari yang Nicole tunggu akhirnya datang juga, pria itu tampak gagah dan tampan dengan balutan jas yang membungkus tubuh tegapnya.


Dari depan sana tampak seorang wanita berjalan di gandeng dengan seorang pria yang tak lain adalah papanya, Dario berjalan dengan Carolline menuju altar di mana Nicole sudah menunggu di ujung sana.


Senyum cantik Carolina menghiasi wajahnya, meskipun jantungnya berdebar, tapi Carolline berusaha untuk tetap tenang.


"Kau gugup." Ucap Dario pada putrinya, tangannya menyentuh punggung tangan Carolline yang merangkul leganya.


"Sedikit papa." Bisik Carolline.


Dada Carolline berdebar dirinya merasa dejavu dengan apa yang dia alami sekarang. Di altar dan di bimbing papanya untuk mendekati pria yang bersedia menikah dengannya. Satu tahun lalu Carolline juga berada dalam situasi ini, hanya saja keadaannya yang berbeda di mana pria yang menikahinya bukanlah pria yang sama.


Celia dan Liana sama-sama mengusap sudut matanya yang basah, mereka terharu melihat anak-anaknya menikah.


"Semoga Tuhan memberkati mereka dengan kebahagiaan." Ucap Celia ibu Carolline.


Liana juga mendoakan putra satu-satunya dengan limpahan kebaikan, Nicole adalah pria yang baik hanya saja pria itu menggunakan cara yang salah untuk mendapatkan Carolline.


"Aku menyerahkan putriku bukan untuk kau sakiti, bahagiakan dia seperti aku melakukanya, jika kau tidak menginginkannya lagi kembalikan dia padaku dalam keadaan baik." Ucap Dario saat dirinya menyerahkan Carolline pada Nicole.


"Saya tidak akan melakukannya Pah, saya mencintai Carolline. Dan saya akan berusaha membuatnya bahagia." Jawab Nicole tegas tanpa ragu.


Dario pun melepaskan putrinya untuk kedua kali dengan orang yang berbeda, pria itu lalu kembali untuk berdiri di samping putrinya.

__ADS_1


Keduanya bergantian mengucapkan janji suci yang akan membawa status mereka menjadi suami Istri. Suara tepuk tangan membuat keduanya saling melempar senyum.


Nicole memasakan cincin dijari Carolline, begitu juga sebaliknya, dan keduanya berciuman sesaat untuk akhir sesi pernikahan mereka.


"Cucuku." Sang nenek begitu terharu melihat cucunya menikah didepan matanya, hari tuanya begitu bahagia melihat kebahagiaan disekeliling keluarganya.


Pernikahan yang hanya dihadiri keluarga dan beberapa kerabat namun tidak mengurangi kesan bahagia. Wajah Nicole Scherzinger tersenyum bahagia karena kini Carolline sudah menjadi miliknya.


"Carolline, cepat berikan Mama cucu yang lucu." Ucap Celia sambil tersenyum menggoda.


Wajah Carolline bersemu merah, makeup yang dia pakai semakin membuat wajahnya terlihat merona.


"Kenapa minta pada Carol Mom, minta saja pada ku." Jawab Nicole yang malah membuat Carolline semakin malu.


Suasana yang hangat di lingkupi kebahagiaan, dia sepasang suami-istri yang sedang menikmati momen pernikahan mereka.


Saat semua memutuskan untuk kembali kerumah masing-masing, kini saatnya Nicole membawa Carolline pergi.


"Kita mau kemana?" Tanya Carolline saat dirinya sudah duduk di dalam mobil.


"Jangan pura-pura sayang, kau tahu kebanyakan orang setelah menikah melakukan apa." Bibir Nicole menyeringai melihat wajah Carolline yang langsung memerah, Nicole suka saat melihat Carolline tersipu malu.


Mobil yang membawa mereka berjalan membelah jalanan kota, Carolline tersenyum, melihat pemandangan luar dari kaca mobil.

__ADS_1


Mobil berhenti tepat di sebuah hamparan luas, yang Carolline tahu sebuah bandara.


"Nicole-"


Carolline menatap Nicole yang tersenyum padanya.


"Ya, akan honeymoon ke Maldives."


Carolline membulatkan kedua matanya, "Nicole itu-"


"Negara impian yang ingin kau kunjungi." Potong Nicole.


Carolline tidak bisa berkata-kata, wanita itu menurut saja saat Nicole membawanya masuk ke privat jet.


Keduanya menggunakan private jet untuk mengantarkan acara bulan madu ke negara yang Carolline ingin kunjungi, kini pria yang berstatus menjadi suaminya telah mengabulkan apa yang dia inginkan.


"Terima kasih." Ucap Carolline saat keduanya sudah duduk di dalam kabin super mewah.


"Anything for you, because you are the center of my happiness." (Apapun untukmu, karena kamu adalah pusat kebahagiaan ku).


Tinggalkan jejak kalian sayang 😘😘


NEXT APAKAH MAU PART UNBOXING 🤣

__ADS_1


__ADS_2