
"Bill....." Alexander dan Jack berlari menghampiri Bill.
"Bos......" ucap Bill
"Bagaimana keadaan Olivia?" Tanya Alexander
"Kata Dokter Bu Bos baik-baik saja karena dia hanya menghirup obat bius. Jadi, tidak berdampak pada janin nya. Bentar lagi bu Bos akan sadar." jawab Bill
"Oh My God......apa sebenar nya yang terjadi? Ha? Kenapa dia bisa dibius??? Apa yang kamu lakukan sehingga ada yang bisa menyentuh Olivia?" Tanya Alexander
"Maaf bos. Bu bos pergi ke toilet dan saya menunggu nya di luar. Saat saya merasa Bu Bos lama saya memutuskan untuk masuk mengecek keadaan nya tapi...tiba-tiba ada wanita berteriak dari dalam dan aneh nya saat saya masuk dia langsung berlari keluar. Saya sudah menyuruh orang untuk memeriksa siapa wanita itu bos" jelas Bill
Ting.....pesan masuk di ponsel Bill.
"Oh ini bos rekaman CCTV nya" ucap Bill memberikan ponsel nya pada Alexander.
"Rain......" ucap Alexander
"Dia menyamar sebagai perempuan agar bisa mendekati Olivia" ucap Jack
"Shi*.......Jack cari keberadaan pria brengsek itu dan bawa dihadapan ku" perintah Alexander
"Baik bos." Jawab Jack lalu ia pergi untuk menjalankan perintah Bos nya. Sementara Bill tetap stay di depan ruangan Olivia.
Ceklek.....Alexander menutup pintu dari dalam.
"Sa....sayang......" panggil Olivia
"Sayang kamu sudah sadar?? Syukurlah kamu gak apa-apa" Alexander menggenggam tangan Olivia
"Aku di rumah sakit??...." tanya Olivia
"Iya sayang. Ada seseorang yang membius mu." Jawab Alexander
"Siapa dia? Apa kamu tahu?" Tanya Olivia
"Aku akan cari tahu. Sekarang kamu kita pulang ya, kamu lebih aman di Vila" jawab Alexander
"Hmmmm" Olivia mengangguk
"Ohya Bill gak apa-apa kan?" Tanya Olivia
"Iya dia gak apa-apa. Kenapa kamu memikirkan orang lain? Bill bukan orang yang bisa di serang begitu saja" jawab Alexander
"Hmmm syukurlah" ucap Olivia.
💦🤍💦🤍💦🤍
Rain dan Marvel sudah sampai di rumah. Marvel menjatuhkan tubuh nya di Sofa.
"Oh ya Rain, apa yang kamu beli?? Kamu seperti nya tidak membeli apa-apa." Tanya Marvel curiga pada Rain
"Yaaa gimana aku mau beli sesuatu kamu aja suruh aku cepat-cepat" jawab Rain
"Hehehe iya juga ya. Lagian dari tadi di Mall kamu hanya lihat-lihat saja tanpa membeli apa pun. Eh kamu tahu Mall itu milik Alexander??? Waaahhhh dia sangat kaya bukan?" Tanya Marvel
"Hmmm, maka nya Olivia mau sama Alexander walaupun dia seorang mafia." Jawab Rain
"Hehehe bisa juga" ucap Marvel
Dor dor dor dor........Suara tembakan dari luar terdengar oleh Marvel dan Rain.
"Apa itu???" Tanya Marvel
Bruuuuukkkkkk pintu terbuka.
Jack dan anak buah lain nya menodongkan pistol ke arah Rain dan Marvel.
"Ka.....kamu.....kenapa kamu di sini?? Haaaa???" Tanya Marvel
"Rain ikut aku atau kamu akan tahu akibat nya" ucap Jack
__ADS_1
"Rain???" Marvel menatap Rain.
"Rain.....apa kamu melakukan sesuatu?? Haaaa???" Tanya Marvel
"Bawa dia" perintah Jack
Mereka pun membawa Rain bersama mereka.
Ting pesan masuk di ponsel Alexander.
👨💼kami dalam perjalanan bersama Rain
Alexander membawa Olivia ke kamar terlebih dahulu setelah itu membalas pesan dari Jack.
👨⚖️Bawa dia ke tempat biasa. Aku segera ke sana. "Balas Alexander"
Alexander kembali ke kamar menemui Olivia.
"Sayang aku keluar sebentar ya. Kamu istrahat supaya cepat sembuh, aku segera kembali" ucap Alexander
Olivia menggenggam tangan Alexander.
"Aku harap kamu tidak mengotori tangan kamu lagi dengan darah" ucap Olivia
"Iya sayang....aku pergi dulu ya. CUP....." ucap Alexander.
10 menit kemudian Alexander sudah berada di tempat penyekapan Rain.
"Kamu tahu kan akibat nya macam-macam dengan ku bukan?" Tanya Alexander
Rain tersenyum.
"Aku tidak takut" ucap Rain
Dooooor......"aaaawwwwwww" Alexander menembak tangan Rain.
"Itu akibat nya karena sudah berani menyentuh Olivia" ucap Alexander
"Itu kesalahan Petter sendiri. Jika kalian mau, bekerja lah pada ku, aku akan membayar sesuai dengan pekerjaan kalian. Tapi.......aku tidak menerima seorang pecandu narkoba" ucap Alexander
"Bos....." Jack heran dengan ucapan bos nya. Biasa nya Alexander langsung membunuh orang yang sudah berani mengganggu nya tapi kali ini tidak.
"Ap....apa kamu sungguh-sungguh mau kami bekerja pada mu?" Tanya Rain
"Hmmmm. Kecuali seorang pecandu. Kalian lah yang salah memilih pekerjaan"jawab Alexander
"Jack.....selesaikan negosiasi dengan pria ini" perintah Alexander lalu ia pergi kembali ke Vila.
Aku hanya memberikan kesempatan satu kali Rain, jika kamu berbuat kesalahan lagi. Aku akan membuat kamu tidak bisa menikmati dunia ini. Batin Alexander.
💦🤍💦🤍💦🤍
Ceklek.......George menutup pintu dari dalam.
"Kamu mandi dulu gih, aku udah siapin makan malam" ucap Aghata
"Apa ini sebuah permintaan maaf?" Tanya George
"Ini adalah kewajiban ku sebagai istri." Jawab Aghata
"Aghata........" George mendekati Aghata dan menggenggam tangan nya.
"Apa kamu sungguh sudah melupakan Jack?" Tanya George
"George.....kamu sekarang adalah suami ku dan ayah dari anak yang aku kandung. Apa aku masih punya perasaan pada pria lain?" tanya balik Aghata
"Hmm terimakasih dan maafkan aku" George memeluk Aghata.
"Maafkan aku juga. Harus nya aku menolak Jack mengantar ku pulang" ucap Aghata
"Sudahlah gak usah dibahas. Aku mandi dulu ya trus kita makan malam bersama" ucap George.
__ADS_1
Sementara Alexander dan Olivia baru selesai makan malam.
"Sayang, kamu sudah menemukan orang yang membiusku?" Tanya Olivia
"Hmm." Alexander mengangguk
"Apa.....kamu...." Olivia menggantung ucapan nya.
"Aku memberinya kesempatan untuk membayar perbuatan nya. Kamu tidak perlu khawatir" ucap Alexander
"Syukurlah. Terimakasih" ucap Olivia
"Gak perlu berterima kasih. Aku minta maaf karena lagi-lagi hampir membuat nyawa mu dalam bahaya" ucap Alexander.
"Hmmm gak apa-apa kok. Aku tahu kamu pasti akan menyelamatkan ku" ucap Olivia
Kring......kring.....kring......ponsel Elma berdering.
"Nomor tak dikenal? Ini pasti Walter" ucap Elma dan menggeser tombol hijau.
"Hallo" ucap Elma
"Hallo Elma ini aku Walter" ucap Walter
"Hmmm, apa ada kabar baik untuk ku?" Tanya Elma
"Yaaaa. Besok bawa berkas lamaran kamu. Aku akan tentukan posisi dari berkas dan hasil interview" jawab Walter
"Ohh sungguh??? Aaahhh aku senang bangat. Makasih ya...." ucap Elma
"Iyaa. Kamu harus traktir aku makan kapan-kapan" ucap Walter
"Hmm pasti. Sampai ketemu besok" ucap Elma
"Hmm. Bye...." Walter memutuskan sambungan telepon.
Aku akan kasih tahu soal Elma pada Alexander nanti. Besok kebetulan Alexander akan datang ke perusahaan. Batin Walter
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1