
Kring....kring....kring.....ponsel Jack berdering.
"Hallo" ucap Jack
"Hallo Jack, ada yang ingin aku tanyakan" ucap George
"Apa?"ucap Jack
"Kemarin aku dengar Thomas hampir dipecat dari jabatan nya. Apa karena masalah kemarin?" Tanya George
"Hmmm. Bos memberikan peringatan pada nya." Jawab Jack
"Terima kasih kamu sudah memberikan Thomas pelajaran" ucap George
"Ya sama-sama. Itu bukan karena Thomas mengganggu Aghata, tapi dia juga menyuruh Elma mendekati ku" ucap Jack
"Apa? Oh pantas saja, Elma kan sepupu Thomas pasti mereka bekerja sama." Ucap George
"Lagian hubungan aku dan Elma sudah selesai dan mereka tidak akan mencari masalah. Jadi, kamu tidak perlu khawatir. Aghata dan kamu akan baik-baik saja" ucap Jack
"Syukurlah kamu sudah putus dengan wanita itu." Ucap George
"Hmmm kalau begitu aku tutup telepon nya" ucap Jack
❤❤❤❤❤❤
Setelah seharian bersenang-senang Alexander dan Olivia kembali ke Vila untuk beristrahat.
Keesokan hari nya Alexander mengajak Olivia makan siang di salah satu restoran milik nya. Di sana mereka bertemu Aghata dan George.
"Ohya kita makan bareng aja" ajak Olivia
"Iya, aku akan suruh mereka untuk siapkan ruangan VIP" ucap Alexander
"Sayang, kita makan di sini saja. Aku gak suka ruangan VIP sepi hanya kita doang. Kalau makan di tempat terbuka gini kan bagus" ucap Olivia
"Iya-iya...." Ucap Alexander
Mereka berempat pun duduk sambil menunggu pesanan mereka datang.
"George........" panggil seseorang menghampiri meja George.
"Alarice....." ucap George
Alarice memeluk George.
"Kamu apa kabar?" Tanya Alarice
"Baik kok. Kamu bukan nya di London ya?" Tanya George
"Hmm aku ke Jerman hanya untuk liburan kok" jawab Alarice
"Ohya kenalin ini Aghata istri ku" ucap George
"Hai....nice to meet you" ucap Alarice
Alarice menatap Alexander penuh arti saat mata nya melihat sosok yang selama ini dia rindukan.
__ADS_1
"Al alexander kan?" Tanya Alarice memastikan
"Iya, dia Alexander dan....." George belum melanjutkan ucapan nya Alarice langsung memeluk Alexander.
"Lex......aku gak nyangka bisa ketemu kamu" ucap Alarice
"Alarice teman sekolah kami dulu setelah lulus dia melanjutkan studi nya di London" ucap George
"Hmmm" Alexander melepaskan pelukan Alarice lalu merangkul pinggul Olivia.
"Ini istriku, Olivia...." ucap Alexander
Raut wajah Alarice seketika berubah saat Alexander memperkenalkan istri nya.
"Is istri?? Kamu sudah menikah?" Tanya Alarice tidak percaya
"Iya aku sudah menikah dan sekarang Olivia mengandung anak ku" jawab Alexander
"Oohhh mmm aku baru ingat kalau aku ada janji. George aku boleh minta kontak mu?" Tanya Alarice
George memberikan kartu nama nya pada Alarice.
"Okay, aku pergi dulu." Ucap Alarice lalu keluar restoran.
Ceklek......Alarice berada di dalam mobil nya.
"Shi*......Alexander sudah menikah. Kenapa juga aku baru datang ke Jerman setelah Alexander menikah??? Ah sial." Umpat Alarice
Di restoran mereka sedang menikmati makanan kecuali Olivia.
"Hmm" Alexander mengangguk
Aghata pun menyenggol George agar tidak membahas soal Alarice lagi.
"Aku udah selesai makan nya. Alexander aku tunggu di mobil" ucap Olivia lalu pergi karena dia tidak bisa menahan air mata nya lagi.
"Kamu gimana sih?? Ngapain sebut nama wanita itu? Jelas-jelas wanita itu menyukai Alexander. Dasar gak peka." tanya Aghata kesal
"Kalian lanjut makan ya. Aku duluan" ucap Alexander lalu menyusul Olivia
"Kamu tahu dari mana Alarice menyukai Alexander? Kalian kan baru pertama kali bertemu."tanya George
"Karena aku wanita. Sekarang antar aku pulang, aku juga udah gak selera makan" jawab Aghata
"Abisin dulu makan nya ya? Baru kita pulang" ucap George
"Aku udah gak selera makan George" ucap Aghata
"Lagian Olivia mungkin malas nunggu, jadi dia mau tunggu di mobil saja bukan karena aku bahas soal Alarice. Ki...."
"George....aku tidak mau kita berdebat di tempat umum. Sekarang kita pulang" potong Aghata lalu dia pergi meninggalkan George.
Ceklek.....George masuk ke dalam mobil.
"Apa kamu sudah membayar makanan nya?" Tanya Aghata
"Sudah. Tapi gak diterima sama kasir nya. Pasti karena kita makan bersama pemilik nya" jawab George
__ADS_1
"Ya udah jalan sekarang. Pembicaraan kita belum selesai." ucap Aghata.
"Iya-iya...." ucap George.
Sementara Alexander sedang membujuk Olivia agar tidak menangis lagi.
"Sayang, dia hanya teman sekolah ku bahkan hari ini kali pertama aku bertemu dengan nya. Aku dan dia tidak ada hubungan apa-apa. Sayang apa kamu lupa kalau kamu wanita pertama dalam hidup ku? Hmm?" Ucap Alexander
"Tapi dia meluk kamu....." ucap Olivia
"Dia hanya reflek saja karena baru bertemu. Toh aku tidak membalas pelukan nya. Aku langsung mengenalkan kamu" ucap Alexander
"Dia pasti suka sama kamu da....."
"Sayang gak usah berpikir yang tidak-tidak. Kamu seperti ini mungkin karena kamu hamil. Jangan nangis terus nanti anak kita ikutan nangis" potong Alexander dan memeluk Olivia
"kita pulang sekarang" ucap Olivia
Alexander menguraikan pelukan nya lalu mengusap air mata Olivia.
"Hmm kita pulang sekarang ya" ucap Alexander
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1